Breaking News
Trending Tags

Bupati Dadang Supriatna Sebut Badawang Ciri Khas Kesenian Kabupaten Bandung

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengenalkan warisan budaya dan seni badawang serta wayang golek yang saat ini terus dilestarikan masyarakat Kabupaten Bandung, saat silaturahmi dan pengambilan foto untuk penerbitan majalah “Anugerah PWI” serta pembuatan video penerima anugerah dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Kantor PWI  Pusat Gedung Dewan Pusat Lt. IV, Jalan Kebon Sirih Jakarta, Kamis (4/1/2024).

Di hadapan pengurus PWI Pusat, Bupati Dadang Supriatna didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Bandung Yosep Nugraha mengungkapkan bahwa Kabupaten Bandung memiliki potensi dan warisan budaya yang sangat beragam, mulai dari peninggalan situs-situs bersejarah sampai seni pertunjukkan, salah satunya adalah kesenian badawang. Kesenian badawang ini menjadi ciri khas kesenian Kabupaten Bandung, selain ada pula kesenian reog, singa depok dan lain sebagainya.

“Badawang merupakan pertunjukkan khas Kabupaten Bandung yang kini telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) nasional. Badawang yang merupakan seni budaya masyarakat ini biasanya dimainkan dalam acara-acara pesta kesenian rakyat seperti mapag menak, arak-arakan, memeriahkan khitanan dan lain sebagainya. Selain itu ditampilkan pada kegiatan masyarakat,” tutur Dadang Supriatna.

Pengurus PWI Pusat menyimak paparan yang disampaikan bupati Bandung terkait kesenian badawang yang merupakan warisan budaya tak benda di Jakarta, Kamis (4/11/24)

Bupati Bandung menilai bahwa kesenian badawang merupakan inovasi budaya lokal unggulan dan identitas daerah Kabupaten Bandung. Kesenian badawang itu dengan menampilkan boneka besar berwujud tokoh Panakawan Sunda, yaitu Semar, Cepot, Dawala dan Gareng.

“Hingga saat ini, kesenian badawang masih diminati dan dilestarikan oleh masyarakat Kabupaten Bandung. Saat ini masih ada beberapa lingkung seni yang mempertunjukkan kesenian Badawang,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan cukup banyak seni budaya yang saat ini berkembang di Kabupaten Bandung.

Dadang Supriatna menyebutkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah memasukan kesenian badawang sebagai Warisan Budaya Tak Benda sejak 2018 dan berhasil ditetapkan pada WBTB Wilayah Kerja Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Jawa Barat tahun 2019.

“Pemkab Bandung mendorong mitra kesenian (Paseban) di desa-desa untuk menampilkan seni badawang dalam kegiataan pagelaran atau pentas seni sebagai bentuk tindak lanjut untuk pelestarian kesenian badawang yang tertulis pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bandung No 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Daerah,” jelas Dadang Supriatna.

Bupati Bandung mengungkapkan bahwa para pegiat seni di Kabupaten Bandung juga didorong agar memiliki legalitas hukum agar dapat menunjang kepercayaan tiap pihak untuk menjalin kerja sama.

“Pemerintah terus memberikan support kepada masyarakat untuk terus menjalankan kesenian badawang sebagai identitas budaya Kabupaten Bandung serta membuka peluang bisnis bagi pelaku seni maupun pengrajin boneka badawang,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna menyebutkan, bahwa seni badawang bisa menjadi salah satu warisan budaya khas Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri.

“Seni badawang dapat ditampilkan di kancah global sebagai pertunjukkan seni dari Indonesia,” katanya.

Kang DS mengungkapkan bahwa seni badawang memenuhi 3 borang dari 10 Obyek Pemajuan Kebudayaan (OPK) dan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), di antaranya seni pertunjukkan, ritual khusus (ritus) dan adat istiadat.

Lebih lanjut Kang DS mengatakan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bandung seringkali melibatkan seni badawang dalam pembukaan pesta rakyat atau kegiatan yang sifatnya helaran dan intensitas pelibatan seni  badawang di tiap tahunnya, misalnya pada HUT Kabupaten Bandung atau West Java Festival.

“Disbudpar Kabupaten Bandung membentuk Forum Kebudayaan Paseban dan DKKB (Dewan Kebudayaan Kabupaten Bandung) sebagai wadah bagi seniman dan budayawan untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membantu Pemkab Bandung melestarikan kebudayaan lokal,” jelasnya.

Kang DS mengatakan, bahwa kesenian badawang ini sudah mendapatkan penghargaan dari ORI (Original Rekor Indonesia) dalam rangka Festival Budaya Rancaekek pada kategori Rekor Opak Kolaborasi Seni Badawang. Seni badawang sudah meraih juara 4 Parade Festival Kreasi Baring Reak Jilir II tahun 2018.

“Seni badawang sudah ditetapkan sebagai WBTB dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2019. Seni badawang pernah ditampilan di beberapa acara lokal dan nasional, di antaranya Wet Java Festival 2019, Asia-Africa Festival, dan perayaaan imlek pada Bogor Street Fest,” katanya.

