Breaking News
Trending Tags

Dinilai Tidak Rasional, Pemerintah Kota Sukabumi Berencana Naikkan NJOP

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 7 Jan 2022
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi, berencana akan menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hal tersebut, disampaikan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, saat usai melakukan Focus Group Discussion (FGD), yang dihadiri para pihak terkait, Jumat (7/1/2022).

Dalam sambutannya, Fahmi mengatakan, pada kondisi perekonomian yang baru hendak bangkit saat ini, penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) menjadi salah satu solusi yang bisa ditempuh, dalam mengatasi persoalan keuangan daerah yang terjadi saat ini.

“Dalam rapat terkahir dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hal yang menjadi sorotan utama baagi kepala daerah adalah terkait pendapatan daerah. KPK mengatakan bahwa pemerintah daerah tidak fair dalam menerapkan pajak daerah yang berhubungan dengan PBB. Mereka mengatakan, saat ini PBB di daerah masih amat begitu rendah sekali,” ujar Fahmi dalam penjelasannya saat menghadiri FGD tersebut.

Lanjutya, sedangkan PBB itu merupakan satu dari sembilan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang selama ini sudah lebih dari 5 tahun tidak mengalami kenaikan.

“Memang jika dikatakan saat ini, untuk PBB yang ada sekarang itu, masih jauh dari kata rasional, jika dibandingkan dengan iuran bulanan kebersihan, keamanan, dan kematian, yang berada di wilayah. Saat ini komposisi total dari 3 iuran wajib di wilayah, sudah berada pada kisaran 100 ribu Rupiah perbulan, sedangkan PBB hanya 100 ribu Rupiah pertahun,” jelasnya,

Masih menurut Fahmi, oleh sebab itu, dengan diadakannya diskusi saat ini, yang dihadiri oleh berbagai aspek sosial yang ada, diharapkan bisa merumuskan suatu keputusan, untuk bersama menemukan solusi dari keadaan yang terjadi saat ini.

“PAD Kota Sukabumi saat ini hanya berkisar 300 miliyar pertahun, sedangkan 250 miliyar itu berasal dari pendapatan rumah sakit. Yang artinya, hanya bersisa 50 miliyar yang bisa digunakan untuk pembangunan daerah. Karena, pendapatan yang berasal dari rumah sakit, harus kembali lagi ke rumah sakit. Maka dari itu, diharapkan dengan adanya penyesuaian NJOP nantinya, bisa membantu PAD yang ada saat ini, meskipun hanya berada pada kisaran 8 miliyar,” ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini seluruh bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi juga setiap tahunnya mengalami penurunan. Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, dituntut untuk bisa menghidupkan kemandirian ekonominya, dari peningkatan potensi PAD yang ada. Jangan hanya terus bergantung kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi.

“Maksimalkan potensi pendapatan daerah, karena bantuan pusat dan provinsi itu trennya akan terus menurun dari tahun ke tahun,” ucapnya.

Namun demikian, Fahmi mengatakan jika nantinya ada wajib pajak yang merasa keberatan terhadap rencana kenaikkan NJOP saat ini, bisa segera melapor agar segera dicarikan solusi terbaiknya.

“Kenaikkan NJOP yang berlangsung nantinya, itu akan dilakukan setelah melalui proses pengkajian. Dan kenaikkan itu juga, tidak serta merta di sama ratakan. Contohnya, meskipun sama-sama rumah di pinggir jalan, NJOP tidak berarti akan sama, karena nanti akan ada kajian juga terkait hal tersebut,” pungkasnya. Ardan/Wan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEREN, Kolaborasi Antar Umat Beragama Akselerasi Covid-19

    KEREN, Kolaborasi Antar Umat Beragama Akselerasi Covid-19

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna salut atas kolaborasi antar umat beragama untuk mengakselerasi vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung. Hal itu Ema sampaikan saat meninjau vaksinasi di Yayasan Gandarusa di Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu 6 Oktober 2021. Di lokasi ini, pelaksanaannya gabungan dari Pengurus Gereja, […]

  • GMNI Jabar Siap Bantu Pemkot Bandung Kawal Tahun Politik Mendatang

    GMNI Jabar Siap Bantu Pemkot Bandung Kawal Tahun Politik Mendatang

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski pemilu 2024 masih jauh, tapi geliat politiknya sudah mulai terasa. Di Indonesia terdapat 101 pemilihan kepala daerah. Bahkan, di tahun depan ada 171 pemilihan kepala daerah. Kota Bandung juga termasuk salah satu wilayah yang akan mencari pemimpin baru pada tahun 2024 mendatang Berangkat dari kondisi ini, Dewan Pengurus Daerah Gerakan Mahasiswa […]

  • Sertijab 86 Kepala Sekolah, Disdikbud Sukabumi Perkuat Kepemimpinan Pendidikan

    Sertijab 86 Kepala Sekolah, Disdikbud Sukabumi Perkuat Kepemimpinan Pendidikan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) 86 kepala sekolah yang sebelumnya dilantik oleh Wali Kota Sukabumi pada Februari 2026. Kegiatan tersebut digelar di lingkungan Disdikbud Kota Sukabumi, Senin (9/3/2026). Sebanyak 86 kepala sekolah yang mengikuti sertijab terdiri atas 51 kepala sekolah hasil rotasi jabatan dan 35 […]

  • Farhan Instruksikan Camat dan Lurah Siapkan TPS Darurat

    Farhan Instruksikan Camat dan Lurah Siapkan TPS Darurat

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menetapkan kondisi darurat sampah di Bandung menyusul terhentinya pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti selama tiga hari, mulai Jumat 20 Maret 2026 hingga Minggu 22 Maret 2026. Dalam instruksinya kepada seluruh camat dan lurah, Farhan menegaskan pentingnya langkah cepat dan terkoordinasi untuk mencegah penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu aktivitas […]

  • Menuju Swasti Saba 2025, Kota Sukabumi Paparkan 9 Tatanan Kota Sehat

    Menuju Swasti Saba 2025, Kota Sukabumi Paparkan 9 Tatanan Kota Sehat

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Langkah serius Kota Sukabumi dalam mewujudkan kota sehat semakin nyata. Pada Selasa (05/08/2025), Pemerintah Kota Sukabumi menyambut kedatangan Tim Penilai Pusat dan Pendamping Provinsi Jawa Barat dalam agenda Verifikasi Lanjutan Kota Sehat (KKS) Tahun 2025. Verifikasi ini menjadi bagian dari proses menuju Swasti Saba, penghargaan nasional dari pemerintah pusat bagi daerah yang […]

  • TV Desa Dapat Tingkatkan Kreatifitas Masyarakat Desa

    TV Desa Dapat Tingkatkan Kreatifitas Masyarakat Desa

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Menanggapi kegiatan Televisi (TV) desa yang akan dijalankan oleh Aliansi Jurnalis Video (AJV) untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat di pedesaan, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Bedi Budiman mendukung penuh program tersebut. Menurut Bedi, masyarakat desa terutama generasi muda nya harus melek digital, terlebih acara TV desa tersebut diselenggarakan oleh desa […]

expand_less