Breaking News
Trending Tags

Akibat Kehabisan Stok,Kepala DKP3 Kota Sukabumi Usulkan Penambahan Pupuk Subsidi Ke Provinsi Jabar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI- Dinas Ketahanan Pangan pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi membenarkan jika pupuk bersubsidi megalami kelangkaan diwilayahnya. Hal ini setelah ada laporan dari sejumlah para petani yang mengeluhakn pupuk subsidi tersebut sulit didapat.”Benar, pupuk subsidi di wilayah kita habis,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan. Kamis, (24/9/2020).
Andri juga memebatah jika harga pupuk alami kenaikan harga, hal itu didasarisulitnya didapat pupuk subsidi, sehingga petani terpaksa membeli pupuk non subsid.”Pupuk tidak naik apalagi jenis subsidi. Hanya saja tidak ada dipasaran, sehingga para petani memebeli pupuk non subsidi dengan harga yang jauh beda dengan yang disubsidi,”aku Andri.
Melihat situasi tersebut Andri mengakui, jika pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan segera akan melayangkan surat ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa barat, untuk penambahan kuota pupuk bersubsidi.”Secepatnya akan kita layangkan surat permohonan tambahan kebutuhan pupuk tersebut, dan ini barus akan saya tulis suratnya,”aku Andri.
Andri menjelaskan, berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), yang disusun oleh pengurus kelompok tani, bersama penyuluh pertanian dengan sasaran tanam mencapai mencapai 3.556 hektaretahun ini berjumlah 2669 ton terdiri dari Pupuk urea 823 ton, Sp-36 349 ton, ZA 230 ton, NPK 1077 ton, dan organik 190 ton. Sedangkan ter alokasikan mencapai 1204 ton, terdiri dari pupuk urea sebanyak 552 ton, Sp-36 180 ton, Za, 103 ton, NPK 978 ton, dan organik 291 ton.”Jadi meluhat data tersebut tentu saja pupuk subsidi di Kota Sukabumi tidak mencukupi,”ungkapnya.
Sementara jumlah penambahan yang akan diusulkan ke Dinas Tanaman Privinsi Jawa barat tersebut, yaitu untuk pupuk jenis urea pihaknya meminta 271 ton, SP-36 169 ton, NPK 99 ton, sedangkan untuk ZA dan organik pihaknya meminta pengurangan.”Kalau untuk pupuk ZA kita minta pengurangan sebanyak 53 ton, dan organik 101 ton, Dan itu yang akan diusulkan ke provinsi Nanti,”ungkapnya.Andri pun mengingatkan kepada petani yang sudah memiliki kartu tani bisa dimanfaatkan. Yakni dengan cara menunjukan kartu tani saat pembelian pupuk bersubsidi.” Gunakan kartu tani sehingga kedepannya penyaluran pupuk subsidi bisa tepat dan benar- benar bisa terkendali,” pungkasnya.ardan

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Jabar, Oleh Soleh : Guru Honorer Masih Minim Perhatian Pemerintah

    Wakil Ketua DPRD Jabar, Oleh Soleh : Guru Honorer Masih Minim Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat H. Oleh Soleh, SH mengahdiri Musda pertama dari Organisasi Sosial yang menampung aspirasi seluruh Guru & Tenaga Kependidikan Honorer Non kategori Usia 35 tahun Keatas (GTKNHK 35+). Dalam Musda tersebut, Oleh mengaku prihatin atas kondisi guru honorer khususnya yang berusia di atas 35 tahun yang cenderung […]

  • Komisi II Dorong Sinergi Antar OPD untuk Kesejahteraan Ekonomi Rakyat Kota Bandung

    Komisi II Dorong Sinergi Antar OPD untuk Kesejahteraan Ekonomi Rakyat Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan rapat kerja terkait Evaluasi Triwulan 1 hingga 3 Tahun Anggaran 2025, serta Rencana Kerja Tahun Anggaran 2026, di Ruang Rapat Komisi II, Rabu 24 September 2025. Rapat dipimpin oleh Siti Marfuah, SS, S.Pd, M.Pd., selaku Wakil Ketua Komisi II dan dihadiri oleh Sekretaris […]

  • Walikota Bandung Akan Perkuat Kampung Tangguh Untuk Posko Karantina Wilayah

    Walikota Bandung Akan Perkuat Kampung Tangguh Untuk Posko Karantina Wilayah

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial bakal memperkuat keberadaan Kampung Tangguh atau Lembur Tohaga Lodaya menjadi posko penanganan Covid-19. Hal ini sebagai persiapan pelaksanaan karantina wilayah atau Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Oded mengungkapkan itu usai mengikuti rapat Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat […]

  • Bangun Ekosistem Digital,  Bank bjb Jalin Kolaborasi dengan Perusahaan IT Berskala Internasional

    Bangun Ekosistem Digital, Bank bjb Jalin Kolaborasi dengan Perusahaan IT Berskala Internasional

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (IDX Ticker : BJBR) dalam waktu dekat akan melakukan kerja sama dengan Perusahaan IT berskala internasional Guna Memperkuat Pondasi Digital. Hal itu disampaikan Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengaku yakin kolaborasi kerja sama dengan perusahaan IT ini nantinya akan membuat […]

  • Pokja PWI Kota Bandung Gelar Gathering Lomba Mancing

    Pokja PWI Kota Bandung Gelar Gathering Lomba Mancing

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG  Mbinews – Kelompok Kerja (Pokja) PWI Kota Bandung menggelar Media Gathering lomba mancing yang berlangsung di kolam pemancingan Berkah Sodara Jelekong, di Kabupaten Bandung, Sabtu 7 Desember 2024. Ketua panitia, Sandy Deka Rochmana mengatakan kegiatan Lomba Mancing tersebut merupakan agenda rutin Pokja PWI kota Bandung yang setiap tahun dilaksanakan, dengan kegiatan yang berbeda. Dengan […]

  • Minimnya Penegakan Hukum Sehingga Peningkatan Volume Sampah di Kota Bandung Sulit diatasi

    Minimnya Penegakan Hukum Sehingga Peningkatan Volume Sampah di Kota Bandung Sulit diatasi

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Meski telah melewati masa darurat sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap menerapkan sejumlah strategi dalam menangani peningkatan volume sampah. Mulai dari memilah, mengedukasi, Maggotasi, hingga mengolah sampah menjadi bernilai ekonomi. Pj Wali Kota Bandung bambang Tirtoyuliono mengatakan, terdapat beberapa faktor yang membuat sampah di Kota Bandung sulit teratasi. Di antaranya perilaku mindset, […]

expand_less