Breaking News
Trending Tags
Beranda » Cimahi & KBB » Alami Penurunan Tanah, Pemkot Cimahi Minta Industri Kurangi Pengambilan air bawah tanah

Alami Penurunan Tanah, Pemkot Cimahi Minta Industri Kurangi Pengambilan air bawah tanah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 5 Des 2019
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mbinews.id, CIMAHI– Hasil penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB) menunjukan adanya peristiwa penurunan tanah yang terjadi di wilayah Bandung Raya yang cukup mengkhawatirkan. Termasuk di Kota Cimahi. Pemkot Cimahi angkat bicara perihal adanya aktifitas penurunan permukaan tanah (landsubsidence) di Bandung Raya, termasuk di Kota Cimahi, yang dianggap cukup mengkhawatirkan.

Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi menyebutkan, sumber air bawah tanah di Kota Cimahi masuk zona merah, yang berimbas pada penurunan permukaan tanah (land subsidence). Penurunan tanah di sejumlah titik bisa mencapai 1-20 centimeter pertahunnya.

Salah satu penyebabnya adalah eksploitasi air bawah tanah di industri yang memiliki lebih dari satu titik dengan penggunaan berlebihan untuk proses produksi. Agar eksploitasi sumber air tidak semakin menjadi, industri disarankan mulai melakukan daur ulang air limbah. “Jangan langsung dibuang tapi harus bisa diolah lagi. Jangan terus menyedot air tanah,” tegasnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi, menjelaskan, sumber air bawah tanah di Kota Cimahi masuk zona merah, jika sudah masuk zona merah, artinya kualitas air dengan kedalaman sumur dalam atau lebih dari 40 meter sudah tidak memadai. Hal tersebut lantaran eksploitasi berlebihan yang dilakukan, terutama oleh industri.

“Cimahi ini sudah masuk ke zona merah sumber air dangkal dan sumber air dalam. Semua daerah di Cimahi itu zona merah, sudah tidak lagi membuka titik air baru,” ungkap Nur, Kamis (5/12/2019).

Meski masuk dalam zona merah untuk air dalam, lanjut Nur Kuswandana, namun untuk sumur dangkal dengan kedalaman kurang dari 40 meter masih bisa dieksplorasi. Namun tetap harus melalui prosedur perizinan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sumur dangkal itu masih bisa dimanfaatkan tentunya untuk kebutuhan rumah tangga. Tapi kalau mau membuka titik baru harus ada izin dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat dan Cimahi dari tahun kemarin sudah tidak membuka titik baru untuk industri,” ungkapnya.

Meskipun Cimahi mengalami penurunan tanah, namun menurut Nur kondisinya tidak akan separah dengan penurunan tanah di wilayah selatan Bandung. “Kalau Cimahi memang bekas endapan danau purba, tapi bukan bagian terendah melainkan bagian terluarnya, jadi dampaknya ada tapi tidak akan terlalu signifikan,” jelasnya.

Sementara menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Mochamad Ronny mengatakan, salah satu penyebab adanya penurunan permukaan tanah itu salah satunya disebabkan oleh pengambilan air bawah tanah dalam yang volumenya cukup banyak.

“Makin banyak pengambilan air sumur dalam, potensi penurunan tanahnya juga makin besar. Makannya harus dibatasi,” kata Ronny.

Aktifitas pengambilan air bawah dalam disinyalir selama ini dilakukan oleh industri di Kota Cimahi. Pemkot Cimahi sendiri belum melakukan pengecekan sedalam mana aktifitas pengambilan air bawah tanah industri di Kota Cimahi. Sebab itu menjadi kewenangan Pemprov Jabar.

