Semua SKPD di Kota Sukabumi Harus Lahirkan Inovasi – mbinews.id
RegionalSukabumi

Semua SKPD di Kota Sukabumi Harus Lahirkan Inovasi

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus optimalkan peningkatan kinerja pemerintah dari berbagai sektor. Salah satunya mengenai sektor kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Untuk itu sejalan dengan pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), serta sejalan dengan visi misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Sukabumi, harus mengeluarkan satu inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.”jadi satu SKPD satu inovasi, hal itu salah satu bentuk dari implementasi inovasi di kota sukabumi, dalam peningkatan kualitas pelayan publik,”ujar Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Sukabumi, Ida Halimah. Senin, (22/3/2021).

Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Sukabumi, Ida Halimah.

Ida mengungkapkan, inovasi ini bukan hanya berlaku bagi SKPD saja, melainkan bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Saat ini sambung Ida, ada 65 inovasi yang sudah mengirimkan inovasinya pada KIKS tahun 2021. Dari jumlah tersebut, sebanyak 61 inovasi dari 31 SKPD, dan 4 inovasi lagi dari Perumda.”Yang masuk ke catatan kami ada 65 inovasi. Terdiri dari 31 SKPD, dan 4 Perumda,”ungkapnya.

Sementara itu, dari jumlah 65 inovasi itu, ada enam inovasi yang sudah masuk pada Top Six KIKS yang menjadi andalan untuk di ikut sertakan dalam ajang Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIPP). Ke enam inovasi tersebut. Yakni, inovasi Cendol (Cerita dan dongeng online) dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah (Dispusipda), inovasi One RooF (One Region, one Offtaker) dari DKP3, inovasi Petikemas dari Kecamatan Citamiang, inovasi udunan online dari Dinas Sosial, inovasi Sicepot (Sistem cepat pelayanan ODGJ) dari Puskesmas Tipar, dan inovasi Rijari (Periksa jantung sendiri) dari RSUD Syamsuddin.”Nantinya 6 inovasi tersebut akan masuk dalam tahap presentasi dan wawancara yang akan dihadiri langsung oleh Pak Walikota,”bebernya.

Sementara itu, sejak tahun 2017 hingga 2020 Pemkot Sukabumi mendapatkan banyak penghargaan terkait inovasi pelayanan publik, mulai inovasi kesehatan gratis Cetek (Cukup e-KTP dan KK) yang diterapkan di RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi.

Penghargaan lainnya terkait empat inovasi Pemkot Sukabumi yang masuk dalam Top 32 kompetisi inovasi Jawa Barat tahun 2020. Bahkan dua inovasi Pemkot Sukabumi masuk dalam Top 10 Inovasi Jawa Barat. Yakni, aplikasi Sikalem (Sistem Kotak Layanan Elektronik Mandiri) di Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, dan Bunut FM Radio Kesehatan RSUD R Syamsudin SH. ardan/mbi

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button