Breaking News
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » bank bjb Raih Penghargaan Gubernur Jabar, Sejahterakan Petani Melalui Pembiayaan Sistem Resi Gudang

bank bjb Raih Penghargaan Gubernur Jabar, Sejahterakan Petani Melalui Pembiayaan Sistem Resi Gudang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUBANG -MBInewa.id – bank bjb meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selaku Pembina Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jawa Barat atas dukungan dalam memfasilitasi akses keuangan kepada petani melalui pembiayaan sistem resi gudang.

Penghargaan yang diraih bank bjb diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat dalam rangka optimalisasi S-SRG di Jawa Barat pada acara “Panen Raya Benih Padi” di Koperasi Tabur Benih Melati, Desa Bojong Tengah, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, Rabu 12 Oktober 2022.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung Jawa Barat sebagai Provinsi Juara Benih di Indonesia dengan tema “Benih Juara Untuk Indonesia Juara”.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Subang Ruhimat, Kepala OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat Indarto Budiwitono, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Dadan Hidayat, Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi, Ketua Asosiasi Perbenihan Tanaman Pangan Jawa Barat Otong Wiranta.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengatakan bank bjb mengatakan bank bjb sebagai mitra strategis pemerintah ikut mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui beragam kemudahan, salah satunya melalui pembiayaan sistem resi Gudang.

Kredit Skema Resi Gudang (S-SRG) adalah fasilitas pinjaman yang mendapatkan subsidi bunga dari pemerintah dengan jaminan resi gudang yang diberikan oleh bank kepada petani, kelompok tani, gabungan kelompok tani, dan koperasi.

“bank bjb senantiasa mendukung pemerintah untuk mensejahterakan petani melalui berbagai fasilitas pembiayaan yang mudah dan cepat, salah satunya dengan menyalurkan Kredit Skema Resi Gudang (S-SRG) bagi para petani,” ujar Widi.

Menurut dia, petani kerap menghadapi masalah pembiayaan untuk modal kegiatan produksi pertanian. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan hanya 15 persen petani Indonesia yang memiliki akses pada pembiayaan formal.

Kondisi itu membuat banyak petani terpaksa memilih mendapat pinjaman bunga tinggi dari para tengkulak yang juga membeli hasil petani dengan harga rendah.

Pemerintah lantas menerbitkan solusi untuk mempermudah akses pembiayaan petani melalui menkaisme Sistem Regi Gudang (SRG) sesuai dengan UU Nomor 6/2006 tentang Sistem Resi Gudang sebagaimana diubah oleh UU Nomor 9/2011.

“bank bjb sebagai salah satu bank yang ditunjuk Pemerintah untuk menyediakan Skema Subsidi Resi Gudang (S-SRG) yang memberikan bunga rendah kepada petani hanya 6% efektif per tahun,” kata Widi.

Widi menjelaskan sistem resi gudang akan membantu para petani untuk mendapatkan harga jual yang layak sehingga petani tetap bisa menikmati keuntungan dari hasil tanaman.

Harga hasil panen kerap turun saat musim panen atau waktu-waktu tertentu. Namun dengan sistem resi gudang, petani bisa menyimpan hasil panennya di gudang, kemudian memperoleh resi gudang yang dapat dijadikan jaminan kredit di bank bjb.

Selain itu, petani juga bisa menyimpan hasil panennya untuk dijual kembali ketika harga dianggap menguntungkan atau disebut tunda jual untuk memperoleh keuntungan tertinggi.

“Sistem resi gudang dari bank bjb dapat membantu para petani untuk mendapatkan harga jual yang layak sehingga petani tetap bisa menikmati keuntungan dari hasil tanaman mereka.

bjb SSRG Mudahkan Petani Dapatkan Fasilitas Pinjaman

Widi menjelaskan bjb Skema Resi Gudang (SSRG) adalah fasilitas pinjaman yang mendapatkan Subsidi Bunga dari Pemerintah dengan jaminan Resi Gudang yang diberikan oleh bank bjb kepada Petani, Kelompok Tani, Gabungan Kelompok Tani & Koperasi.

Keunggulan Pinjaman bjb SSRG adalah suku bunga ringan, bebas biaya provisi dan administrasi. Selain itu, kriteria dan persyaratannya juga sangat mudah.

