Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung Himbau Ketua Gugus Tugas, Dadang Naser Transparan Pengunaan Dana Covid-19 – mbinews.id
Bandung RayaJabarPemerintahanPolitikRegional

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung Himbau Ketua Gugus Tugas, Dadang Naser Transparan Pengunaan Dana Covid-19

KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id  – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Erwin Gunawan  mengimbau pemerintah daerah dan Satuan Gugus Percepatan Penanganan wabah Covid-19 Kabupaten Bandung agar anggaran terkait penanganan covid-19 dapat dikelola secara transparan agar penggunaannya efektif dan tepat sasaran.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Erwin Gunawan  kepada harian MBInews.id  dilokasi Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, Jumat (1/5/2020), Pandemi COVID-19 yang telah menyebar di Indonesia menimbulkan permasalahan komplek pada segala aspek kehidupan masyarakat yang mengancam perekonomian Indonesia, pemerintah melakukan _refocusing_  program dan realokasi anggaran negara APBN – APBD. Langkah pemerintah yang perlu disorot adalah penerbitan Perppu No.1 tahun 2020. Ungkapnya

Dengan besarnya alokasi anggaran Covid-19 tersebut, Komisi A DPRD kabupaten Bandung menginginkan agar kebijakan anggaran yang dilakukan dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan covid 19.

“Saya berharap, seluruh dana untuk penanganan covid dapat digunakan tepat sasaran dan dikelola secara transparan dengan melibatkan unsur terkait,” ungkapnya

Seperti halnya, gencarnya gerakan PKK dalam penanganan virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bandung besutan ketua PKK Kab. Bandung Hj. Kurnia Agustina Dadang M. Naser, menuai banyak pertanyaan.ucapnya

Menurut Erwin Gunawan sebagai anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Kab. Bandung, menyebutkan perilaku tersebut hal yang wajar dan harus kita hargai, prinsipnya semua orang dengan posisi apapun wajib hukumnya membantu sesama sesuai kekamampuannya, karena itulah hakekat gotong royong yang saya pahami.

“Jangan sampai ada calon bupati mencari kesempatan menggandengkan Covid 19 dengan Pilkada 2020, merupakan hal tidak etis kalaupun ada dan tidaknya saya serahkan kepada alam semesta untuk menilainya,” ucap Erwin 

Ditambahkan Erwin, yang harus di cermati itu asal dananya APBD, APBD Prov, APB Kab atau pihak ketiga, terkait penggunaan anggaran tersebut.

Ketua Komisi A, Erwin Gunawan Berharap  ketua gugus tugas Bupati Kab. Bandung Dadang M. Naser, untuk tranfaran dan bisa  dapat dipertanggungjawabkan, walapun menurut Perppu No.1 tahun 2020, terkait penggunaan anggaran

Jangan Sampai penjabat pemerintah merasa kebal hukum dan tidak takut untuk dituntut perdata maupun pidana jika melaksanakan tugas berdasarkan itikad baik , sebagaimana di jelaskan  Pasal 27 Perppu 1/2020 Pasal 1, 2 dan 3. Pasal-pasal tersebut menyatakan bahwa biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk menyelamatkan perekonomian dari krisis bukan kerugian negara, segala keputusan berdasarkan Perppu bukan objek gugatan ke peradilan tata usaha negara.tegas Erwin

Ketua komisi A DPRD Kabupaten Bandung  ingatkan  Empat Hal  yang harus di cermati terkait COVID 19 oleh gugus tugas penanganan covid-19 di kabupaten Bandung

Hal pertama, menurut Erwin dalah pendataan calon penerima bantuan dan pendataan bantuan terutama pihak ketiga (SCR). Dalam hal pendataan penerima batuan yang harus tepat sasasan, pembedaan antara miskin, rentan miskin dan miskin baru (misbar) harus tegas dan jelas, lakukan evaluasi model PKH dan BLT. Terkait sumber bantuan non bajeter yang berasal dari pihak ketiga (CSR) jangan sampai saling tuduh yang akhirnya sumber tersebut tidak terserap dan termanfaakan secara maksimal padahal rakyat sangat membutuhkan.

kedua, metoda distribusi yang harus tepat sasaran dan tepat waktu, sampai pekan kedua sejak di terapkan PSBB di 7 wilayah gerakan gugus tugas penanganan virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bandung sepertinya belum adan gereget, jangan sungkan mengajak lembaga yang memiliki kaki sampai ketingkat RW atau RT, covid 19 harus mampu membuka mata hati kita bahwa kita sedang berada pada masalah yang sama yang berarti kita sudara.

Ketiga, proses penanganan virus covid 19 harus terus menerus dan tingkatkan terus keterlibatan rakyat, karena dengan makin banyak partisipasi yang sadar poisinya maka gerakan penanganan virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bandung akan lebih cepat dan terarah.  

Terakhir menurut Erwin, bahwa covid 19 telah membuat persoalan tidak saja di kesehatan tapi sudah masuk wilayah ekonomi, sosial, politik, pendidikan, keagaam dan bahkan ideologi, begitu lebarnya potensi dampak covid 19, gugus tugas penanganan virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bandung harus juga mulai membuat model penanganan masalah ikutan pasca covid 19 karena dananya sudah tersedia, sudah wajib hukumnya untuk di konsepkan pola-polanya pendekatan sehingga kejadian gugus tugas tanpa rencana penanganan di awal tidak terluang di agenda gugus tugas penangana pacsa covid 19. Pungkas Erwin (Wisnu/MBI)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button