Awal Tahun 2022, Harga Sembako Berangsur Stabil – mbinews.id
JabarPemerintahanRegionalSukabumi

Awal Tahun 2022, Harga Sembako Berangsur Stabil

SUKABUMI, Mbinews.id – Memasuki minggu ke dua di awal tahun 2022, beberapa macam harga komoditas bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional Kota Sukabumi, terpantau mengalami penurunan, Selasa (11/01/2022).

Berdasarkan update terakhir data harga bapokting pada hari ini, harga telur ayam negeri saat ini dijual pada kisaran harga 28 ribu Rupiah perkilogramnya. Sebelumnya, menjelang pergantian tahun kemarin, harga jual telur ayam sempat melonjak di angka 33 ribu Rupiah perkilogramnya.

“Saat ini, pasokan telur ayam dan cabai sudah mulai banyak yang panen. Sehingga sudah mulai terkoreksi turun,” ujar Kepala Seksi Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, M. Rifki melalui pesan singkatnya.

Lanjutnya, selain telur ayam negeri, saat ini harga dari komoditas cabai juga sudah mulai mengalami penurunan. Harga Cabai hijau besar yang sebelumnya 24 ribu Rupiah perkilogram, saat ini menjadi 20 ribu Rupiah perkilogram. Cabai keriting yang tadinya 32 ribu Rupiah perkilogram, saat ini 28 ribu Rupiah perkilogram. Cabai rawit yang sebelumnya 55 ribu Rupiah perkilogram, menjadi 52 ribu Rupiah perkilogram.

Harga telur ayam negeri, terpantau turun menjadi 28 ribu Rupiah perkilogram. Selasa (11/01/2022).

“Harga beberapa komoditas cabai memang terpantau menurun, dikarenakan memang tingkat pasokan cabai sudah mulai normal kembali. Seperti cabai rawit merah yang sebelumnya dijual dengan harga 70 ribu Rupiah perkilogram, saat ini menjadi 60 ribu Rupiah perkilogram,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, saat di tanyai perihal penurunan harga beberapa komoditas bapokting tersebut mengatakan, memang beberapa harga sembako sudah mulai turun. Namun masih ada beberapa harga sembako lainnya, yang masih berada pada harga yang tinggi, bahkan mengalami kenaikkan.

“Seperti harga minyak, hingga saat ini masih stabil di harga yang tinggi, bahkan belum ada tanda – tanda penurunan. Lalu harga ayam negeri, saat ini justru naik lagi menjadi 40 ribu Rupiah perkilogram,” tutur Eliawati saat ditemui usai melakukan belanja di Pasar Tradisional Tipar Gede Kota Sukabumi.

Baca juga :   Bank Bjb Sepakati Kerja Sama Dalam Budidaya Penggemukan Sapi

Masih meurut Eli, dirinya sebagai masyarakat berharap agar Pemerintah Kota Sukabumi bisa segera mengambil sikap, untuk menormalisasikan harga-harga sembako yang masih melambung tinggi.

“Saya berharap segera dilakukan operasi pasar, agar harga-harga bisa segera kembali normal,” tandasnya. Ardan/Wan/Mbi

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button