Napi Bertato Takut Jarum Suntik – mbinews.id
JabarRegionalSukabumi

Napi Bertato Takut Jarum Suntik

SUKABUMI, Mbinews.id – Meski terlihat tegap dan gagah, Aji Ramdhani salah seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 2B Sukabumi, nampak takut saat hendak di suntik vaksin Covid-19, Kamis (19/8/2021) siang.

Aji yang mengaku dirinya takut kepada jarum suntik itu, merupakan salah satu dari ratusan WBP Lapas kelas 2B Sukabumi yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 tadi. Meskipun petugas sempat kesulitan saat hendak menyuntikkan vaksin kepada Aji, namun saat ditenangkan oleh Kepala lapas, akhirnya Aji pun berhasil di vaksin.

“Saya nervous, dan dag-dig-dug kalo lihat jarum suntik. Sekarang saja, saya masih deg-degan,” tutur Aji dengan polosnya kepada awak media saat usai melakukan vaksinasi.

Pada kegiatan kali ini, Lapas kelas 2B Sukabumi, melakukan proses vaksinasi dosis kedua kepada 453 WBP , dan juga vaksinasi dosis pertama bagi 41 WBP.

“Hari ini kami lakukan lanjutan proses vaksinasi yang sebelumnya telah dilakukan pada tanggal 22 Juli 2021. Semoga dengan dilakukan proses vaksinasi ini, bisa menambah Herd Immunity bagi WBP di lingkungan Lapas keals 2B Sukabumi,” jelas Kepala Lapas kelas 2B Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar kepada awak media, Kamis (19/8/2021).

Skrining kesehatan yang dilakukan sebelum proses vaksinasi Covid-19 di Lapas kelas 2B Sukabumi. Kamis (19/8/2021).

Sementara itu, untuk menunjang proses vaksinasi kepada WBP Lapas kelas 2B Sukabumi agar bisa berjalan dengan baik, Polres Sukabumi Kota bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, telah menyediakan alokasi vaksin yang di butuhkan Lapas kelas 2B Sukabumi pada kegiatan kali ini.

“Untuk vaksinasi dosis kedua itu, menggunakan vaksin merk Sinovac, yang dibantu alokasinya oleh stok vaksin Polres Sukabumi Kota. Sedangkan untuk vaksinasi dosis pertama, itu menggunakan vaksin merk Astrazeneca, dengan menggunakan alokasi stok vaksin Dinkes Kota Sukabumi,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati kepada awak media. Wan/Mbi

Baca juga :   Wakil walikota Bandung, Yana : Apresiasi Panitia sholat Id Dan Pemotongan Hewan Kurban
Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button