Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Belum Optimal Menjaga Bangunan 1.770 Cagar Budaya

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Anggota Panitia Khusus (Pansus) 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Muhammad Reza Panglima Ulung menyampaikan kepada MBInews.id, Pemerintah Kota Bandung belum optimal dalam menjaga mayoritas Bangunan Cagar Budaya, sehingga jadi salah satu alasan DPRD Kota Bandung melalui Pansus 4, membahas Raperda tentang Pengelolaan Cagar Budaya.

Sebenarnya Pemkot Bandung sudah ada perhatian terhadap bangunan cagar budaya, tapi memang belum maksimal.

Lebih jauh, Anggota Pansus 4 ini mengungkapkan, dibahasnya Raperda ini untuk memberikan perlindungan hukum, pelestarian, dan pengelolaan cagar budaya secara lebih efektif di tingkat daerah.

“Cagar budaya rentan terhadap perusakan, alih fungsi, atau pengabaian, dengan adanya Perda memberikan dasar hukum yang lebih spesifik dibandingkan aturan nasional, disesuaikan dengan kondisi daerah,” ungkapnya.

Pelestarian Identitas dan Warisan Budaya Setiap daerah memiliki sejarah, tradisi, dan benda cagar budaya yang unik. Sehingga dengan adanya Perda membantu memastikan bahwa warisan tersebut tetap terjaga untuk generasi mendatang.

“Disamping mendorong pariwisata dan ekonomi lokal, Cagar Budaya yang terawat bisa menjadi daya tarik wisata dan mendukung ekonomi masyarakat sekitar. Dan dengan adanya Perda, pengelolaannya bisa lebih profesional dan terencana,” tegasnya.

Pansua 4 juga menilai secara umum kondisi cagar budaya di Kota Bandung cukup beragam. Saat ini terdapat sekitar 1.770 bangunan cagar budaya, termasuk kategori Cagar Budaya Kelas A yang memiliki nilai sejarah tinggi.

“Beberapa bangunan seperti Aula Barat dan Aula Timur ITB terjaga dengan baik, namun ada juga yang mengalami kerusakan, seperti Gedung Pusat Kebudayaan yang atapnya roboh pada 2024,” jelasnya.

Tantangan utama meliputi kurangnya perawatan, tekanan pembangunan modern, dan alih fungsi bangunan. Banyak cagar budaya terancam tergeser oleh pembangunan baru. Meski sudah ada regulasi daerah dan apresiasi dari Pemerintah, implementasi dan pengawasan masih perlu diperkuat.

“Komunitas seperti Aleut bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk memetakan dan menjaga cagar budaya agar tetap lestari,” kata Reza.

Menurut Reza, masih kurang baik nya kondisi mayoritas bangunan cagar budaya di Kota Bandung, karena kurangnya pengawasan dan perawatan menyebabkan beberapa bangunan rusak, seperti robohnya atap Gedung Pusat Kebudayaan pada 2024.

Selain itu, pesatnya pembangunan modern sering kali mengorbankan cagar budaya, menunjukkan bahwa regulasi belum cukup kuat dalam mencegah alih fungsi atau perusakan bangunan bersejarah.

“Secara keseluruhan, Pemkot Bandung sudah menunjukkan perhatian, tetapi masih perlu pengawasan lebih ketat, penegakan aturan yang tegas, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam pelestarian cagar budaya,” ungkap politisi Parlai Golkar ini.

Banyak bangunan cagar budaya di Kota Bandung mengalami alih fungsi dan perubahan struktur, terutama di kawasan Jalan Braga dan Jalan L.L.R.E. Martadinata. Faktor utama perubahan ini adalah pesatnya pembangunan, kebutuhan ekonomi, dan minimnya pengawasan.

Di Jalan Braga, yang dulunya dikenal sebagai pusat perdagangan klasik, kini banyak bangunan bersejarah diubah menjadi pusat bisnis modern, seperti kafe, restoran, dan toko ritel, sering kali dengan modifikasi signifikan pada interior dan eksteriornya.

Sementara itu, di Jalan L.L.R.E. Martadinata, banyak bangunan mengalami perubahan fasad dan elemen arsitektur, menghilangkan nilai otentik cagar budaya.

