Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkab Bandung Kembangkan Aplikasi TiTaTu dan Radio Untuk Percepatan Pelaporan dan Penanganan Peristiwa Kebencanaan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam upaya mempercepat pelaporan dan penanganan dalam setiap kemungkinan terjadi peristiwa kebencanaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini sedang mempersiapkan pengembangan aplikasi TiTaTu (DiTingali, DidaTa, DibanTu).

Saat ini, aplikasi TiTaTu dalam konsep transformasi digital dalam proses pengembangan atas kolaborasi antara BPBD Kabupaten Bandung dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, bahwa pengembangan aplikasi TiTaTu ini sebagai bentuk terobosan dan inovasi Pemkab Bandung dalam pemanfaatan transformasi digital yang bisa diakses oleh semua masyarakat dalam menyampaikan atau menginformasikan setiap kejadian atau peristiwa kebencanaan dengan cepat.

“Aplikasi TiTaTu ini masih dalam proses pengembangan dan ujicoba, sehingga belum difungsikan atau diaktifkan pemanfaatannya. Tetapi sudah bisa diakses oleh masyarakat umum melalui handphone android. Diharapkan pada bulan Agustus 2024 mendatang, aplikasi TiTaTu ini bisa dilaunching oleh Bapak Bupati Bandung Dadang Supriatna,” tutur Uka Suska dalam keterangannya, Rabu (10/7/2024).

Uka Suska mengatakan maksud dan tujuan dibuatnya sebuah inovasi aplikasi TiTaTu ini adalah untuk mempercepat pelaporan dalam setiap peristiwa kebencanaan di Kabupaten Bandung.

“Aplikasi TiTaTu ini bisa diakses oleh semua masyarakat untuk mempercepat pelaporan atau penyampaian informasi kebencanaan ke BPBD Kabupaten Bandung. Dengan adanya pelaporan yang cepat, nantinya BPBD akan bergerak cepat untuk melakukan penanganan dalam setiap peristiwa atau kejadian kebencanaan. Selain itu, BPBD juga akan bergerak cepat untuk melakukan koordinasi dengan berbagai unsur yang ada di lapangan,” tutur Uka Suska.

Sebaliknya, imbuh Uka Suska, jika lambat dalam pelaporan sebuah peristiwa kebencanaan, selain akan menimbulkan kerusakan juga dikhawatirkan menimbulkan korban jiwa di sekitar lokasi kejadian.

“Ada pengalaman yang sempat kita alami. Misalnya, disaat ada kejadian bencana, laporan baru diterima BPBD setelah beberapa jam setelah kejadian kebencanaan itu. Ada juga BPBD baru menerima laporan, pada esok harinya atau setelah satu hari dari peristiwa kebencanaan,” ujar Uka Suska.

Ia berharap dengan adanya aplikasi TiTaTu ini dapat mempercepat laporan atau informasi kebencanaan yang didapat BPBD secara real time.

“Mengingat aplikasi ini bisa diakses masyarakat melalui handphone android atau digitalisasi. Masyarakat tinggal men-download aplikasi TiTaTu di play store, bisa langsung tampil atau tertera di layar handphone,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung ini juga berharap dengan ketersediaan aplikasi TiTaTu, masyarakat kedepannya bisa dengan mudah mengakses hasil kajian risiko bencana (KRB) di semua kecamatan di Kabupaten Bandung.

“Dengan adanya hasil KRB ini, masyarakat bisa melihat potensi bencana yang terjadi di wilayahnya. Apakah ada potensi bencana banjir, gempa bumi, longsor, angin kencang, dan potensi lainnya. KRB hasil BPBD di semu kecamatan itu, nantinya akan diakses ke aplikasi tersebut,” katanya.

Ia juga berharap dengan adanya hasil KRB yang disusun BPBD itu, bisa menjadi rujukan pemerintah desa maupun kecamatan dalam melakukan mitigasi maupun melakukan sebuah perencanaan di daerah.

“Hal itu dalam upaya mengurangi risiko kebencanaan,” katanya.

Tak hanya itu, Uka Suska juga saat ini sedang melakukan aktivasi penggunaan frekwensi Radio yang sudah terpasang di setiap kecamatan.

“Kita berusaha untuk memfungsikan kembali frekwensi Radio yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Bandung, untuk pelaporan dengan cepat ke BPBD setiap peristiwa kebencanaan yang terjadi di wilayah,” ungkap Uka Suska.

Dikatakannya, dengan penggunaan frekwensi Radio ini, tidak akan terganggu dengan kondisi sinyal atau jaringan seperti dalam penggunaan sambungan handphone atau seluler.

“Kita juga berharap kedepannya, dalam penggunaan frekwensi Radio ini, atau penggunaan pesawat Radio HT (handy talky) sampai ke desa-desa yang ada di semua desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung. Dengan penggunaan Radio HT ini akan mempercepat informasi kebencanaan diterima oleh BPBD,” tuturnya.

