Mbinews.id – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) beserta rombongan terbatas, dijadwalkan melakukan kunjungan ke luar negeri. Seperti dilansir pada laman Fokussatu.id, Minggu (26/06).
Dalam rencana kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut, dijadwalkan Jokowi akan melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh penting dunia, termasuk dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Diagendakan pertemuan tersebut bertujuan untuk membuka ruang dialog dalam rangka membangun perdamaian.
Baca Juga: Presiden Jokowi Dipastikan Hadir di Acara Puncak HPN 2022 di Kendari Sultra
Seperti yang disampaikan Jokowi dalam konferensi persnya di Bandara Soekarno-Hatta, ia menegaskan pertemuan dengan kedua pemimpin negara tersebut dilakukan karena perang harus dihentikan dan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali.
“Saya akan menuju ke Rusia untuk bertemu dengan Vladimir Putin. Dengan misi yang sama, saya akan mengajak Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang,” Ujar Jokowi.
Sebagai informasi, seperti dilansir dari laman wikipedia, perang antara rusia dan Ukraina adalah perang berkelanjutan antara Rusia (bersama dengan pasukan separatis pro-Rusia) dan Ukraina.
Baca Juga: Presiden Jokowi Sampaikan Alasan 5.512 Insan Pers Ikut Proses Vaksin Covid-19
Konflik ini dimulai pada Februari 2014 setelah Revolusi Martabat Ukraina, dan awalnya berfokus pada status Krimea dan bagian dari Donbas, yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Ukraina.
Delapan tahun pertama konflik termasuk aneksasi Krimea oleh Rusia (2014) dan perang di Donbas (2014–sekarang) antara Ukraina dan separatis yang didukung Rusia, serta insiden angkatan laut, perang siber, dan ketegangan politik.
Menyusul pembangunan militer Rusia di perbatasan Rusia-Ukraina dari akhir 2021, konflik meluas secara signifikan ketika Rusia meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022. (Ardan/Wan/Mbi)