Breaking News
Trending Tags

Perkembangan Koperasi secata Kuantitas Banyak tapi 50 persen Gagal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Upaya membangun koperasi yang mandiri dan berdaya saing, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Jawa Barat menggelar Focus Group Discussion ( FGD ) dengan mengusung tema ‘Melalui Transformasi Inovasi Kita Wujudkan Kemandirian Koperasi’ di Gedung Senbik, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (22/8/2023).

FGD ini merupakan rangkaian kegiatan jelang puncak peringatan Hari Koperasi ke-76 Tahun 2023 tingkat Jawa Barat.

Moderator FGD, Ida Hindarsah, sekaligus selaku divisi Informasi dan Kejasama Dekopinwil Jabar menyampaikan, perkembangan koperasi di Indonesia secara kuantitas memang banyak, namun faktanya banyak yang gagal atau gugur, sebanyak hampir 50 persen , dibuktikan dengan data (jumlah) koperasi yang aktif,” ujarnya.

Atas dasar itulah, lanjut Ida, FGD ini digelar sesuai dengan tema yang diusung. Bagaimana caranya meningkatkan koperasi yang mandiri dan berdaya saing, salah satunya dengan melakukan inovasi.

“Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dan keberadaan koperasi menjadi Soko guru ekonomi nasional bahkan internasional,” ungkapnya.

Inovasi dalam koperasi, menurutnya, doing new things, melakukan dan mendapatkan sesuatu yang baru. “Bisa dari proses nya, bisa dari produknya dan bisa dari menejerial nya,” kata Ida.

“Artinya, melalui transformasi (inovasi) ini koperasi bis lebih mandiri. Untuk itu kami mengundang dua narasumber dari unsur akademisi dan praktisi koperasi,” sambungnya.

Hadir sebagai narasumber FGD, Rektor IKOPIN University, Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan, mengatakan, dunia sudah berubah maka cara untuk menyesuaikan diri dengan perubahan itu adalah inovasi.

“Tadi saya sampaikan, inovasi yang pertama itu adalah perlunya iklim kebijakan politik dan ekonomi suportif terhadap koperasi,” ungkapnya.

Dirinya melihat, koperasi itu bisa diartikan sebagai hak konstitusional dari warga negara Indonesia. Oleh karena itu, kata Prof Agus, bila perspektif ini kita kembangkan kita bisa mencontoh seperti negara Jerman.

“Di Jerman itu, satu dari dua orang angkatan kerja nya itu anggota koperasi. Satu dari empat orang penduduknya anggota koperasi, maju dia (negara),” ujarnya.

Selain di Jerman, dirinya juga mencontohkan keberhasilan koperasi di negara lain, seperti Kanada dan negara maju lainnya.

“Artinya apa, koperasi berkembang di negara maju. Kita punya undang undang dasar. Kalau ini kita kerjakan, kita pun akan bergerak seperti bangsa Jerman, bangsa Kanada, Korea, Jepang. Karena koperasi itu kuat di sana,” ucap Prof Agus.

Lalu, kenapa di negara kita koperasi belum kuat?. Alasan pertama, kata Prof Agus, dukungan politik harus menuju ke arah sana. Yang kedua harus banyak latihan.

“Kemampuan tidak akan berkembang bila tidak memiliki banyak kesempatan. Kemampuan akan berkembang kalau banyak latihan. Pengawasnya bagus, manajer nya bagus. Ujung-ujungnya ke mana, ke pendidikan,” ujarnya.

Untuk itulah, sebagai Rektor IKOPIN mengharapkan banyak dukungan kurikulum baru di universitasnya untuk mendukung apa yang dituntut oleh koperasi dan kemajuan koperasi.

Sementara, Akhmad Afandi selaku praktisi koperasi, melalui FGD ini ingin mensosialisasikan cara-cara berkoperasi yang benar dan baik. Karena pada umumnya, kata Akhmad, saat ini koperasi bergerak tidak sesuai jati diri koperasi itu sendiri.

