• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • DISCLAIMER
  • REDAKSI
Jumat, Maret 13, 2026
  • Login
mbinews.id
Advertisement
  • Home
  • Jabar
    • Bandung Raya
    • Cimahi & KBB
    • Cianjur
    • Bogor
    • Majalengka
    • Sukabumi
  • Sumut
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
    • Parlemen
  • Regional
  • TNI/POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Jabar
    • Bandung Raya
    • Cimahi & KBB
    • Cianjur
    • Bogor
    • Majalengka
    • Sukabumi
  • Sumut
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
    • Parlemen
  • Regional
  • TNI/POLRI
No Result
View All Result
mbinews.id
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
  • Ragam

Soal Pengelolaan Sampah, Insenerator Masih Tahap Uji Coba

Oktober 6, 2021 - 06:45:19
in Bandung Raya, Jabar, Pemerintahan
Soal Pengelolaan Sampah, Insenerator Masih Tahap Uji Coba

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih terus mencari teknologi yang efektif dan aman untuk penanganan sampah di Kota Bandung. Oleh karenanya, Pemkot Bandung masih terus mengujicoba sejumlah teknologi termasuk insenerator.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan, sampah masih menjadi permasalahan bagi Kota Bandung. Setiap hari Kota Bandung memproduksi 1.500 ton sampah.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persennya sampah organik. Sedangkan sisanya, 30 persen sampah anorganik dan 10 persen residu.

BeritaLainnya

Program 12 PAS Sasar Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan di Dua Kelurahan

Wali Kota Sukabumi Dorong BUMD Tingkatkan Profit untuk Perkuat PAD

“Memang sampah ekonomis itu relatif selesai di rumah masing-masing. Namun yang masih jadi masalah itu organik dan residu,” tutur Wakil Wali Kota Bandung dalam kegiatan peninjauan Pengelolaan sampah menggunakan insenerator di Pusat Daur Ulang Cicabe, Selasa 5 Oktober 2021.

Perlu diketahui, insenerator di Pusat Daur Ulang Cicabe merupakan hasil kerja sama Pemkot Bandung dengan Kota Kawasaki Jepang. Kerja sama ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Kota Bandung.

Yana mengakui, dengan teknologi insenarator yang dikembangkan mampu menyelesaikan sampah residu. Sehingga tidak ada sampah yang diangkut ke TPA.

“Dengan teknologi dikembangkan ini bisa menyelesaikan residu sehingga betul-betul tidak ada sampah yang terangkut ke TPA. Karena bisa bayangkan jika Sarimukti itu ditutup dan tidak diperpanjang. Bisa kita bayangkan, 1.500 ton itu sampah setara 1 lapangan sepak bola tingginya 75 cm,” ungkapnya.

“Kami saat ini belum menemukan metode lain selain insenerator untuk residu. Pemkot Bandung membuka siapapun yang bisa membantu menyelesaikan sampah di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Yana mengatakan, jika level kewilayahan mampu meresidu sampah sekelas TPS maka tidak perlu lagi untuk membuang ke TPA.

“Karena dengan mesin kecil dan skala kecil. Kalau per hari tonasenya besar dan tinggi kita bisa level TPS saja. Sekitar 150 TPS kita punya di Kota Bandung. Itu kita tempatkan, sehingga selesai tidak ada sampah yang masuk ke TPA,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Peneliti Kolaborasi Universitas Islam Bandung dan Hiraki Shoji, Mohamad Satori mengatakan, insenerator ini diawali dengan keinginan Wali Kota Bandung ketika berkunjung ke Kota Kawasaki.

“Ada satu alternatif untuk memusnahkan residu. Maka merespon itu mencari beberapa alternatif. Kerjasama dengan perguruan tinggi salah satunya dengan Unisba. Kami mencoba meneliti dan harus mengujicoba dan memverivikasi secara teknis maupun ekologis,” bebernya.

Insenerator tersebut memiliki kapasitas 30-35 kg setiap jamnya dengan pengoperasiannya masih dalam observasi.

“Untuk pengoperasiannya, listrik itu untuk menyalakan panel serta juga BBM digunakan. Untuk pengematannya, starting itu harus pakai bahan mudah terbakar seperti batok atau kayu,” tuturnya.(yan-pipi)

Tags: Pemkot BandungWakil walikota Bandung Yana Mulyana
Share216Tweet135

BeritaTerkait

Program 12 PAS Sasar Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan di Dua Kelurahan

Program 12 PAS Sasar Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan di Dua Kelurahan

Maret 11, 2026
Wali Kota Sukabumi Dorong BUMD  Tingkatkan Profit untuk Perkuat PAD

Wali Kota Sukabumi Dorong BUMD Tingkatkan Profit untuk Perkuat PAD

Maret 11, 2026
Berbagi di Bulan Suci, PWI Bandung dan Dandim 0618 Tebar Kebaikan untuk Pengendara

Berbagi di Bulan Suci, PWI Bandung dan Dandim 0618 Tebar Kebaikan untuk Pengendara

Maret 11, 2026
Puluhan Relawan Turun ke Jalan, 300 Paket Bantuan Dibagikan di Simpang Pahlawan Bandung

Puluhan Relawan Turun ke Jalan, 300 Paket Bantuan Dibagikan di Simpang Pahlawan Bandung

Maret 10, 2026
Pemkot dan Polres Sukabumi Kota Matangkan Pengamanan Lebaran Lewat Rakor Operasi Ketupat Lodaya 2026

Pemkot dan Polres Sukabumi Kota Matangkan Pengamanan Lebaran Lewat Rakor Operasi Ketupat Lodaya 2026

Maret 9, 2026
Tiga Kandidat Ikuti Wawancara Calon Kepala Dukcapil Kota Sukabumi oleh Kemendagri

Tiga Kandidat Ikuti Wawancara Calon Kepala Dukcapil Kota Sukabumi oleh Kemendagri

Maret 9, 2026
Next Post
Oded Optimis Ekonomi Kota Bandung Bisa Pulih

Oded Optimis Ekonomi Kota Bandung Bisa Pulih

Taman Lio Girang Pancing Semangat Warga RW 07 Cisaranten Endah

Taman Lio Girang Pancing Semangat Warga RW 07 Cisaranten Endah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bertita Populer

  • 6 Kecap Ikan Halal Terlaris di Blibli

    6 Kecap Ikan Halal Terlaris di Blibli

    1036 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Penting Untuk Diketahui, Inilah Cara Membedakan Airwalk Asli dan Palsu

    1013 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Nekat Gadaikan Mobil Kreditan, Nasabah CIMB Niaga Finance Dipenjarakan

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Respon Desakan Warga Sriwidari, Ini Tanggapan Pj Walikota Sukabumi

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Abah Anton, Pencipta Lagu ‘Jayanti’ yang Viral Berharap Ada Royalti

    767 shares
    Share 307 Tweet 192