Cimahi & KBBNasional

Peternak Sapi Perah GKSI dan KPSBU Terima Bingkisan dan Tank Cold Storage dari PT Diamond Grup

BANDUNG BARAT, Mbinews.id-Sebagai bentuk apresiasi terhadap para peternak susu sapi perah yang telah berkontribusi dalam menjaga kualitas dan mutu bahan baku produk susu Diamond, sekaligus untuk memperkuat kemitraan strategis dengan para peternak.  Salah satu perusahaan produksi dan distribusi makanan dan minuman pendingin terkemuka yaitu PT Diamond grup memberikan bingkisan dan bantuan tank cold storage ke peternak sapi perah yang tergabung dalam Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) dan KPSBU Jawa Barat.

Bingkisan yang jumlahnya mencapai 5.500 buah dan tank cold storage itu diberikan di Gedung Abadi Hash, Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (21/9/2019). Turut hadir di acara itu, Presiden Direktur Diamond Group, Norman Chen dan Direktur Sales dan Marketing Manufacturing Division PT. Diamond Cold Storage, Melisa Huang.

Ketua GKSI, Dedi mengatakan, kerja sama antara GKSI, KPSBU, dan PT. Diamond Grup ini sudah terjalin sejak tahun 2000 yang artinya sudah 19 tahun terbangun. Dimulai ketika Diamond baru tumbuh, dalam sehari mengirim susu itu hanya satu mobil, sekarang sudah hitungan ton dalam sehari.

“Diamond tumbuh begitu cepat. Dengan dinamika seperti itu, banyak menimbulkan pertanyaan, kenapa Diamond bisa tumbuh dengan cepat?” ujarnya.

Dedi menjelaskan, sebanyak 90 persen bahan baku susu yang dikirim ke Diamond itu dari GKSI. Pihaknya tetap konsisten bekerja sama dengan Diamond, karena PT. Diamond telah memberi kenyamanan kepada para peternak susu sapi perah khususnya yang ada di Lembang.

“Dalam bingkisan itu ada 1 liter jus jeruk, 1 liter jus apel, 1 liter jambu, 8 kotak jus sirsak dan uang pengganti transport untuk para penerima bingkisan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Dedi, Diamond tak hanya memberikan bingkisan, juga memberikan 2 tank cold storage untuk GKSI dan KPSBU untuk meningkatkan kualitas susu sapi perah. Dedi mengimbau, untuk seluruh peternak susu sapi perah agar bisa konsisten dalam menjaga kualitas susu dan dua unit tank ini akan disimpan di pusat.

“Kami pantang untuk berkhianat ketika kami telah melakukan MoU dengan Diamond dan 10 tahun kedepan kami akan dedikasikan hasil susu kami untuk Diamond. Kita akan Saling bersinergi, saling menjaga hubungan, dan saling menguntungkan,” katanya.

Di acara itu, Presiden Direktur PT. Diamond Grup, Norman Chen mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi pada seluruh peternak sapi perah di Jabar, khususnya di Lembang.

“Kami sangat bangga bisa menyampaikan hasil kemitraan ini yang merupakan kontribusi dari peternak yang tetap konsisten dalam menjaga kualitas bahan baku susu untuk Diamond,” ungkapnya.

Norman mengatakan, kemitraan ini telah dibina dan berjalan selama bertahun-tahun dan telah memberikan manfaat tidak hanya kedua belah pihak. Namun juga, bagi para konsumen untuk senantiasa mengkonsumsi susu dengan kualitas terbaik.

Norman mengaku, pihaknya menyadari bahwa peternak memiliki peranan yang sangat esensial untuk menjaga kualitas bahan susu untuk produk Diamond. Pihaknya sangat berharap bingkisan yang diberikan pada hari ini bisa memberi kebahagiaan bagi keluarga masing-masing.

“Kita semua harus bangga dengan hasil kerja keras kita, bahwa produk kita telah dipasarkan dan digemari oleh konsumen nasional karena memiliki kualitas yang tinggi,” ujarnya.

Norman memaparkan, Diamond yang bermitra dengan GKSI dan KPSBU saat ini hampir 6.000 anggota berharap bisa memenuhi kebutuhan gizi untuk anak cucu kita. Banyak kendala yang telah dilalui, namun semua bisa dijawab melalui komitmen yang kuat,” bebernya.

Peningkatan produksi, kualitas, bantuan sarana dan prasarana, lanjut Norman, dapat menunjang kualitas susu untuk mutu yang lebih baik. Maka pihaknya menyerahkan dengan senang hati dua tangki tersebut. Hal tersebut dilakukan dalam rangka merealisasikan komitmen dan bentuk apresiasi bagi para peternak sapi.

“Sejalan dengan visi dan misi dari Diamond, kita bersama membangun masa depan untuk ita dan keluarga, untuk memperbaiki gizi anak bangsa di nusantara agar tumbuh dan bisa meraih masa depannya,” ujarnya.

Untuk standarisasi, proses produksi susu juga mengacu pada SNI susu segar 01-3141-2011, Goog Manufacturing Practices (GMP) dan Food Safety Certification (FSSC) serta telah tersertifikasi standar halal Indonesia. (Koes)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button