Breaking News
Trending Tags

Pengamat Politik: NKRI Syariah Tidak Cocok Di Indonesia

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id –  Pengamat Ilmu Politik Universitas Bung Karno Faisal Chaniago mengatakan Republik Indonesia tidak bisa ditawar – tawar lagi dan sudah menjadi kesepakatan Founding Father bangsa ini.

Wacana tentang NKRI syariah tidak relevan di bumi Pancasila ini dan Indonesia sebagai bangsa yang memiliki beragam perbedaan agama, suku dan bahasa sudah disatukan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Hal tersebut terungkap saat Kajian dan Dialog yang diselenggarakan oleh Koordinator Nasional Gabungan Gerakan Anti Hoaks (GAGAH) bertema Rekonsiliasi Ukhuwah Wathaniyah untuk persatuan Indonesia di Kaffe Mie Aceh Seulawah Cikini Jakarta Pusat, kamis (29/8/2019).

Faisal mengatakan persatuan Indonesia saat ini harus terus digelorakan menyusul ada beberapa kelompok yang mencoba menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi lainnya termasuk Khilafah.

Sekterian kini menjadi anomali di Indonesia, dimana agama dijadikan alat politik untuk mendapatkan kekuasaan. Jika rasa ekslusif yang diyakini suatu kelompok masyarakat semakin kuat, menyebabkan perpecahan merupakan sebuah dampak yang terjadi akibat saling mengklaim yang paling benar, ujar Faisal.

Masyarakat Indonesia harus sadar dan waspada terhadap ancaman tersebut. Masyarakat Indonesia harus berani menolak wacana NKRI syariah yang sangat jelas tidak cocok dengan Indonesia sebagai “Rumah Besar” bagi rakyatnya yang beragam.

Pada kesempatanya yang sama, Dosen Komunikasi Politik UHAMKA Syaiful Rohim mengatakan diksi-diksi yang keluar melalui pernyataan elite politik, tidak jarang mempengaruhi persepsi publik sehingga terjadi disintegrasi yang memecah rasa persatuan bangsa.

Konsep Ukhuwah Wathoniyah merupakan suatu kesepakatan seluruh anak Bangsa sebagai solusi meredam berbagai potensi perpecahan yang terjadi di masyarakat, tutup Syaiful.(yonk/Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Musik Balada, Oded : Apresiasi Komunitas Manjing Manjang

    Hari Musik Balada, Oded : Apresiasi Komunitas Manjing Manjang

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Langit yang teduh dan lantunan musik balada menghangatkan suasana sore hari di Taman Sejarah Kota Bandung, tepat di akhir pekan terakhir di tahun 2019, Sabtu (28/12/2019). Komunitas musik balada Manjing Manjang tengah berkreasi menyenandungkan lagu-lagu ciptaan mereka dalam acara Hari Musik Balada (Hamba) 2019. Riuh celoteh anak-anak yang tengah bermain air di […]

  • Hasil Seleksi Calon PPPK Kota Sukabumi, di Umumkan Awal Desember Mendatang

    Hasil Seleksi Calon PPPK Kota Sukabumi, di Umumkan Awal Desember Mendatang

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Usai mengikuti seleksi kompetensi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 Kamis, 23 November 2023 lalu, saat ini sebanyak 558 CASN   asal Kota Sukabumi tersebut, saat ini  tengah menunggu pengumuman kelulusan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). “Belum diumumkan siapa saja yang lolos, tapi hasil nilainya sudah bisa diketahui […]

  • Pasar Tradisional Soreang Akan Menjadi PR Bagi Cabup Kabupaten Bandung, Yena -Atep

    Pasar Tradisional Soreang Akan Menjadi PR Bagi Cabup Kabupaten Bandung, Yena -Atep

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SOREANG, Paslon Cabup urut 2 Kabupaten Bandung, Yena Iskandar Masoem bagikan masker dan Vitamin kepada pedagang sebagai bentuk edukasi dan mendisiplinkan masyarakat akan pentingnya penggunaan masker demi pencegahan COVID-19 di wilayah ini kondisi pasar Soreang akan menajdi PR Paslon Yena – Atep Para pedagang di pasar Soreang itu seperti mendapat kejutan. Mereka tak menyangka bakal […]

  • Cegah Stunting, Pemkot Bandung Gelar Rembuk Stunting

    Cegah Stunting, Pemkot Bandung Gelar Rembuk Stunting

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menurunkan dan mencegah stunting. Untuk itu juga, Pemkot Bandung menggelar Rembuk Stunting, Jumat 20 Agustus 2021. Berdasarkan data bulan penimbangan balita pada Agustus 2020, sekitar 8,93 persen balita di Kota Bandung mengalami stunting. Angka tersebut menunjukan bahwa Kota Bandung masih belum terbebas dari stunting. Wakil Wali […]

  • Fokus Pengawasan Pasar,  DKP3 : Kota Sukabumi  Aman Tidak Ada Daging Sapi Bercampur Daging Babi

    Fokus Pengawasan Pasar, DKP3 : Kota Sukabumi Aman Tidak Ada Daging Sapi Bercampur Daging Babi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, terus melakukan pengawasan terhadap pangan yang beredar. Terutama, saat ini fokus terhadap pangan jenis daging sapi. Pasalnya, saat ini ada daerah yang menemukan peredaran penjualan daging sapi dicampur dengan daging babi.”Makanya kita lebih inten lagi dalam pengawasan kelapanga,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri […]

  • Melalui Bappeda, Pemkot Sukabumi Siap Implementasikan RAD-PG

    Melalui Bappeda, Pemkot Sukabumi Siap Implementasikan RAD-PG

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) 2024–2029. Kegiatan tersebut dilakukan, berdasarkan Surat Edaran Nomor HK.02.01/493/Bappeda/2025 tentang RAD-PG Kota Sukabumi Tahun 2025–2029. “Pekan lalu kita lakukan monitoring dan evaluasi RAD-PG 2024-2029,”ujar Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, pada Bappeda Kota Sukabumi, […]

expand_less