Kang DS berharap kesenian badawang layak menjadi produk budaya unggulan Kabupaten Bandung sebab pegiat seni badawang masih aktif tampil dan mempromosikan budaya seni badawang.

“Seni badawang masih memiliki daya tarik dan diminati oleh masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.

Diharapkannya, dengan pengakuan WBTB Wilayah Kerja Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat di tahun 2019, seni badawang bisa kembali diusulkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO sehingga memperkuat kedudukan seni badawang sebagai seni budaya unggulan khas Kabupaten Bandung.

“Kita berharap seni budaya Kabupaten Bandung dapat semakin maju dan bisa menjadi destinasi serta mendapatkan pengakuan dari para pemangku adat di tingkat lokal sampai ke tingkat internasional dalam bentuk penghargaaan WBTB dari UNESCO,” harapnya. (Aph)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepedulian Bupati Bandung, 128 Warga Ikut Dalam Isbat Nikah Terpadu di Gedung Toha Pemkab Bandung

    Kepedulian Bupati Bandung, 128 Warga Ikut Dalam Isbat Nikah Terpadu di Gedung Toha Pemkab Bandung

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Mbinews.id – Gebyar Isbat Nikah terpadu di gedung Moch Toha Komplek Pemkab Bandung (1/12/2023) merupakan momen penting dan peluang warga Kab Bandung yang belum memiliki buku Nikah. Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disduk Capil Kab Bandung ,Heri Gerakan mengatakan,” untuk Isbat kali ini merupakan pelaksanaan Isbat Ke -4 diikuti 128 peserta dan kegiatan Isbat […]

  • Sebanyak 380 Wisudawan USB YPKA tlTerus Berkarya dan Berinovasi Semangat Kolaborasi

    Sebanyak 380 Wisudawan USB YPKA tlTerus Berkarya dan Berinovasi Semangat Kolaborasi

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Rektor Universitas Sangga Buana (USB) YPKP, Dr. Didin Saepudin S.E., M.Si., mengajak lulusan terus berkarya, dan berinovasi dalam kolaborasi untuk membangun Indonesia yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. Hal itu dikatakan Rektor, Dr. Didin dalam Wisuda XXII Gelombang I Tahun Akademik 2024/2025 Sabtu (31/5/2025). USB YPKP mewisuda sebanyak 380 mahasiswa, baik lulusan Sarjana […]

  • Himbauan Untuk Mobil Toko, Satpol PP : Jalan Diponegoro Kawasan Zona Merah Dilarang Untuk Berjualan !!

    Himbauan Untuk Mobil Toko, Satpol PP : Jalan Diponegoro Kawasan Zona Merah Dilarang Untuk Berjualan !!

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menegaskan, mobil toko (Moko) dilarang berjualan di Jalan Dipenegoro dan sekitarnya. Satpol PP memastikan, hal itu sesuai dengan Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Perhubungan dan Retribusi Perhubungan. Jalan Dipenogoro merupakan zona larangan parkir. Tak hanya itu, Jalan Diponegoro juga merupakan zona merah […]

  • Sepanjang Februari 2023, Pemerintah Kota Sukabumi Terima 36 Aduan Masyarakat

    Sepanjang Februari 2023, Pemerintah Kota Sukabumi Terima 36 Aduan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sepanjang bulan Februari 2023 Pemerintah Kota Sukabumi menerima 36 aduan masyarakat. Aduan tersebut, berasal aplikasi pengaduan digital Pemerintah Kota Sukabumi dan Pemerintah Pusat, Rabu (08/03). Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi, pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, Tantan Sontani mengatakan, dari total aduan yang masuk, masih didominasi oleh aduan seputar fasilitas […]

  • Pupuk Semangat NKRI Jelang Hari Kemerdekaan, Forkopimcam Cikole, Bersama Walikota Bagikan Bendera

    Pupuk Semangat NKRI Jelang Hari Kemerdekaan, Forkopimcam Cikole, Bersama Walikota Bagikan Bendera

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jelang peringatan Dirgahayu Republik Indonesia ke-77, Jajaran Polsek Cikole bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan tingkat Kecamatan (Forpimcam) Cikole, melakukan kegiatan bersih-bersih di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Jumat (05/08). Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna, bersama anggota lainnya, mengikuti langsung kegiatan yang juga dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. “Pagi ini, […]

  • Melalui Musrenbang, Ini Harapan Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi

    Melalui Musrenbang, Ini Harapan Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ivan Rusvansyah Trisya selaku Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi berharap, usulan-usulan masyarakat yang berhasil diserap melalui kegiatan reses anggota legislatif, bisa menjadi skala prioritas utama dalam Musyarawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) tahun 2023 tingkat Kota yang dilakukan kemarin. Karena dirinya mengklaim bahwa, sebelum digelarnya acara Musrenbang tahun 2023 tingkat kota, maupun […]

expand_less