Meskipun Pemkot Bandung telah mengeluarkan regulasi pelestarian, lemahnya pengawasan menyebabkan banyak bangunan kehilangan keasliannya atau bahkan dihancurkan. Upaya pelestarian perlu diperkuat dengan penegakan aturan yang lebih ketat serta peningkatan kesadaran masyarakat .

Telah melalukan studi banding ke Jakarta dan Bali. Studi banding di Jakarta dilakukan bersama Dinas Kebudayaan yang membahas mengenai Raperda tersebut. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Sukabumi Tinjau Pembangunan Rutilahu

    Walikota Sukabumi Tinjau Pembangunan Rutilahu

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, melakukan peninjauan proses pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang berada di Kelurahan Cibereum Hilir, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi. Rabu, (3/11/2021). Dalam tinjauannya, Fahmi berkomunikasi langsung dengan para pemilik rumah, yang mendapatkan bantuan stimulan, berupa paket bahan baku bangunan, senilai 17,5 juta Rupiah, untuk digunakan sebagai perbaikan […]

  • Komisi II DPRD Jabar, Rapat Pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2023

    Komisi II DPRD Jabar, Rapat Pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2023

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    KAB. SUMEDANG, MBInews id –  Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat R Yunandar Rukhiadi Eka Perwira mengapresiasi, peningkatan jumlah belanja pegawai yang terjadi pada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Namun disisi lain, Yunandar menyebutkan bahwa terjadinya peningkatan tersebut harus diimbangi dengan belanja modal atau operasional yang berkaitan langsung dengan program di masyarakat. “Kami berharap […]

  • Bank bjb Gelar Promo Layanan Kredit Guna Bakti Ektra Fast

    Bank bjb Gelar Promo Layanan Kredit Guna Bakti Ektra Fast

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBinews.id – Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas debitur, bank bjb kembali hadir menggelar promo layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan para debitur. Promo kali ini berlaku untuk produk Kredit Ritel bjb yaitu bjb Kredit Guna Bhakti (KGB) Ekstra melalui program bjb Kredit Guna Bhakti (KGB) Ekstra Fast. bjb KGB Ekstra adalah fasilitas kredit yang […]

  • Bappeda Kota Sukabumi  Tunggu Kepastian  Banprov Sebesar Rp.113 Milyar Untuk Dua Pembangunan Strategis

    Bappeda Kota Sukabumi Tunggu Kepastian Banprov Sebesar Rp.113 Milyar Untuk Dua Pembangunan Strategis

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kepala Bidang Fisik Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi Imran Wardhani, masih menunggu kepastian kelanjutan pembangunan yang bersumber dari Pemerintah Provisni Jawa Barat (Pemprov Jabar). pasalnya, ada beberapa recofusing anggaran untuk covid-19.”Kita masih menunggu keputusan dari gubernur, apakah nantinya tetap akan dilanjut atau seperti apa,”ungkap Imran. Jumat, (26/06/2020). Imran mengatakan, bantuan […]

  • Longsor Di Cibeureum Sukabumi 3 Rumah Terancam

    Longsor Di Cibeureum Sukabumi 3 Rumah Terancam

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Akibat hujan deras mengguyur Kota Sukabumi mengakibatkan longsor di pemukiman padat penduduk Rt 05 / RW 05, Kelurahan Sindang Palay Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi. Senin (08/02/21). “Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari yang luasnya 1,5, tinggi 3 meter luas panjang 15 meter. Diakibatkan curah hujan yang sangat tinggi sehingga menyebabkan […]

  • KPPD Bandung Bangun Karakter Anak

    KPPD Bandung Bangun Karakter Anak

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Anggota DPRD Kota Bandung, Hj. Salmiah Rambe, S.Pd.I, M.Sos., menghadiri Undangan Kemendikbudristek Acara Diskusi Kelompok Terpumpun dan Pengukuhan Pengurus KPPD Kota Bandung, di Novotel Bandung, Senin (9/10/2023). Acara diskusi ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Drs. H. Hikmat Ginanjar serta jajaran dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat. Pada acara […]

expand_less