Breaking News
Trending Tags
Beranda » Jabar » Triwulan Pertama, Diskominfo Kota Sukabumi Catat Ada 113 Aduan Yang Masuk ke Pemda

Triwulan Pertama, Diskominfo Kota Sukabumi Catat Ada 113 Aduan Yang Masuk ke Pemda

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi mencatata, selama trieulan pertama di tahun 2022, sedikitnya ada sekitar 113 aduan yang masuk lewat aplikasi Sukabumi Participated Responder (Super), dan e-Lapor.

“Berdasarkan data yang masuk, pada Januari hingga Maret 2022 (triwulan pertama), kami catat ada 113 aduan yang datang dari masyarakat. Terdiri dari 70 aduan lewat Super, dan sisanya yang berjumlah 43 masuk lewat e-Lapor,”ucap Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi, pada Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani. Rabu, (13/4/2022).

Tantang mengungkapkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama, tahun ini tergolong alami peningkatan. Dimana, tahun 2021, jumlah aduan yang masuk baik itu lewat Super atau aplikasi e-Lapor berjumlah 40.

“Iya kalau melihat data tahun 2021 lalu dengan periode yang sama, tahun ini alami peningkatan,”ucap Tantan.

Tantan menambahkan, untuk jenis aduan yang di sampaikan oleh masyarakat masih seputar tentang Fasilitas dan ketertiban umum. Tapi dinas yang paling mendominasi yakni Dinas PU yang sering di adukan oleh masyarakat.

“Dinas PU dan Dishub yang sering di adukan oleh masyarakat,”kata Tantan.

Lebih lanjut Tantan menungkapkan, aplikasi Super merupakan program unggulan Walikota Achmad Fahmi, dan Wakil Wali Kota Sukabumi Andri S Hamami. Diskominfo sebagai admin untuk meneruskan setiap aduan yang masuk ke SKPD yang dimaksud.

“Setiap aduan yang masuk kami teruskan ke SKPD yang bersangkutan, sebab yang merealisasikan aduan di SKPD terkait juga. Dan hasil pemantaun kami, respon dari SKPD cukup cepat. Ada yang dalam satu hari sudah direspon, meskipun berdasarkan SOP maksimal 3 hari. Kalau melebih batas yang sudah ditentukan, maka diaplikasi akan ada tanda merah,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Penahanan Ijazah; Ini Kata Pihak Sekolah SMAN 1 Sagaranten

    Soal Penahanan Ijazah; Ini Kata Pihak Sekolah SMAN 1 Sagaranten

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    MBInews.id – SUKABUMI – Pihak Sekolah SMA Negeri 1 Sagaranten Kabupaten Sukabumi, menjawab persoalan adanya penahan ijazah salah satu siswanya yang sempat di tahan. Mantan Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sagaranten, Pardi Supardi menjelaskan terkait penahanan ijazah tersebut bukan sengaja ditahan dan tidak diberikan. Namun masih ada kaitan persoalan administrasi, sebelum adanya kebijakan dari […]

  • Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi Bentuk Kampung Tangguh

    Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi Bentuk Kampung Tangguh

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus mensosialisaikan bahayanya Covid-19. Bahkan, salah satu bentuk keseriusan untuk memutus rantai penyebarannya, Kecamamatan tersebut membentuk Kampung Tangguh Covid-19.Camat Purabaya Nunung Nurhayati mengungkapkan, pembentukan kampung tangguh tersebut, untuk meningkatkan kesadaran warga dalam mencegah atau memutus mata rantai Covid-19.”Pembentukan Kampung Tangguh ini, bersama sama dengan Muspika se Kecamatan Purabaya, […]

  • Komisi II DPRD Jabar:  Masih Ada Perbedaan Status Lahan di Dinas Kehutanan Jabar

    Komisi II DPRD Jabar: Masih Ada Perbedaan Status Lahan di Dinas Kehutanan Jabar

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, KAB.BANDUNG – terdapat perbedaan status lahan sekitar 46.000 hektar lahan kritis yang berada di Kawasan Kabupaten Bandung dari total 911.000 hektar lahan kritis yang ada di Jawa Barat. Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Ahmad Hidayat mengatakan, masalah yang terjadi saat ini yaitu adanya perbedaan status lahan. “Dari yang 46.000 itu yang jadi permasalahan […]

  • Tok! DPRD Kota Bandung Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda

    Tok! DPRD Kota Bandung Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Senin 12 September 2022. Kedua Raperda tersebut yakni Raperda Kota Bandung tentang Pencegahan Bahaya Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, serta Raperda Kota Bandung tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal. Atas hal itu, […]

  • Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Indek Kota Toleran

    Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Indek Kota Toleran

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi meraih penghargaan indeks Kota Toleran tahun 2020 dari Setara Institute. Penghargaan tersebut diberikan di Hotel Ashley Jakarta, Kamis, (25/2/2021).Dalam penilaian Setara Institute terdapat 10 Kota di Indonesia dengan skor toleransi tertinggi dan Kota Sukabumi mendapatkan skor tertinggi yakni 5,546. Penilaian tersebut dilakukan di 94 Kota dan Kabupaten se – Indonesia […]

  • Gina Fadlia Swara: Sekolah Daring Kurang Maksimal di Situasi Pademi

    Gina Fadlia Swara: Sekolah Daring Kurang Maksimal di Situasi Pademi

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.Id –  Politisi Gerindra menampung aspirasi terkait pelaksanaan sekolah daring yang kurang maksimal. Kendala sekolah online juga menjadi permasalahan di kala pandemi kali ini. Kondisinya menurut Gina memang belum memungkinkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Oleh sebab itu dirinya berpesan, agar para orangtua dan siswa sabar serta tetap semangat, agar kualitas pendidikan tetap baik. […]

expand_less