Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bandung Raya » Turunkan Angka Kematian Ibu Dan Bayi Melalui Gerakan Bandung Salamina

Turunkan Angka Kematian Ibu Dan Bayi Melalui Gerakan Bandung Salamina

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, salah satu visi pembangunan Kota Bandung yaitu ingin menghadirkan kota yang unggul.

Untuk mewujudkannya harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas baik secara lahir maupun batin. Termasuk di dalamnya unggul dalam bidang kesehatan.

“Kesehatan ini adalah pondasi. Salah satu tolak ukur yaitu keselamatan ibu hamil dan bayi,” kata Ema saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Penyelamat Ibu dan Anak di Harris Hotel Festival Citylink, Selasa 28 September 2021.

Ema mengakui, hingga saat ini angka kematian ibu dan bayi masih relatif tinggi. Maka diperlukan strategi khusus untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi.

Salah satunya dengan mengoptimalisasi peran posyandu. Karena, posyandu merupakan garda terdepan yang paling dekat dengan masyarakat.

“AKB (angka kematian bayi) dan AKI (angka kematian ibu) termasuk di Kota Bandung angkanya relatif tinggi. Saya lihat AKB lebih besar datanya dari pada AKI,” terangnya.

Di tempat sama, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr Anhar Hadian mengungkapkan, faktor sosial budaya menjadi salah satu permasalahan mendasar yang menyebabkan kematian ibu dan bayi.

“Adanya keterlambatan dan perlu adanya penanganan terpadu dari semua pihak,” ungkapnya.

Maka melalui tagline Bandung Salamina ‘Bandung Selamatkan Nyawa Ibu dan Bayi’, Dinkes berkolaborasi dengan Jhpiego akan menghimpun berbagai pihak untuk membentuk tim penyelamat ibu dan bayi.

Perlu diketahui, Jhpiego organisasi nirlaba internasional yang bergerak meningkatkan kesehatan wanita dan keluarga.

“Melalui Rakor ini juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dalam upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman mengatakan, untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi harus dimulai dari hulu. Yakni mengedukasi mulai dari calon pengantin, dan ibu hamil.

“Ada yang namanya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dia hamil sampai bayi berusia 2 tahun. Kita edukasi agar dari 0-1000 hari, ibu menjaga asupan gizi bayi,” terangnya.

“Dan mulai bayi lahir sampai dia usia 2 tahun dianjurkan pakai ASI untuk mencegah terjadinya stunting,” tambahnya.

Di samping itu, untuk mencegah terjadinya kematian ibu maupun bayi, selama masa kehamilan harus rutin memeriksa kandungan ke dokter.

“Minimal 4 kali, biar terpantau kondisi ibu dan bayinya,” tuturnya. (tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPRD Jabar Dorong KPU Kabupaten Garut Perhatikan TPS Rawan Bencana

    Komisi I DPRD Jabar Dorong KPU Kabupaten Garut Perhatikan TPS Rawan Bencana

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT, Mbinews.id — Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Ahab Sihabudin meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut perhatikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di wilayah rawan bencana. Pasalnya, hal tersebut akan berbeda perlakuan dengan TPS yang lainnya, pihak terkait harus mematangkan perencanaan sebelum pemilihan berlangsung. Ahab  mengatakan, menurut pantauannya saat ini […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Bertahan Rp 100 Ribu, Pedagang Kecil Merana

    Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Bertahan Rp 100 Ribu, Pedagang Kecil Merana

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Harga cabai rawit merah di Kota Sukabumi terus bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram selama sepekan terakhir. Lonjakan harga ini membuat pelaku usaha kecil, khususnya penjual makanan, kebingungan dalam menyiasati modal usaha mereka. Sardi, seorang penjual mie goreng di Kota Sukabumi, mengaku mulai kesulitan menghadapi tingginya harga cabai. Menurutnya,kenaikan harga […]

  • Sekda Nias Utara  Direhabilitasi, Begini Tanggapan Anggota Dewan Berkat Kurniawan Laoli

    Sekda Nias Utara Direhabilitasi, Begini Tanggapan Anggota Dewan Berkat Kurniawan Laoli

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    MEDAN, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut) Yafeti Nazara, yang ditangkap Personil Polisi saat pesta narkoba bersama sejumlah wanita di Karaoke Bosque Medan, kini tak lagi di rumah tahanan polisi (RTP) Polrestabes Medan. Dia (Yafeti Nazara) yang kini adalah mantan Sekda Nias Utara itu dikabarkan saat ini tengah melakukan proses rehabilitasi di […]

  • Himasi Kembali Tanya Pasar Pelita dan PKL

    Himasi Kembali Tanya Pasar Pelita dan PKL

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan Mahasiswa berpakaian baju tidur dan berselimut sarung mendatangi kantor pemerintah Kota Sukabumi, Kamis (03/06/21). Aksi pakaian baju tidur oleh mahasiswa PB HIMASI merupakan simbol tak kunjung selesainya pembangunan pasar Pelita dan penataan dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) eks pasar Pelita oleh pemerintah Kota Sukabumi. Sekertaris Jenderal PB HIMASI Danial Fadilah […]

  • Dukung Pengelolaan Zakat, Pj Wali Kota Sukabumi Raih Penghargaan Baznas Award 2024

    Dukung Pengelolaan Zakat, Pj Wali Kota Sukabumi Raih Penghargaan Baznas Award 2024

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi meraih penghargaan dari Baznas RI, dnegan kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasioanal Republik Indonesia (Baznas RI), Noor Achmad, yang disaksikan langsung oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, dalam acara Baznas Award 2024, di Jakarta. Kamis, (29/2/2024). Penghargaan ini […]

  • Rayakan Ulang Tahun ke 13 Meetup Nasional Komunitas Postcrossing Indonesia

    Rayakan Ulang Tahun ke 13 Meetup Nasional Komunitas Postcrossing Indonesia

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Komunitas Postcrossing Indonesia menyelenggarakan Meetup Nasional Komunitas Postcrossing Indonesia dalam rangka merayakan ulang tahun ke-13 komunitas yang bertepatan dengan World Postcard Day di Kantor Pusat PT. Pos Indonesia (Persero) Bandung. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan dari Pos Indonesia, Komunitas Filateli, dan 41 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Heri Nugrahanto Vice President Corporate […]

expand_less