Namun, kata Ronny, untuk perusahaan/industri di Kota Cimahi diwajibkan membuat sumur imbuhan sebagai penyeimbang dari sumur dalam jika ingin melakukan aktifitas pengambilan air. “Kalau ke pelaku usaha di dalam dokumen lingkungan ketika ada pengambilan air tanah artesis tanah dalam maka harus diimbangi dengan sumur imbuhan (kalau ada air hujan masuk sumur imbuhan),” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota Cimahi seharusnya bergerak cepat melakukan penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk menampung air hujan sebelum mengalir ke sungai.”Harusnya sudah mulai memikirkan penggunaan air olahan, jadi industri tidak lagi menyedot air bawah tanah,” pungkasnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bank bjb Dukung Ekspor Porang ke China, Sejahterakan Petani Melalui Kredit Pola Kemitraan

    bank bjb Dukung Ekspor Porang ke China, Sejahterakan Petani Melalui Kredit Pola Kemitraan

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – bank bjb mendukung ekspor Porang ke China agar para petani bisa lebih sejahtera melalui penyaluran kredit dengan skema pola kemitraan yang sangat menguntungkan. Dukungan bank bjb dibuktikan dalam kegiatan pelepasan ekspor perdana serpih (Chips) Porang ke negara China sebanyak 54 ton dengan total nilai sebesar Rp1,8 miliar, pada Selasa 2 Agustus 2022 […]

  • PWI dan IKWI Kota Bandung  Bagikan 300 Takjil ke Pengguna Jalan Merdeka dan Aceh

    PWI dan IKWI Kota Bandung Bagikan 300 Takjil ke Pengguna Jalan Merdeka dan Aceh

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tak biasanya suasana di perempatan antara Jalan Aceh – Jalan Merdeka tampak terjadi kemacetan lalu lintas. Kemacetan terjadi tepatnya di seberang timur Balaikota Bandung, tidak sedikit dari para pengendara yang kebanyakan pesepeda motor bejubel dan menepikan kendaraannya. Kemacetan terjadi lantaran pengendara hendak mengantri untuk mendapatkan paket makanan siap santap yang dibagikan secara […]

  • HUT Ke-76 RI, Masyarakat Bandung Luangkan 3 Menit Untuk Peringati Kemerdekaan Indonesia

    HUT Ke-76 RI, Masyarakat Bandung Luangkan 3 Menit Untuk Peringati Kemerdekaan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Para pengendara sepeda motor, mobil, sepeda, bahkan warga yang sedang berjalan kaki mendadak berhenti di persimpangan lampu merah Simpang 5 Asia Afrika – Gatot Subroto Kota Bandung pada Selasa 17 Agustus 2021. Sekira pukul 10.00 WIB, Petugas dari Dishub Kota Bandung, dan Polri – TNI pun mulai mengatur para warga tersebut agar […]

  • Nilai Transaksi Pasar Kreatif Menjanjikan, Tedy Rusmawan Optimistis Ekonomi Bandung Bangkit

    Nilai Transaksi Pasar Kreatif Menjanjikan, Tedy Rusmawan Optimistis Ekonomi Bandung Bangkit

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menilai bahwa kebangkitan perekonomian di Kota Bandung sudah berjalan. Hal tersebut ditandai dengan antuasiasme masyarakat lewat geliat ekonomi kreatif. Berdasarkan data Disperindag Kota Bandung, nilai transaksi Pasar Kreatif yang sebelumnya diselenggarakan di TSM, dan kini di Mal Festival Citylink Bandung, per hari Sabtu […]

  • Soni Daniswara, Menerima Audiensi dari Tim Relawan Bongsor

    Soni Daniswara, Menerima Audiensi dari Tim Relawan Bongsor

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Badan Kehormatan yang juga anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Soni Daniswara, S.E., menerima audiensi dari tim relawan Bojongloa Kaler Sosial Respon (Bongsor), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Selasa (07/01/2025). Turut hadir dalam kegiatan tersebut, staf ahli anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Dapil Bandung I, Dr. […]

  • HDCI Peduli Bangsa Bukti Nyata Peduli Korban Erupsi Semeru

    HDCI Peduli Bangsa Bukti Nyata Peduli Korban Erupsi Semeru

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 0
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – “HDCI Peduli Bangsa”, memang tak sekedar slogan belaka. Eksistensi kepedulian komunitas bikers motor gede (moge) Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) terhadap sesama ini, kembali ditunjukkannya dengan menghimpun bantuan sosial untuk korban erupsi Semeru. Ketua Umum HDCI Irjen Pol Teddy Minahasa, menyebutkan dana kemanusiaan HDCI Peduli Erupsi Semeru telah terkumpul sebesar Rp. 1 […]

expand_less