Terkait dengan pemanfaatan aplikasi TiTaTu dan Radio itu, imbuhnya, kini sedang dilakukan sosialisasi kepada sejumlah pihak melalui bimbingan teknis.

“BPBD bersama Diskominfo berusaha untuk memanfaatkan aplikasi TiTaTu ini mengingat saat ini, masyarakat sudah serba digital atau menggunakan fungsi android untuk mendapatkan informasi dalam aktivitas sehari-hari,” kata Uka Suska.

Uka Suska mengatakan pentingnya ada aplikasi TiTaTu ini, menyusul Kabupaten Bandung berada pada kawasan rawan bencana. Mulai dari bencana longsor, pergerakan tanah, gempa bumi, angin kencang, banjir, kebakaran lahan dan hutan.

Selain itu, katanya, Kabupaten Bandung berdasarkan morfologi atau letak geografisnya memiliki luas wilayah  174.000 hektare. Selain itu, kondisi alamnya banyak terdapat perbukitan, pegunungan, lereng curam dan kondisi alam lainnya.

“Untuk itu, fungsi aplikasi TiTaTu dan Radio bisa dioptimalkan dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung yang semakin Bedas, khususnya dalam penanganan cepat peristiwa kebencanaan,” katanya.(HEN)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Pers Nasional 2020, Gubernur Kalsel  Launching Armada Bus Pariwisata

    Hari Pers Nasional 2020, Gubernur Kalsel Launching Armada Bus Pariwisata

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANJARMASIN, MBInews.id –  Momen Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan  melahirkan karya inovasi besar dalam rangka mempercepat pembangunan daerah. Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor,  sejak dilantik menjadi gubernur, 12 Februari 2016,  mengingatkan perangkat kerja di jajarannya untuk menggerakkan kekuatan baru perekonomian daerah dengan menggali potensi sumber daya alam […]

  • Kasad Kukuhkan Pangdam I/BB Bersama Wali Kota Sebagai Bapak Asuh Anak Stunting Kota Medan

    Kasad Kukuhkan Pangdam I/BB Bersama Wali Kota Sebagai Bapak Asuh Anak Stunting Kota Medan

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BELAWAN, MBInews.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dr Dudung Abdurachman, SE, MM, mengukuhkan Pangdam I/BB, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, SE, MSi, bersama Wali Kota Medan, M Bobby Afif Nasution sebagai Bapak Asuh Anak Stunting Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (27/10/2022). Dalam acara yang dirangkai dengan Pencanangan TNI Manunggal Bangga Kencana Kesehatan […]

  • Komisi I DPRD Jabar Berharap Pencabutan Moratorium Pemekaran Daerah Segera Dicabut Pemerintah Pusat

    Komisi I DPRD Jabar Berharap Pencabutan Moratorium Pemekaran Daerah Segera Dicabut Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pada momentum Hari Jadi ke-79 Provinsi Jabar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Oleh Soleh menyoroti sektor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Oleh Soleh berharap 3 sektor tersebut terus membaik, mengalami peningkatan positif. “Tentu harapannya tiada lain, tiada bukan. Masyarakat Jabar berharap agar Jawa Barat ini lebih baik. Mulai pelayanan di bidang […]

  • Dorong Kemajuan dan Perkembangan UMKM di Jabar dan Banten, bank bjb Kolaborasi Dengan Investree

    Dorong Kemajuan dan Perkembangan UMKM di Jabar dan Banten, bank bjb Kolaborasi Dengan Investree

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) bersama PT. Investree Radhika Jaya menyepakati perjanjian kerja sama Penyaluran Kredit UMKM Channeling dengan total penyaluran pada tahap awal senilai Rp 50 miliar. Sinergitas bank bjb dengan Fintech ini dijalin melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyaluran Kredit UMKM Channeling kepada […]

  • Bank BJB Kolaborasi Wujudkan Laju Ekonomi Masyarakat

    Bank BJB Kolaborasi Wujudkan Laju Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai Bank Pembangunan Daerah di Jawa Barat, bank bjb memiliki komitmen untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, tak terkecuali masyarakat desa.  Dukungan bank bjb dalam meningkatkan laju perekonomian masyarakat desa terwujud dalam berbagai kolaborasi dengan pemerintah daerah. Salah satunya adalah kerja sama berkesinambungan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPM Desa) Jawa Barat. […]

  • Sosialisasi Vaksin Bisa Dilakukan Sekolah Secara Mandiri

    Sosialisasi Vaksin Bisa Dilakukan Sekolah Secara Mandiri

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUMEDANG, Mbinews.id–  Guna menunjang kekebalan tubuh program vaksinasi yang dijalankan pemerintah terus diupayakan dan berjalan secara bertahap. Maka dari itu komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meminta agar upaya sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah termasuk dalam konteks daerah nantinya dilakukan secara optimal. Anggota komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah mengatakan, sosialisasi pentingnya vaksinasi […]

expand_less