SUKABUMI,Mbinews.id- Wali Kota Sukabumi , Ayep Zaki melantik 86 kepala sekolah baru, terdiri dari Sebanyak 11 kepala SMP, 74 kepala SD, dan 1 kepala TK resmi menjabat, menggantikan posisi yang kosong dan menyesuaikan kebutuhan kualitas pendidikan di Kota Sukabumi.
Pelantikan yang bertujuan menutup kekosongan 34 jabatan kepala sekolah yang terjadi sejak akhir 2023 tersebut, dihadiri juga oleh Wakil Wali Kota Bobby Maulana, anggota DPRD, Sekda Andang Tjahjandi, serta kepala perangkat daerah turut hadir pada pelantikan yang digelar di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi. rabu, (18/2/2026).
“Mutasi dan promosi ini telah dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan, melalui pengawas sekolah, Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, BKPSDM, dan Sekretaris Daerah, sebelum mendapat persetujuan BKN,” kata Ayep.
Ayep menegaskan, meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran, pendidikan tetap menjadi fokus utama.
“Indeks pendidikan Kota Sukabumi harus minimal 80. Kepala Dinas Pendidikan harus segera menyusun roadmap dan rencana kerja untuk mencapai target ini,” ujarnya.


Selain mutu akademik, Ayep juga menekankan pengelolaan lingkungan sekolah.
“Fasilitas sekolah, termasuk toilet, harus bersih, asri, dan bebas sampah. Sekolah yang tidak memenuhi standar akan mendapatkan sanksi,” tegasnya.
Mulai 2026, penilaian kepala sekolah akan berbasis kinerja, potensi, kompetensi, prestasi, dan integritas. Ayep berharap seluruh kepala sekolah mampu meningkatkan kapasitas diri agar siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan.
“Seluruh kepala sekolah harus bersatu, kompak, dan solid untuk mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih baik melalui peningkatan kualitas pendidikan,” pungkas Ayep.ardan/wan/mbi.









