Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Akibat Kehabisan Stok,Kepala DKP3 Kota Sukabumi Usulkan Penambahan Pupuk Subsidi Ke Provinsi Jabar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI- Dinas Ketahanan Pangan pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi membenarkan jika pupuk bersubsidi megalami kelangkaan diwilayahnya. Hal ini setelah ada laporan dari sejumlah para petani yang mengeluhakn pupuk subsidi tersebut sulit didapat.”Benar, pupuk subsidi di wilayah kita habis,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan. Kamis, (24/9/2020).
Andri juga memebatah jika harga pupuk alami kenaikan harga, hal itu didasarisulitnya didapat pupuk subsidi, sehingga petani terpaksa membeli pupuk non subsid.”Pupuk tidak naik apalagi jenis subsidi. Hanya saja tidak ada dipasaran, sehingga para petani memebeli pupuk non subsidi dengan harga yang jauh beda dengan yang disubsidi,”aku Andri.
Melihat situasi tersebut Andri mengakui, jika pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan segera akan melayangkan surat ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa barat, untuk penambahan kuota pupuk bersubsidi.”Secepatnya akan kita layangkan surat permohonan tambahan kebutuhan pupuk tersebut, dan ini barus akan saya tulis suratnya,”aku Andri.
Andri menjelaskan, berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), yang disusun oleh pengurus kelompok tani, bersama penyuluh pertanian dengan sasaran tanam mencapai mencapai 3.556 hektaretahun ini berjumlah 2669 ton terdiri dari Pupuk urea 823 ton, Sp-36 349 ton, ZA 230 ton, NPK 1077 ton, dan organik 190 ton. Sedangkan ter alokasikan mencapai 1204 ton, terdiri dari pupuk urea sebanyak 552 ton, Sp-36 180 ton, Za, 103 ton, NPK 978 ton, dan organik 291 ton.”Jadi meluhat data tersebut tentu saja pupuk subsidi di Kota Sukabumi tidak mencukupi,”ungkapnya.
Sementara jumlah penambahan yang akan diusulkan ke Dinas Tanaman Privinsi Jawa barat tersebut, yaitu untuk pupuk jenis urea pihaknya meminta 271 ton, SP-36 169 ton, NPK 99 ton, sedangkan untuk ZA dan organik pihaknya meminta pengurangan.”Kalau untuk pupuk ZA kita minta pengurangan sebanyak 53 ton, dan organik 101 ton, Dan itu yang akan diusulkan ke provinsi Nanti,”ungkapnya.Andri pun mengingatkan kepada petani yang sudah memiliki kartu tani bisa dimanfaatkan. Yakni dengan cara menunjukan kartu tani saat pembelian pupuk bersubsidi.” Gunakan kartu tani sehingga kedepannya penyaluran pupuk subsidi bisa tepat dan benar- benar bisa terkendali,” pungkasnya.ardan

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandung dan Kota Melbourne Resmikan Kerja Sama 5 Bidang

    Bandung dan Kota Melbourne Resmikan Kerja Sama 5 Bidang

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Kunjungan Wali Kota Melbourne, Australia ke Kota Bandung semakin membuka gerbang kerja sama antara kedua kota. Secara resmi kedua belah pihak telah membubuhkan komitmennya dalam Letter Of Intent (LOI). Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan sangat serius untuk bisa menjalin kerjasama lebih intensif bersama Kota Melbourne. Bahkan dia tak sabar untuk […]

  • bank bjb Bersama Pemkot Sukabumi dan OJK Dorong Literasi Keuangan untuk UMKM

    bank bjb Bersama Pemkot Sukabumi dan OJK Dorong Literasi Keuangan untuk UMKM

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews – Pengelolaan keuangan yang bijak menjadi kunci bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mempertahankan bisnis yang berkelanjutan. Pengelolaan ini mencakup perencanaan anggaran, pemisahan keuangan pribadi dari usaha, hingga pencatatan transaksi yang teratur. Hal ini penting untuk memastikan pengusaha dapat mengontrol arus kas dan mengambil keputusan finansial dengan lebih baik, […]

  • Jabat Kepala BPKPD, Sandra Langsung Susun Langkah Strategis Peningkatan PAD

    Jabat Kepala BPKPD, Sandra Langsung Susun Langkah Strategis Peningkatan PAD

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 427
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut dilakukan melalui penggalian potensi seluruh objek pajak, penguatan pengawasan, serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya kepatuhan membayar pajak. Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Sandra Utama Teguh, mengatakan,a optimalisasi PAD menjadi […]

  • Kelurahan Rancanumpang Kota Bandung ingin Mewujudkan Kelurahan Ramah Lansia

    Kelurahan Rancanumpang Kota Bandung ingin Mewujudkan Kelurahan Ramah Lansia

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Kètua DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menerima kunjungan Lansia warga Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, dalam rangka Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke 29 Tahun 2025, di Ruang Rapat DPRD Kota Bandung, Selasa, 3 Juni 2025. Wakil Ketua DPRD Lota Bandung ,mengatakan kegiatan bertajuk “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat” […]

  • Luncurkan Simponi Super Apps, Ratusan Aplikasi Pemkot Sukabumi Siap Dilebur

    Luncurkan Simponi Super Apps, Ratusan Aplikasi Pemkot Sukabumi Siap Dilebur

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Optimalkan pelayanan kepada masyarakat melalui layanan aplikasi digital ‘Simponi’ (Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan Online Kota Sukabumi), Pemerintah Kota Sukabumi berharap super apps yang digawangi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi ini mampu menjadi solusi dalam era pelayanan digital saat ini, Senin (18/12). Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji secara simbolis […]

  • Vaksinasi Untuk Penyandang Disabilitas Harus Diperhatikan

    Vaksinasi Untuk Penyandang Disabilitas Harus Diperhatikan

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KOTA CIMAHI, Mbinews.id – Dari 90 anak penghuni Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas, 30 orang sudah melakukan vaksinasi dengan berbagai macam kendala yang mereka miliki dan tidak memungkinkan untuk mengikuti vaksinasi yang di selenggarakan di setiap puskesmas. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah saat melakukan kunjungan kerja terkait monitoring realisasi pelaksanaan vaksin […]

expand_less