Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » SKPD Kota Sukabumi Digilir Mengawasi Lapang Merdeka Sukabumi

SKPD Kota Sukabumi Digilir Mengawasi Lapang Merdeka Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.idWali Kota Sukabumi menugaskan kepada Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Kota Sukabumi, untuk melakukan pengawasan secara bergantian terhadap Lapang Merdeka Sukabumi dan Alun-alun Terintegrasi, Senin (10/10).

Meskipun telah dilakukan serah terima dari pengembang kepada Pemerintah Kota Sukabumi, namun hingga kini belum adanya leading sektor sebagai penanggung jawab terhadap dua bangunan ikonik di Kota Sukabumi tersebut.

Seperti yang dikatakan Camat Warudoyong, Ratna Hermayanti, yang kebetulan mendapatkan tugas giliran mengawasi Lapang Medeka Sukabumi. Dirinya mengatakan, penugasan tersebut resmi diberlakukan seusai hasil rapat yang dilakukan bersama Wali Kota Sukabumi bersama SKPD yang ada.

Baca Juga: Lapang Merdeka dan Alun-alun Kota Sukabumi, Resmi Ditutup Sementara

“Untuk hari ini, kami dari petugas aparatur wilayah Pemerintahan Kecamatan Warudoyong, mendapatkan giliran menjaga Lapang Merdeka Sukabumi,” ujarnya.

Lanjutnya, biasanya tugas bergilir itu berlangsung satu minggu sekali dan digilir untuk setiap SKPD. Untuk saat ini, Kecamatan Warudoyong bertugas bersama dengan Kecamatan Baros, yang mengawasi di seputaran wilayah Alun-alun Terintegrasi.

“Intinya kita bersama-sama menjaga keindahan dan kenyamanan di seputaran wilayah Lapang Medeka Sukabumi dan juga Alun-alun terintegrasi,” ungkapnya.

Baca Juga: Lakukan Peninjauan, Walikota Sukabumi Sebut Pembangunan Alun-Alun dan Lapdek, Sudah Rampung

Masih menurut Ratna, pada dasarnya kegiatan ini merupakan langkah dari Pemerintah Kota Sukabumi untuk mendukung tugas Satpol PP Kota Sukabumi dalam menjaga kawasan fasilitas publik Lapang Merdeka Sukabumi dan juga Alun-alun Terintegrasi.

“Kami dari SKPD hanya membantu, leading sektor untuk penegakan aturannya ada di Satpol PP. Jadi kami membantu mengawasi agar pengunjuk tidak merusak fasilitas yang ada, kemudian pedagang juga tidak memasuki kawasan yang dilarang berjualan,” jelasnya.

Sebagaimana yang pernah diberitakan sebelumnya, pengembang dua bangunan ikonik tersebut sudah melakukan serah terima kedua kepada Pemerintah Kota Sukabumi. Namun memang hingga saat ini belum ditunjuk penanggungjawab atas dua bangunan publik tersebut.

Berdasarkan keterangan yang diberikan DPUTR Kota Sukabumi, hingga saat ini masih menunggu keputusan Wali Kota Sukabumi untuk penujukan leading sektor mana yang akan menjadi penanggungjawab Lapang Merdeka Sukabumi dan juga Alun-alun Terintegrasi. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Kota Sukabumi Masih di Bawah Provinsi Jabar dan Nasional

    Inflasi Kota Sukabumi Masih di Bawah Provinsi Jabar dan Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Secara , Kota Sukabumi Alami Inflasi Year on Year(y-on-y) sebesar 2,52 persen pada Mei 2024. Namun, hitungan secara month to month (m-to-m) nilai inflasinya mencapai -0,16 persen. “Berdasarkan data dari BPS, inflasi Kota Sukabumi secara y-on-y mencapai 2,52 persen,” jelas Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota […]

  • Acara Asia Africa Festival 2024 Kota Bandung Dihadiri 31 Delegasi Negara Asia dan Afrika

    Acara Asia Africa Festival 2024 Kota Bandung Dihadiri 31 Delegasi Negara Asia dan Afrika

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Asia Africa Festival 2024 yang akan digelar Sabtu dan Minggu, 6-7 Juli 2024 mendatang akan lebih meriah dari acara serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah bintang tamu akan menyuguhkan penampilan spesial mereka dalam rangkaian acara Festival Asia Afrika. Selain karnaval budaya, acara Asia Africa Festival juga akan menghadirkan kegiatan menarik lain seperti coffee […]

  • DPRD Dan Prmkot Bandung Sahkan Tiga Raperda Jadi Perda Dalam Rapat Paripurna

    DPRD Dan Prmkot Bandung Sahkan Tiga Raperda Jadi Perda Dalam Rapat Paripurna

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyelenggarakan Rapat Paripurna pengambilan keputusan terhadap sejumlah Rancangan Pemerintah Daerah (Raperda) dan Program Pembentukan Perda (Propemperda) di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Kamis (26/11/2020). Sejumlah Raperda tersebut, diantaranya Raperda Kota Bandung tentang Perusahaan Umum Daerah Pasar Juara, Raperda Kota Bandung tentang APBD […]

  • Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

    Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Dampak perubahan iklim yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem semakin dirasakan masyarakat Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung. Risiko banjir, longsor, dan gangguan lingkungan lainnya menuntut penguatan ketahanan iklim yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak. Sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, […]

  • Penanganan Banjir di Kota Bandung Belum Optimal

    Penanganan Banjir di Kota Bandung Belum Optimal

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Penanganan Banjir di Kota Bandung belum optimal,karena beberapa faktor yang menyebab banjir, yaitu Padatnya penduduk Kota Bandung yang menimbulkan dampak pada tata ruang ,yaitu jika hujan turun sejumlah wilayah tergenang banjir. Penanganan banjir di kota Bandung belum optimal , karena kurang koordinasi penanganan genangan banjir, belum optimalnya sarana dan prasarana Sumber Daya […]

  • Dengan Penguatan Surveilans Gizi, Upaya Pemkot Sukabumi Tekan Angka Stunting

    Dengan Penguatan Surveilans Gizi, Upaya Pemkot Sukabumi Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dengan penguatan surveilans gizi, merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dalam menekan angka stunting. Meskpun saat ini, adanya penurunan angka stunting di Kota Sukabumi dari 5,9 persen pada Agustus 2021, menjadi 4,03 persen di Agutus 2022. Baca Juga:https://mbinews.id/2022/06/24/wakil-wali-kota-sukabumi-hadiri-rapat-koordinasi-penurunan-stunting/ “Pemkot terus berusaha menekan angak stunting. Dan salah bentuknya denegan penguatan surveilans gizi,”ujar […]

expand_less