banner 728x250

Pemkot Sukabumi dan BPS Kolaborasi Pendataan Regsosek

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Saat Memberikan Rahan di Kegiatan Regsosek 2022
banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, tengah melakukan pendataan awal Registrasi Sosial ekonomi (Regsosek) 2022. Rakor yang dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi tersebut, dihadiri juga oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Kodim 0607 Kota Sukabumi, di salah satu Hotel Jalan Selabintana, Selabatu, Kecamatan. Cikole, Kota Sukabumi. Kamis, (22/9/2022).

Fahmi mengharapkan, pendataan yang akan dilakukan oleh BPS, mampu menyajikan informasi valid dan terintegrasi mengenai keadaan sosial ekonomi masyarakat, yang dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan wilayah.

banner 325x300

Baca Juga: https://mbinews.id/2022/09/22/perjalanan-empat-tahun-kepemimpinan-wali-kota-sukabumi-achmad-fahmi-dan-wakil-nya-andri-setiawan-hamami-faham/

Fahmi menekankan, bahwa data tersebut harus dapat menggambarkan situasi terbaru, karena dinamika sosial ekonomi masyarakat mengalami beberapa perubahan akibat terjadinya pandemi covid – 19 dan naiknya harga BBM.

“Makanya, dengan program Regsosek yang dilakukan BPS berkolaborasi dengan Pemkot Sukabumi ini, akan menuntaskan sebaik-baiknya masalah data. Karena, tujuan regsosek ini, ingin ada perubahan data yang akurat kebenaran dan teintegrasi,”ucap Fahmi.

Sedangkan Kepala BPS Kota Sukabumi, Urip Sugeng Santoso, menerangkan bahwa keterlibatan aparat wilayah termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat diperlukan, karena dalam pendataan awal pihaknya membutuhkan sekitar 514 petugas yang diantaranya merupakan petugas lapangan sebanyak 410 orang.

Baca Juga: https://mbinews.id/2022/02/04/wali-kota-sukabumi-apresiasi-kegiatan-pwi-dan-ijti-dalam-rangkaian-hpn-2022/

“Tujuan pelaksanaan pendataan awal Regsosek tahun 2022 ini, adalah menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi, sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk Kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa atau kelurahan,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.