Breaking News
Trending Tags

Warga Kota Sukabumi Diminta Tak Panik, Kenali Gejala Cacar Monyet

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 19 Nov 2023
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Maraknya penemuan kasus cacar monyet (monkeypox) yang terjadi di Indonesia saat ini, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menghimbau agar masyarakat Kota Sukabumi tidak perlu khawatir, karena hingga saat ini belum ada kasus cacarmonyet yang terkonfirmasi di wilayah Kota Sukabumi.

Namun demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, ada baiknya masyarakat mengenali apa saja gejala klinis yang terjadi saat tubuh terjangkit monkeypox.

“Meskipun belum ada kasus yang terdeteksi di Kota Sukabumi, namun kita tetap harus waspada. Karena tentunya mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujar Reni kepada awak media, Minggu (19/11).

Lanjut Reni, terkait gejala klinis yang terjadi pada tubuh jika terjangkit monkeypox adalah, penderita mengalami demam, sakit kepala, nyeri pada otot serta timbulnya bintik-bintik ruam pada sekujur tubuh.

“Untuk masa inkubasi virus terhadap penderita itu berlangsung selama 6-13 hari. Dan gejala yang terlihat jelas oleh kasat mata yaitu timbulnya ruam diatas kulit, bahkan hingga mulut,” bebernya.

Gejala klinis pada tubuh penderita cacar monyet.

Masih menurut Reni, meskipun penyakit monkeypox telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan Internasional oleh WHO pada tahun 2022 lalu, namun memang hingga saat ini masih belum terdapat obet spesifik untuk mengobati penyakit yang disebakan oleh Monkeypox Virus tersebut.

“Jadi sejauh ini penderita masih diberikan simptomatis (sesuai gejala) yang terjadi di penderita,” tandasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Pelayanan Satpel Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung

    Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Pelayanan Satpel Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung

    • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBInews.id – Sekretaris Komisi II Yunandar Eka Perwira menilai, keberadaan Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung menjadi salah satu faktor pendukung kegiatan bisnis masyarakat Jawa Barat khsusnya pada industri tekstil dan garmen. Yunandar menambahkan, untuk menunjang keberadaannya dibutuhkan peningkatan pelayanan-pelayanan agar dapat membantu memfasilitasi industri tekstil dan garmen menuju arah yang lebih baik lagi. […]

  • Pawai Tarhib 1 Muharam 1444 Hijriah, Kapolsek Cikole: Kegiatan Berjalan Kondusif

    Pawai Tarhib 1 Muharam 1444 Hijriah, Kapolsek Cikole: Kegiatan Berjalan Kondusif

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Polsek Cikole, melakukan pengamanan rombongan pawai Tarhib 1 Muharram 1444 Hijriyah. Kegiatan tersebut, berlangsung sesaat setelah apel Wihdatul Ummat usai, Sabtu (30/7/2022) pagi. “Puluhan personel Polsek Cikole disiagakan di sepanjang Jalan Veteran, yakni jalur yang dilalui para peserta pawai,” ujar Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna, usai memimpin langsung pengamanan yang berada […]

  • Tingkatkan Tata Ruang Kota Sukabumi, Fahmi : Peran Aktif Masyarakat Dan Kerjasama Segala Sektor

    Tingkatkan Tata Ruang Kota Sukabumi, Fahmi : Peran Aktif Masyarakat Dan Kerjasama Segala Sektor

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SUKABUMI MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus melakukan langkah-langkah penataan ruang wilayahnya ke arah lebih baik. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu perlu adanya kerjasama yang baik dengan segala sektor, termasuk dengan masyarakat. Seperti dikatakan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, dalam meningkatkan tata ruang di kota Sukabumi diperlukan peran aktif masyarakat. Apalagi, kata Fahmi undang-undang […]

  • Yana: Kota Bandung Harus Ramah Investasi

    Yana: Kota Bandung Harus Ramah Investasi

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya agar investor memilih Kota Bandung sebagai lokasi tujuan. Oleh karenanya, Kota Bandung harus ramah investasi. Untuk itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung menggelar pelatihan terpadu di Grandia Hotel, 12-14 April 2022. “Investasi menjadi kunci pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Investasi bertujuan […]

  • Bijak Dan Sikapi Berita virus Covid-19 Yang Bener, Dani : Jaga Kebersihan Ambil Hikmah Positif

    Bijak Dan Sikapi Berita virus Covid-19 Yang Bener, Dani : Jaga Kebersihan Ambil Hikmah Positif

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Menelitik kabar berita yang setiap hari bahkan jadi frame Trend di pemberitaan dibelahan dunia saat ini yaitu wabah virus corona namun kita semua harus bijak mengambil keputusan dan hati-hati. Allah SWT memberikan cobaan karena semata-mata menguji kita, sampai sejauh mana keimanan kita ungkapan H. Dani Nurahman S. Ip., M. Ap., dalam perbincangan […]

  • Manfaatkan Kawasan Perhutanan, Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Desa Alam Endah

    Manfaatkan Kawasan Perhutanan, Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Desa Alam Endah

    • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    KAB BANDUNG, Mbinews.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengapresiasi, pengelolaan desa wisata di kawasan Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Desa Alam Endah dinilai berhasil, memanfaatkan kawasan perhutanan tersebut menjadikan kawasan wisata alam melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Arif Hamid […]

expand_less