• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • DISCLAIMER
  • REDAKSI
Kamis, Maret 12, 2026
  • Login
mbinews.id
Advertisement
  • Home
  • Jabar
    • Bandung Raya
    • Cimahi & KBB
    • Cianjur
    • Bogor
    • Majalengka
    • Sukabumi
  • Sumut
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
    • Parlemen
  • Regional
  • TNI/POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Jabar
    • Bandung Raya
    • Cimahi & KBB
    • Cianjur
    • Bogor
    • Majalengka
    • Sukabumi
  • Sumut
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
    • Parlemen
  • Regional
  • TNI/POLRI
No Result
View All Result
mbinews.id
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
  • Ragam

Batik Kina Siap Jad Ciri Khas Pemkab Bandung

Juni 8, 2021 - 12:46:22
in Bandung Raya, Jabar, Seni Budaya
Batik Kina Siap Jad Ciri Khas Pemkab Bandung

Kepala Bappeda Kabupaten Bandung Dr. Cakra Amiyana dan motif batik kina

KAB. BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda menyiapkan motif batik daun kina, yang akan dijadikan batik khas Kabupaten Bandung.

Motif batik daun kina ini erat kaitannya dengan sejarah produksi kina di Kabupaten Bandung sebagai salah satu pusat tanaman pohon kini di jaman Belanda.

Kepala Bappeda Kabupaten Bandung Dr. Cakra Amiyana mengatakan, pembuatan motif batik kina oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Bandung itu dalam upaya mendukung program 99 Hari Kerja Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna.

BeritaLainnya

Program 12 PAS Sasar Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan di Dua Kelurahan

Wali Kota Sukabumi Dorong BUMD Tingkatkan Profit untuk Perkuat PAD

“Untuk merealisasikan motif batik kina ini, Pemkab Bandung pun akan berkolaborasi dengan sejumlah pengusaha industri lokal dalam proses pembuatan motif batik kina,” kata Cakra Amiyana kepada wartawan di Kantor Bappeda Kabupaten Bandung di Soreang, Senin (7/6/21).

Menurut Cakra, motif batik kina sudah jadi hak paten Pemkab Bandung. “Bahkan motif batik kina ini sudah didaftarkan ke HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Jadi, kita sebagai pemegang hak paten dari motif batik kina tersebut,” ucapnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Bappeda pun sudah membuat berbagai jenis motif batik kina dengan berbagai corak menarik dengan tema batik kina.

“Motif batik daun kina itu bisa dilihat dari motif daun kina, dan tulang daunnya sangat terlihat jelas. Kemudian dibarengi dengan motif pohon kinanya, sehingga terlihat sangat menarik, sebagai motif batik kina. Dahan, daun maupun bunganya terlihat jelas dari motif batik kina tersebut,” tutur Ami, sapaan Cakra Amiyana.

“Tetapi yang jelas dalam proses pembuatan batik kina itu, kita akan kerjasamakan dengan pengusaha yang mau kerjasama dengan Pemkab Bandung,” imbuhnya.

Program ini pula dalam rangka melestarikan lingkungan, dan mengangkat kearifan lokal, mengingat tanaman kina yang sebelumnya dikabarkan sempat tumbuh subur di kawasan Malabar Pangalengan.

“Namun saat ini tanaman kina yang bisa digunakan obat-obatan dan kebutuhan lainnya itu mulai langka. Tapi kita akan coba kembangkan lagi, melalui kerjasama dengan pihak BUMN seperti PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII” kata Ami.

Bersamaan dengan upaya melestarikan tanaman kina, imbuh Ami, Pemkab Bandung belum memiliki identitas batik yang menjadi ikon Kabupaten Bandung, meski sejumlah pengrajin di Kabupaten Bandung sudah mengembangkan motif batik lainnya.

“Ini kesempatan kita untuk mengembangkan motif batik kina. Kita akan branding batik kina ini ke depannya,” kata dia.

Selain menggagas produksi motif batik kina, Bappeda juga berencana untuk mengembangkan wisata yang berkaitan dengan pelestarian tanaman kina yang akan dikerjasamakan dengan PTN VIII. Caranya memanfaatkan lahan kosong yang tak terpakai melalui pemanfaatan hak guna usaha.

