Breaking News
Trending Tags

Pasca Kenaikan BBM, Wali Kota Sukabumi Minta Masyarakat Jangan Melakukan Hal Yang Anarkis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, berharap masyarakat tidak melakukan hal- hal yang sifanya anarkis pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Pasalnya, kenaikan BBM ini merupakan sebuah kebijakan Pemerintah Pusat. Dimana, tentunya kata Fahmi, kebijakan tersebut sudah dipikirkan baik-baik.

“Saya berharap warga jangan berbuat anarkis, karena kenaikan ini sudah menjadi kebijakan dari pusat, yang tentunya saya yakin betul sudah dipikirkan benar dengan baik oleh Pak Presiden secara langsung,”ucap Fahmi. Rabu, (7/9/2022).

Sejauh ini kata Fahmi, situasi di Kota Sukabumi pasca kenaikan BBM cukup terkendali aman. Apalagi, pihaknya hingga saat ini terus melakukan komunikasi dengan Kapolres dan Dandim.

“Alhamdulillah, kondisi Kota Sukabumi sampai saat ini tetap kondusif. Saya juga terus berkomunikasi dengan Pak Dandim dan Pak Kapolres terkait keamanan,”akunya.

Baca Juga:https://mbinews.id/2022/08/24/pedagang-berharap-pemerintah-mengkaji-ulang-rencana-menaikan-harga-bbm/

Fahmi juga meminta, jika ada yang keberakaatan dengan kebijakan kenaikan BBM tersebut, atau ada hal-hal yang ingin diutarakan, sampaikanlah dengan santun jangan melakukan hal anarkis.

“Jadi kalau ada yang keberatan, sampaikanlah secara santun. Dengan begitu, ini menunjukan bagaimana kita ingin Kota Sukabumi tetap kondisif. Dan jangan mudah terprovokasi, maupun berbuat provokasi,”katanya.

Sementara itu mengenai kenaikan tarif angkutan umum, Fahmi menjelaskan, jika itu sudah dilakukan penyesuaian tarif. Bahkan, Fahmi mengaku meminta kepada leading terkait untuk melakukan komunikasi untuk menghasilkan sebuah kesepakatan. Itu yang akan dilakukan patokan.

“Kalau angkutan umum, sebenarnya sudah meminta penyesuaian tarif. Dan saya meminta baik kepada leading sektor terkait, ataupun pemangku kepentingan terkait lainya, untuk melakukan komunikasi serat melakukan rapat bersama yang nantinya hasil dari rapat itu akan kami jadikan sebuah patokan,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPKPD Kota Sukabumi Dongkrak PAD Melalui Pajak ABT

    BPKPD Kota Sukabumi Dongkrak PAD Melalui Pajak ABT

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi dari berbgai sektor yang ada. Kali ini, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, menyumbang PAD Kota Sukabumi melalui hasil Pajak Air Bawah Tanah (ABT), Kamis (23/12/2021). Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah BPKD Kota Sukabumi, Rakhman […]

  • bank bjb Berikan Program Menarik Bernama DIGI Merdeka

    bank bjb Berikan Program Menarik Bernama DIGI Merdeka

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79, bank bjb memberikan layanan perbankan terbaik kepada para nasabah setianya.bank bjb berupaya menjaga hubungan baik tersebut dengan terus menawarkan berbagai program menarik dan inovatif. bank bjb meluncurkan program menarik bernama “DIGI Merdeka”. Program ini menawarkan diskon khusus bagi pengguna DIGI dan […]

  • Pemkot Bandung Berangkatkan 2.034 Orang Mudik Gratis dari Terminal Cicaheum

    Pemkot Bandung Berangkatkan 2.034 Orang Mudik Gratis dari Terminal Cicaheum

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sebanyak 2.034 warga Kota Bandung, mengikuti mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Jasa Raharja. Mereka berangkat dari Terminal Cicaheum, Sabtu 6 April 2024 menuju sejumlah daerah. Salah seorang pemudik, Sukiran (40) sangat bersyukur atas adanya program mudik gratis ini. Cukup membantu ekonomi ,tuturnya di Terminal […]

  • Pemkot Bandung Lantik 319 PPPK

    Pemkot Bandung Lantik 319 PPPK

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melantik sebanyak 319 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru di Plaza Balai Kota Bandung, Rabu 9 Maret 2022. Pengukuhan dirangkaikan dengan Pengambilan Sumpah, dan Penyerahan Surat Keputusan pengangkatan Pegawai PPPK. Usai pelantikan, Yana mengapresiasi dan ucapan selamat kepada para PPPK yang telah dilantik. […]

  • Politisi Partai Demokrat Kota Sukabumi Menyayangkan Langkah Pemerintah Mencabut Subsidi Minyak Goreng

    Politisi Partai Demokrat Kota Sukabumi Menyayangkan Langkah Pemerintah Mencabut Subsidi Minyak Goreng

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Maming Surita, Anggota DPRD Kota Sukabumi menyayangkan langkah pemerintah melalui Kementerian Perdagangan, yang mencabut subsidi minyak goreng kemasan dan bermerek beberapa waktu lalu. Menurutnya, dengan pencabutan subsidi tersebut, akan sangat berdampak sekalai kepada harga-harga lainnya, Jumat (18/03/2022). “Jujur saya sangat miris sekali terkait langkah tersebut. Mengingat saat ini kondisi perekonomian masyarakat baru […]

  • Ini Syaratnya ! Sebanyak 236.893 Pekerja Kota Bandung  Ajukan Subsidi Gaji

    Ini Syaratnya ! Sebanyak 236.893 Pekerja Kota Bandung Ajukan Subsidi Gaji

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 236.893 pekerja di Kota Bandung diajukan memperoleh bantuan subsidi gaji dari pemerintah pusat melalui BPJS Ketenagakerjaan. Mereka sebagian besar berasal dari sektor jasa, seperti perhotelan, ritel dan niaga, lalu diikuti oleh sektor manufaktur. Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung, Marsana menjelaskan, pemerintah pusat akan menyeleksi siapa saja […]

expand_less