“Ada koperasi yang orientasinya sih kelihatan bagus tapi tidak sesuai jati diri koperasi. Yang kedua, banyak koperasi yang gagal bayar, (konotasi) abal-abal dan penipuan karena berkedok koperasi. Dan yang ketiga, maaf ada koperasi yang sampai sekarang eksis puluhan tahun tapi tetap kecil aja (SHU). Jadi terkesan seperti peliharaannya si pendiri,” tuturnya.

Menurutnya, koperasi yang benar dan baik adalah lembaga yang berorientasi kepada benefit. “Jadi lembaga pemberdayaan yang berorientasi pad benefit. Yang harus diberdayakan adalah anggota sesuai dengan tujuan. Tujuannya memajukan kesejahteraan anggota,” tegasnya.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD kota Bandung, H. Erwin Ajak warga ikut serta Bangun Kota Bandung

    Anggota DPRD kota Bandung, H. Erwin Ajak warga ikut serta Bangun Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Reses Anggota DPRD kota Bandung komisi D dari fraksi PKB, di hari yang sama sebelumnya H. Erwin berdialog dengan warga kacapiring dan Samoja di gedung Pepabri dilanjutkan jam 16.00 wib tanpa lelah langsung menyapa warga lengkong, di gedung BKM, di jalan Burangrang 17-19,Bandung, Sabtu , (23/11/2019) Kedatangan Dewan DPRD Kota Bandung Fraksi […]

  • Hampir Sepekan Komoditas Sayuran Alami Penurunan Harga

    Hampir Sepekan Komoditas Sayuran Alami Penurunan Harga

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI MBInews.id – Hampir sepekan, beberapa komoditi jenis sayur-sayuran terus alami penurunan harga. Seperti, bawang merah jawa kini dibandrol Rp26 ribu, yang semula berada dikisaran 28 ribu/kg, begitu juga dengan cabai keriting hijau dari Rp15 ribu menjadi Rp12 ribu/kg, termasuk cabai rawait merah dan lokal juga ikut turun yang saat ini hampir sama berada diangka […]

  • BRI RO Bandung dan BO Jatibarang Distribusikan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Indramayu

    BRI RO Bandung dan BO Jatibarang Distribusikan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Indramayu

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Indramayu || MBInews.id – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, BRI Regional Office (RO) Bandung bersama Branch Office (BO) Jatibarang menyalurkan 5.000 paket sembako kepada warga kurang mampu di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Penyerahan bantuan dilakukan secara bertahap pada Jumat […]

  • Baksos Ramadhan, Pokdar Kamtibmas Sektor Cikole Bagikan Ribuan Takjil

    Baksos Ramadhan, Pokdar Kamtibmas Sektor Cikole Bagikan Ribuan Takjil

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan anggota Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Sektor Cikole, Resor Sukabumi Kota, melakukan kegiatan bakti sosial berupa bagi-bagi takjil di seputaran ruas Jalan Veteran, tepatnya di depan Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Ketua Pokdar Kamtibmas Sektor Cikole, Sony Kuntara mengatakan, kegiatan sosial ini telah rutin dilakukan setiap tahunnya. Dirinya […]

  • Ketua Pansus DPRD Kota Bandung,  Support Dan Gairah Di Lingkungan Pemkot Bandung

    Ketua Pansus DPRD Kota Bandung, Support Dan Gairah Di Lingkungan Pemkot Bandung

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Pansus 5 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Aries Supriyatna berharap dengan adanya Raperda Kota Bandung tentang Perubahan atas Perda No. 8/2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, dapat menggairahkan kembali aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Hal tersebut disampaikannya pada Rapat Kerja Pansus 5 DPRD Kota […]

  • Ineu Purwadewi Sundari Optimis Jumlah Kasus Terpapar Covid-19 di Jabar Akan Turun

    Ineu Purwadewi Sundari Optimis Jumlah Kasus Terpapar Covid-19 di Jabar Akan Turun

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUMEDANG, MBInews.id –   Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Dr. Ineu Purwadewi Sundari optimis jumlah kasus terpapar Covid-19 di Jabar akan terus menurun terutama dibeberapa daerah yang menerapakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4. “Jika semua stakeholder terkait dan masyarakat bersama sama untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 secara […]

expand_less