Breaking News
Trending Tags

Saluran Limbah Ditutup Satgas Citarum Harum, Karyawan PT Indoputra Terancam PHK

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 6 Sep 2019
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mbinews.id, Cumahi– Ratusan buruh PT Indoputra Utamatex gelar unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Cimahi Jalan Dra. Djulaeha Karmita Kota Cimahi, Kamis, 5 September 2019. Buruh berharap mendapat solusi atas tak beroperasinya pabrik akibat saluran limbah ditutup Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 21 karena tak memenuhi standar pengelolaan limbah.

Pengunjuk Rasa di terima langsung oleh DPRD Kota Cimahi

Dari informasi yang diterima, aksi unjukrasa yang berlangsung dari pagi hingga siang diwarnai dengan orasi dari sejumlah aktivis buruh di atas mobil komando perjuangan buruh. Terlihat pengawalan cukup ketat dari ratusan anggota kepolisian dari Polres Cimahi dan Satuan Brimob Polda Jawa Barat.

Koordinator Aksi-Asep Jamaluddin menjelaskan, mereka terpaksa melakukan aksi unjukrasa ke DPRD Kota Cimahi untuk memperjuangkan nasib buruh PT.Indoputra Utamatex yang terancam menghadapi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Pengusaha berniat menutup pabrik tekstil tersebut karena mengaku merugi akibat saluran limbah pabrik ditutup oleh Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 21. Para pekerja pun sudah dirumahkan sejak tanggal 22 Agustus hingga 7 September 2019.

“Kondisi inilah yang dialami buruh. Sebetulnya kita sudah melakukan upaya bagaimana mencari solusi. Sudah meminta fasilitasi dari Pemkot Cimahi, ternyata tidak jelas bagaimana menyelesaikan atau mencari solusi agar tidak terjadi PHK,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua sementara DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko mengatakan, pihaknya menampung aspirasi buruh tersebut. DPRD Kota Cimahi bakal mengundang pihak pengusaha, Satgas Citarum Harum dan dinas terkait Pemkot Cimahi untuk membahas nasib dan karyawan PT Indoputra.

“Pihaknya akan undang semua yang terkait, terutama pemilik perusahaan harus datang. Apapun itu datanglah dan selesaikan permasalahan dengan buruh. Bagaimana keputusan perusahaan dan batas kemampuan pembayaran hak-hak karyawan yang dirumahkan. Sebisa mungkin jangan terjadi PHK. Bila terjadi PHK, angka pengangguran di Kota Cimahi akan bertambah jumlahnya,” pungkasnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangun Optimalisasi Komunikasi dan Penyerapan Aspirasi,  DPRD Jabar Gelar Kegiatan Citra Bakti/Saba Desa

    Bangun Optimalisasi Komunikasi dan Penyerapan Aspirasi, DPRD Jabar Gelar Kegiatan Citra Bakti/Saba Desa

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BEKASI, MBInews.id – Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka pelaksanaan Citra Bakti/Saba Desa bertempat di Pendopo Kota Bekasi, Kamis (12/5/2022). Kunjungan kerja  dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat H. Oleh Soleh, dan diterima langsung oleh Plt. Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono. Wakil […]

  • Pasca Pabrik Terbakar,  Buruh memprihatinkan

    Pasca Pabrik Terbakar, Buruh memprihatinkan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 2
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pasca Kebakaran pabrik PT. RGW (Rudi Graha Wijaya) manufaktur di Kp. Babakan Baros, Kota Sukabumi, kini kondisinya sungguh prihatinkan. Eriyudin Koordinator Forum Pemuda Baros (Foros) Ada yang lebih prihatin saat mengkroscek terkait hak-hak buruh sebagaimana diatur dalam UU. No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, ” Selama ini pihak perusahaan abaikan hak-hak karyawan […]

  • DPRD Jabar Apresiasi Produk Inovasi UMKM

    DPRD Jabar Apresiasi Produk Inovasi UMKM

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Bandung – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Hj Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM hadiri acara Ngabuburit di Alun-alun Sumedang, Senin 03 April 2023. Turut hadir mendampingi, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Roni, bersama-sama membagikan takjil gratis pada para pengunjung. Ineu Purwadewi mengapresiasi acara Ngabuburit di Alun-alun Sumedang yang menyajikan dan menampilkan produk-produk unggulan UMKM […]

  • Dua Tahun Menanti, Pemkot Bandung Resmi Kelola Gedung Eks Matahari

    Dua Tahun Menanti, Pemkot Bandung Resmi Kelola Gedung Eks Matahari

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Setelah dua tahun lebih, akhirnya proses kerja sama bekas atau eks gedung Matahari Banceuy mencapai titik terang. Kamis, 31 Maret 2022 Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi mengelola aset tanah dan bangunan tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, dalam waktu yang cukup lama ini, banyak langkah yang diambil demi […]

  • Mentan Sidak OP di Kantor Pos Jaktim

    Mentan Sidak OP di Kantor Pos Jaktim

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1
    • 0Komentar

    JAKARTA ,Mbinews – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen Pemerintah menjaga stabilitas harga pangan. Dengan Operasi Pasar Pangan Murah, ke depan Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto , akan memangkas rantai pasok dan memastikan harga bahan pokok yang lebih stabil bagi masyarakat. Lebih jauh Mentan mengatakan Operasi Pasar Pangan Murah […]

  • Retribusi Non Tunai, Pasar Tradisional Kota Bandung Mulai Digitalisasi

    Retribusi Non Tunai, Pasar Tradisional Kota Bandung Mulai Digitalisasi

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memulai program digitalisasi pasar tradisional. Sebagai langkah awalnya, transaksi pembayaran retribusi para pedagang kini dibuat dengan sistem non tunai. Pada digitalisasi ini, Perumda Pasar Juara menggandeng Bank BJB sebagai mitra. Sebagai proyek perdana, retribusi non tunai ini diberlakukan di Pasar Sadangserang dan Pasar Simpang Dago. Pelaksana Tugas Wali […]

expand_less