SUKABUMI, Mbinews.id – Tingkat Partisipasi masyarakat dalam memilih di Pilkada 2019 tergolong sangat baik. Bahkan, mampu melebihi target nasional yang berada diangka 77 persen. Hal itu juga tidak terlepas dari peran media yang memberikan informasi sehingga dapat mencerdaskan pemilih kota Sukabumi.
“Di tahun 2019, partisipasi masyarakat dalam memilih berada diangka 86,12 persen. Dan pencapaian itu terjadi selisih sekitar 14 persen dari target nasional yang mencapai 77 persen,” ujar Komisioner KPU Kota Sukabumi, Ratna Istianah, disela- sela Gathering bersama Media, disalah satu Hotel KJalan Selabintana, Sukabumi. Rabu, (28/12/2022).
Makanya, lanjut Ratna, di kegiatan ini juga, salah satu bentuk untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih di Pemilu dan Pilkada tahun 2024 mendatang, melalui pemberitaan dan informasi lewat pemberitaan yang media suguhkan.
“Gathering ini juga salah satu bukti, bahwa KPU sinergis dengan media,” akunya.
Gathering yang bertemakan bersama media, dengan tema peran media dalam menyongsong pemilu serentak tahun 2024 yang demokratis dan berintegritas tersebut, pihaknya juga meminta masukan dari teman-teman media, untuk berdiskusi mengenai soal tahapan pemilu dan yang lainnya.
“Tentunya media memiliki peran yang sangat penting, dalam menjaga keutuhan demokrasi negara kita, salah satunya untuk menangkal berita-berita Hoax saat pemilu berjalan,” terang Ratna.
Ratna mengatakan, bahwa dalam pemilu itu, kerap terjadi polarisasi politik identitas, sara, dan kampanye hitam, dengan itu diperlukan peran semua elemen dalam meng-counter permasalahan tersebut. Begitu pun kata Ratna, KPU gencar melakukan sosialisasi dan memberikan pendidikan politik pada masyarakat serta pendidikan pemilih.
“Sosialisasi tersebut juga salah satu upaya untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dalam politik dan pemilu. Kemudian masyarakat supaya tau mengenai tahapan-tahapan pemilu, dan meminimalisir terjadinya mony politik di masyarakat,” pungkas Ratna. (Ardan/Wan/Mbi)