Lebih lanjut Cakra Amiyana mengungkapkan, konsep batik kina ini dalam upaya membangun Kabupaten Bandung miliki ciri khas sebagai hak paten motif batik tersebut.

“Suatu daerah itu harus punya ciri khas, sebagai identitas diri suatu daerah. Selain itu sebagai identitas untuk mengenal sebuah wilayah,” tuturnya.

Dengan memiliki motif batik kina ini, Ayi berharap menjadi daya tarik wisata, selain daya saing wilayah.

“Kita bisa melihat Kota Cirebon, Yogyakarta, Solo dan daerah lainnya punya ciri khas motif batik. Kita dari Kabupaten Bandung punya motif batik kina,” ujarnya.

Ia mengatakan batik sudah menjadi warisan dunia dan identik dengan batik Indonesia. “Pengembangan motif batik kina ini bisa menjadi industri untuk meningkatkan lapangan kerja dan sasarannya adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Produksi motif batik kina itu, katanya, selain bisa digunakan para ASN maupun pemerintahan di Kabupaten Bandung, juga bisa menjadi komersil bagi para pelaku usaha dengan didukung kualitas produknya.

“Untuk mempromosikan motif batik kina ini, nantinya tempat-tempat usaha mulai dari hotel atau tempat-tempat wisata bisa membuat galeri untuk memamerkan produk batik kina tersebut. Bisa sebagai oleh-oleh khas Kabupaten Bandung,” papar Ami.*

Tags: Bupati Bandung HM. Dadang SupriatnaKepala Bappeda Kabupaten Bandung Dr. Cakra Amiyanamotif batik daun kinaPemkab Bandung
Share217Tweet136

BeritaTerkait

Program 12 PAS Sasar Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan di Dua Kelurahan

Program 12 PAS Sasar Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan di Dua Kelurahan

Maret 11, 2026
Wali Kota Sukabumi Dorong BUMD  Tingkatkan Profit untuk Perkuat PAD

Wali Kota Sukabumi Dorong BUMD Tingkatkan Profit untuk Perkuat PAD

Maret 11, 2026
Berbagi di Bulan Suci, PWI Bandung dan Dandim 0618 Tebar Kebaikan untuk Pengendara

Berbagi di Bulan Suci, PWI Bandung dan Dandim 0618 Tebar Kebaikan untuk Pengendara

Maret 11, 2026
Puluhan Relawan Turun ke Jalan, 300 Paket Bantuan Dibagikan di Simpang Pahlawan Bandung

Puluhan Relawan Turun ke Jalan, 300 Paket Bantuan Dibagikan di Simpang Pahlawan Bandung

Maret 10, 2026
Pemkot dan Polres Sukabumi Kota Matangkan Pengamanan Lebaran Lewat Rakor Operasi Ketupat Lodaya 2026

Pemkot dan Polres Sukabumi Kota Matangkan Pengamanan Lebaran Lewat Rakor Operasi Ketupat Lodaya 2026

Maret 9, 2026
Tiga Kandidat Ikuti Wawancara Calon Kepala Dukcapil Kota Sukabumi oleh Kemendagri

Tiga Kandidat Ikuti Wawancara Calon Kepala Dukcapil Kota Sukabumi oleh Kemendagri

Maret 9, 2026
Next Post
Komunikasi Antara Pusat dan Daerah Penting Untuk Akselerasi Percepatan Pembangunan

Komunikasi Antara Pusat dan Daerah Penting Untuk Akselerasi Percepatan Pembangunan

Komisi I DPRD Jabar Berharap Pemprov Dapat Tiru Pengelolaan WiFi Publik DIY

Komisi I DPRD Jabar Berharap Pemprov Dapat Tiru Pengelolaan WiFi Publik DIY

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bertita Populer

  • 6 Kecap Ikan Halal Terlaris di Blibli

    6 Kecap Ikan Halal Terlaris di Blibli

    1036 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Penting Untuk Diketahui, Inilah Cara Membedakan Airwalk Asli dan Palsu

    1013 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Nekat Gadaikan Mobil Kreditan, Nasabah CIMB Niaga Finance Dipenjarakan

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Respon Desakan Warga Sriwidari, Ini Tanggapan Pj Walikota Sukabumi

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Abah Anton, Pencipta Lagu ‘Jayanti’ yang Viral Berharap Ada Royalti

    767 shares
    Share 307 Tweet 192