Bandung RayaJabarRegional

Babakan Sari Dan Kiaracondong Kunjungan Reses Terakhir “ H. Erwin” Anggota DPRD Kota Bandung Komisi D Dari Fraksi PKB

BANDUNG, MBInews.id – Kunjungan Reses terakhir Anggota DPRD Kota Bandung  komisi D Fraksi PKB, H. Erwin mendatangi warga Babakan Sari,  Kiaracondong Kota Bandung dalam kunjungannya untuk menampung aspirasi  dan menjelaskan pungsi membuat undang-undang dewan sejajar dengan pemkot Bandung.

Masalah anggaran anggota dewan berperan penting berapa anggaran yang dibutuhkan untuk keperluan masing-masing pos dan anggota dewan melakukan kontrol pengawasan pada kerja kinerja dan kebijakan pemkot Bandung, di Gedung RW 17 Mekar Sari, Babakan Sari,  Kiaracondong Kota Bandung, Senin, (25/11/19).

Dalam kesempatan dialog dengan masyarakat anggota dewan dari Fraksi PKB komsi D, berada sebagai Wakil pansus kesehatan, di Badan Anggaran  disamping tugas dan fungsi pokok anggota dewan sebagai legislator, budgeting dan pengawasan.

Dikatakan Erwin, Dalam membuat undang-undang anggota dewan sejajar dengan pemkot Bandung, masalah anggaran anggota dewan berperan penting berapa anggaran yang dibutuhkan untuk keperluan masing-masing pos dan anggota dewan melakukan kontrol pengawasan pada kerja kinerja dan kebijakan pemkot Bandung. ucapnya

“Apapun yang jadi probkematika yang dirasakan silahkan disampaikan untuk dilanjutkan pada pihak terkait hingga ditindaklanjuti dan disinergikan dengan musremnbang dan mapag lembur program pemkot Bandung” ujar H Erwin.

Apapun yang akan disampaikan dalam Reses kali ini bisa disampaikan pada pihak pemerintahan terkait dan semoga ditindak lanjuti” tandas H Erwin.

Dalam kegiatan reses hadir Camat Kiaracondong Dra Rina Dewiyanti M.Si., Lurah Babakansari Heri, Koramil, Binmas, Para ketua RW yang tergabung di forum RW se-babakansari, Linmas, ibu PKK dan Pos Yandu, tokoh dan sesepuh serta elemen lapisan masyarakat lainnya.

Menurut Heri, Reses adalah suatu kewajiban anggota dewan untuk menampung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, selain Reses media penyampaian aspirasi juga dilakukan musremnbang tingkat kelurahan setelah rempug warga yang dilakukan di setiap RW yang biasa dilakukan setiap bulan januar. tuturnya

“Gunakan kesempatan warga mengeluarkan aspirasinya yang bersangkutan dengan permasalahan umum keadaan disekitar kelurahan Babakansari seperti Insfrastruktur jalan, spitank, pendidikan,  kesehatan serta unek-unek lain yang warga rasakan” papar. Heri.

Ditambahkan Lurah Babakansari, Kepada para orang tua meminta untuk memperhatikan anaknya dalam menggunakan gadget yang dapat merusak” katanya.

“Aspirasi warga masyarakat merupakan tolak ukur pembangunan yang harus dikerjakan, maka dari itu pergunakan kesempatan baik ini untuk disampaikan yang nantinya akan disambung-sinambungkan dengan rempug warga, musrembang dan mapay lembur” Kata, Rina Dewiyanti.

Dan tiba saatnya di sesi dialog dengan masyarakat  yaitu menampung aspirasi masyarakat, hampir sama seperti di Reses-reses sebelumnya aspirasi rakyat dihiasi permasalahan pendidikan, kesehatan dan Insfrastruktur. Pendidikan masih seputar zonanisasi, SKTM, kartu pintar dan Insfrastruktur gedung sekolah. Kesehatan masih juga seputar BPJS, puskesmas dan pelayanan serta kelengkapan sarana prasarana puskesmas. Terkait Insfrastruktur pun masih sekitar RTH, jalan rusak, spitank, gedung RW rusak dan atap bocor.

“Terkait pertanyaan yang bantuan itu-itu saja, kami punya basis data terpadu yang melengkapi warga terdata masuk KIS, KIP,  BPJS, PKH dan kami bekerjasama dengan TSK dan Petugas Peripali namun pasti terbatas oleh karena itu kami perlu laporan dari masyarakat terkait warga yang sudah mampu dapat PKH tersebut untuk menyikapinyaysng selanjutnya dimusyawarahkan dalam dalam satu forum Musyawarah Kelurahan yang dihadiri seluruh RW” jelas Lurah Heri.

Dalam Reses hari ke-5 yang merupakan Reses terakhir yang dilakukan anggota dewan DPRD Kota Bandung, H Erwin SE dalam sesi akhir memberikan sumbangan pasir, semen, ubin, sibel air untuk gedung Paud Miftahul Jannah dan gedung kantor RW yang dianggap urgen dari kantong saku pribadi.

“Bagi yang ada unek-unek tidak tersampaikan berhubung waktu,  dipersilahkan untuk menyampaikan pada tim advokasi yang disediakan di rumah” pungkasnya. (mbi/iwan)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button