Breaking News
Trending Tags
Beranda » Jabar » Diduga Tak Kantongi Izin, Warga Adukan Perumahan di Kota Sukabumi

Diduga Tak Kantongi Izin, Warga Adukan Perumahan di Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Warga RT5 RW17 Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gununpuyuh, Kota Sukabumi mengeluhkan keberadaan perumahan yang berada dilokasi warga tersebut. Pasalnya, pihak perumahan tidak pernah melakukan sosialisasi ke warga. Apalagi, pembangunannya meneyababkan tanah longsor sehingga berdampak ke pemukiman warga yang berbatasan dengan perumahan tersebut.

“Iya, kemarin sekitar hari Rabu (10/11/2021) saya dapat laporan dari warga ada longsor yang dikibatkan dari pembangunan perumahan tersebut,”ujar A. Supomo Ketua RT5 RW 17 Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi. Senin, (15/11/2021)

Bahkan warga menduga jika perumahan tersebut tidak mengantongi izin. Sebab, kata Sutomo, selama tiga tahun berdiri perumahan tersebut tidak pernah melakukan sosialisasi ke warga.

“Kita tidak pernah kedatangan dari pihak perumahan tersebut. Apalagi komunikasi atau bersosialisasi. tau-tau sudha berdiri saja,”ucapnya.

Untuk itu, pihkanya meminta kepada pemerintah setempat ataupun dinas terkait, untuk dapat menegur pihak peruahanya. Karena dikhwatirkan adanya longsor susulan.

“Tapi yang jelas kami atas nama warga meminta tolomg kep pemerintah untuk menanyakan izinnya,”tandasnya.

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Perizinan Pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, Saepulloh, mengungkapkan jika perumahan yang dimaksud izinya hanya penjualan kavling saja. Jika dugaan warga itu sudah berubah, berarti memang sudah salah. Sebab, perumahan itu harus sertifikat nama Perusahaan Terbatas (PT).

“Dulu hanya pembuatan kavling saja, karena milik perorangan dan bukan perumahan. Kalau emang itu terjadi peralihan tentu saja harus berubah persyaratanya ke perumahan,”ungkapnya.

Kalau memang dugaan warga benar, lanjut Saepulloh, tentu saja itu sudah melanggar aturan. Dan pihaknya tentu saja akan meinta agar si pemilik kavling tersebut untuk mengurus persyaratan perubahan nama dari kavling ke perumahan.

“Untuk kavling sendiri memang tidak ada keharusan menempuh izin warga, maupun kajian rekomendasi dinas terkait, karena sifatnya perorangan, berbeda dengan izin perumahan yang memerlukan sederetan rekomendasi dari sebagian dinas terkait,”ungkapnya.

Untuk itu lanjut Saepullah, pihaknya segera akan terjun kelapangan untuk memastikan apakah statusnya berubah atau tidak seperti yang diduga oleh warga selama ini.

“Besok kita akan temui pihak pemilik kavling tersebut, untuk memastikan status apakah kavling atau sudah berubah ke permuahan,”pungkasnya.ardan/wan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilanda Hujan Angin, Puluhan Rumah dan 4 Mobil Rusak

    Dilanda Hujan Angin, Puluhan Rumah dan 4 Mobil Rusak

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Angin kencang dan hujan deras mengguyur wilayah Kota Sukabumi, Rabu sore (23/09/20) merusak 60 rumah dan empat kendaraan roda empat. Hujan disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 15.40 WIB, Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun, kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta sampai Rp300 juta. Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani, […]

  • Strategi Pemkot Bandung Kendalikan Kerumunan Pasca Lebaran Di Tempat Wisata

    Strategi Pemkot Bandung Kendalikan Kerumunan Pasca Lebaran Di Tempat Wisata

    • calendar_month Senin, 17 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial memastikan akan tetap mengetatkan pemantauan mobilitas masyarakat di Kota Bandung. Meski pun saat ini masa libur lebaran 2021 telah usai. Oded memprediksi potensi pergerakan masyarakat masih terjadi. Di antaranya menyasar ke tempat wisata. Khusus di Kota Bandung, Oded memiliki formulasi khusus untuk menangani potensi […]

  • Optimalkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Walikota Sukabumi Melantik 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi

    Optimalkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Walikota Sukabumi Melantik 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jelang berakhirnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode 2018-2023, mutasi maupun rotasi jabatan di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi kembali terjadi. Kali ini, sebanyak tujuh pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi, resmi dilantik untuk menduduki posisi barunya dalam roda Pemerintahan Kota Sukabumi. “Hari ini ada tujuh pejabat tinggi pratama […]

  • Diskominfo Kota Sukabumi Lakukan Evaluasi Simponi

    Diskominfo Kota Sukabumi Lakukan Evaluasi Simponi

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sejak diluncurkannya tahun lalu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dikominfo) Kota Sukabumi, melakukan evaluasi terhadap Sistem Informasi Pemerintahan Online Kota Sukabumi (Simponi). Hal itu tentunya, untuk memastikan seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, telah menggunakan email resmi dan tanda tangan elektronik. “Selain itu juga, evaluasi ini bertujuan pula untuk mengoptimalkan […]

  • DPRD Kota Sukabumi  Panggil Kemendag Kota Sukabumi, Terkait Insiden Bus Pembawa  Calhaj Yang Menabrak Pagar

    DPRD Kota Sukabumi Panggil Kemendag Kota Sukabumi, Terkait Insiden Bus Pembawa Calhaj Yang Menabrak Pagar

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi akan memanggil pihak Kemenag Kota Sukabumi dan Pemrintah Daerah Kota Sukabumi terkait insiden pemberangkatan calon jemaah haji kloter 37 Kota Sukabumi di Gedung Juang Kota Sukabumi. Selasa, (16/07) sore kemarin.Dimana dalam insiden tersebut salah satu Bus pembawa calon jemaah haji menabrak pagar, dimana pagar besi […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Belum Siap Melepaskan Ribuan Tenaga Honorer Secara Langsung

    Pemerintah Kota Sukabumi Belum Siap Melepaskan Ribuan Tenaga Honorer Secara Langsung

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Terkait implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018, Pemerintah Kota Sukabumi meyatakan saat ini belum siap untuk melepaskan tenaga honorer yang berada di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi secara langsung, Senin (24/01/2022). “Ya, nanti kita lihat, karena saat ini, Pemerintah Kota Sukabumi belum bisa untuk mendapatkan tenaga ASN (Aparatur Sipil Negara), untuk […]

expand_less