Breaking News
Trending Tags

Jelang Puncak Haji 2024, Jemaah Asal Kota Sukabumi Dihimbau Tetap Jaga Kondisi Kesehatan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Memasuki puncak ibadah haji tahun 2024, tim medis pada Kloter 35 untuk pemberangkatan Kota Sukabumi, menghimbau agar para jemaah mengurangi aktivitas diluar hotel. Mengingat saat ini, cuaca di Mekkah berada pada suhu tinggi yang ditakutkan bisa menurunkan kesehatan para jemaah haji.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, dominasi penyebab penyakit yang menyerang para jemaah haji Kloter 35 yakni akibat adanya perubahan cuaca.

“Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit dominan yang menyerang para jemaah haji. Oleh sebab itu, tim medis yang bertugas saat ini telah menghimbau para jemaah agar mengurangi aktivitasnya diluar hotel,” jelas Reni, yang juga merupakan jemaah haji asal Kota Sukabumi, Rabu (12/06/2024).

Lanjutnya, petugas tim medis yang berada di Kloter 35 ini juga mengaku bahwa mereka telah melakukan beberapa kegiatan yang dinilai sebagai langkah persiapan bagi para jemaah untuk melakukan ibadah wukuf di Arafah.

“Tim melakukan monitoring khusus jemaah yang sulit makan dan pengkoordinasian makanan lembut untuk yang sulit makan. Serta, melakukan visitasi jemaah-jemaah resiko tinggi dan yang sedang sakit. Selain itu, tim medis juga melakukan pengobatan khusus bagi jemaah dementia oleh tim kloter,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Kloter 35 pemberangkatan jemaah haji tahun 2024 terdiri dari 439 orang jemaah. Yang berisi dari jemaah asal Kota Sukabumi 363 orang, Kabupaten Bekasi 66 orang, Kabupaten Bogor 2 orang dan PPIH 8 orang. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II Kecewa Tak Dilibatkan Rapat Berakhirnya Pasar Pelita

    Komisi II Kecewa Tak Dilibatkan Rapat Berakhirnya Pasar Pelita

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Berakhirnya masa perjanjian kerjasama pembangunan Pasar Pelita dengan pihak ketiga per tanggal 31 mei 2021. Jajaran komisi II DPRD Kota Sukabumi merasa kecewa. Pasalnya, mereka tidak dilibatkan dalam rapat pembahasan Pasar Pelita yang dilakukan oleh Pemkot Sukabumi. “Sebagi fungsi pengawasan, jelas kecewa kami dong, khusunya Komisi II terkait adnaya rapat khusus mengenai […]

  • Pemkot Sukabumi Genjot Vaksinasi Lansia

    Pemkot Sukabumi Genjot Vaksinasi Lansia

    • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah kota Sukabumi terus gencarkan vaksinasi bagi kalangan warga lansia (lanjut usia). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, kepada Mbinews.id di Balaikota Sukabumi, Rabu (10/11/2021) siang. “Kita gencarkan vaksinasi kalangan lansia, untuk bisa mencapai target yang diberikan, agar Kota Sukabumi bisa segera masuk ke PPKM level 1,” ungkap […]

  • Tekan Angka Stunting Dari Hulu, Pemkot Bandung Lantik 151 Penyuluh

    Tekan Angka Stunting Dari Hulu, Pemkot Bandung Lantik 151 Penyuluh

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Stunting atau gagal tumbuh anak karena kurangnya asupan gizi menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot Bandung). Dari data Dinas Kesehatan Kota Bandung, angka balita stunting mencapai 8,93 persen di tahun 2021. Untuk menekan angka ini, Pemkot Bandung merekrut 151 penggerak bangga kencana kelurahan (PBKK) untuk disebar ke 30 kecamatan di Kota Bandung. Pelaksana […]

  • Kemoterapi Ditargetkan Masuk Tanggungan BPJS pada 2026, Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Layanan

    Kemoterapi Ditargetkan Masuk Tanggungan BPJS pada 2026, Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Layanan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan kembali digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan, dr. Ghufron Mukti, untuk menyuarakan kebutuhan mendesak warga: layanan kemoterapi harus sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan. Pertemuan yang berlangsung di Gedung Siwabessy, Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Selasa, (18/11/2025) […]

  • Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, DPRD Jawa Barat Apresiasi Prestasi Pemprov Jabar 

    Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, DPRD Jawa Barat Apresiasi Prestasi Pemprov Jabar 

    • calendar_month Jumat, 19 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat drh.H. Achmad Ru’yat, M.Si mengapresiasi prestasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang kembali berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke 12 kali dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2022. Dua belas kali (12) berturut-turut mendapatkan Opini WTP […]

  • Wali Kota Sukabumi: Pengembangan Kereta Wisata Dorong Ekonomi Jawa Barat

    Wali Kota Sukabumi: Pengembangan Kereta Wisata Dorong Ekonomi Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Di balik gemuruh roda besi yang melintas di atas rel lama Purwakarta–Gambir, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan kembali ambisinya untuk memperkuat konektivitas wilayah. Pada Selasa (25/11), Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi menumpangi Kereta Api Inspeksi (KAIS), untuk meninjau langsung denyut jalur perkeretaapian yang selama ini menjadi nadi pergerakan masyarakat. Perjalanan itu bukan sekadar […]

expand_less