Terdapat 20 jenis komoditi yang dapat disimpan di gudang, yakni Gabah, Beras, Jagung, Kopi, Kakao, Lada, Karet, Rumput Laut, Rotan, Garam, Timah, Kopra, Teh, Gambir, Ikan, Bawang Merah, Pala, Ayam Beku Karkas, Gula Kristal Putih, dan Kedelai.

“bank bjb ingin mengedukasi para petani dan menjadikan penerapan sistem resi gudang sebagai budaya bagi petani untuk tidak tergesa-gesa menjual hasil panen. Karena sistem resi gudang sangat efektif dan menguntungkan bagi para petani,” kata Widi. ******

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edwin Senjaya Berpartisipasi dan Dukung Penuh Donor Darah

    Edwin Senjaya Berpartisipasi dan Dukung Penuh Donor Darah

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG – Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menghadiri acara undangan LPM Kelurahan Wates, Kecamatan Bandung Kidul, di Kantor Kelurahan Wates, Senin (27/2/2023). Acara Aksi Sosial Donor Darah Jilid 5 dengan tema “Ubah Niat Baik menjadi Aksi Baik Saatnya Peduli Saatnya Berbagi,” ini diadakan oleh LPM Kelurahan Wates Kecamatan […]

  • Silaturahmi Dengan DLH, Wali Kota Sukabumi Ucapkan Terimakasih Ke Petugas Kebersihan

    Silaturahmi Dengan DLH, Wali Kota Sukabumi Ucapkan Terimakasih Ke Petugas Kebersihan

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengucapkan terimakasih kepada petugas kebersihan dalam percepatan penanganan sampah. Terutama, disaat momen malam takbiran dan libur Idul Fitri 1444 H. Selain itu juga, ditengah kondisi saat ini pasti lebih berat dibandingkan sebelumnya dengan jumlah penduduk bertambah, maka sampah juga bertambah. “Bahkan anak baru lahir pun dan lansia menyumbang sampah […]

  • Dorong pelaku Usaha Naik Kelas, Pemkot Sukabumi Fasilitasi Pembuatan Hak Merek Bagi IKM

    Dorong pelaku Usaha Naik Kelas, Pemkot Sukabumi Fasilitasi Pembuatan Hak Merek Bagi IKM

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak lima belas pelaku Indutri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota SUkabumi mendapatkan bantuan pembuatan hak merek dari pemerintah setempat. Kepedulian Pemkot Sukabumi terhadap IKM tentunya salah satu bentuk untuk percepatan pembangunan IKM dan UKM semakin tumbuh dan berkembang salah satunya dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan merek.”Dari sekitar 3.900 IKM di Kota Sukabumi, […]

  • Antisipasi Rawan Pangan, DKP3 Kota Sukabumi Koordinasi Dengan Bulog

    Antisipasi Rawan Pangan, DKP3 Kota Sukabumi Koordinasi Dengan Bulog

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan pihak Badan Urusan Logistik (Bulog). Hal tersebut tentunya, untuk mengantisipasi stok beras di tahun 2021.”Koordinasi dengan Bulog itu, salah satunya menjaga ketahanan pangan. Terutama beras, karena takutnya terjadi kerawana pangan di tahun ini,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan. […]

  • BPK Apresiasi Pemkot Bandung Soal Vaksinasi Covid-19

    BPK Apresiasi Pemkot Bandung Soal Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Perwakilan Jawa Barat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Apalagi saat ini telah mencapai 87,95 persen untuk dosis satu dan 63,42 persen untuk dosis dua. Hal itu terungkap saat Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengikuti Entry Meeting BPK-RI Perwakilan Jawa […]

  • Polisi Bagikan Masker Dan Berikan Teguran Kepada Warga Yang Tidak Gunakan Masker Dimasa PPKM Darurat

    Polisi Bagikan Masker Dan Berikan Teguran Kepada Warga Yang Tidak Gunakan Masker Dimasa PPKM Darurat

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BANDUNG – Dalam upaya untuk mendisiplinkan masyarakat terkait kepatuhan dimasa PPKM Level 3, Kapolsek Bantarujeg Polres Majalengka Polda Jabar AKP Nuriana bersama anggotanya tidak henti hentinya untuk terus mengimbau kepada warga di wilayah hukum Polsek Bantarujeg Polres Majalengka Polda Jabar, kepada MBInews.id, Senin (23/8/2021). Di Pimpin Kapolsek Bantarujeg Polres Majalengka Polda Jabar beserta anggota melaksanakan sambang […]

expand_less