JabarRegionalSukabumi

Tahun 2019, Dana Intensif Daerah Untuk Pemkot Sukabumi Alami Penurunan

SUKABUMI, MBInews.id – Dana Intensif Daerah (DID) yang dikucurkan oleh Pemerintah pusat ke Pemkot Sukabumi tahun ini alami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan DID tersebut, bukan hanya dirasakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi saja, tapi dialami juga oleh Kabupaten dan Kota lainya.”Iya, tahun ini DID dari pusat untuk Kota Sukabumi menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,”ujar Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Dida Sembada. Rabu, (26/11/2019).

Dida mengatakan, tahun ini Pemkot Sukabumi kebagian sekitar Rp19 miliar, sementara tahun lalu mendapatkan sebesar Rp39 miliar. Berkurangnya DID tersebut lanjut Dida, terkait dengan penerimaan negara agak berkurang.”Bisa juga dikarenakan bertambahnya daerah kota atau kabupaten yang menerima DID tersebut, sementara dana dari pusat tidak bertambah (tetap), sehingga dibagi-bagi,”jelasnya.

Dida menambahkan, pemerintah pusat tidak sembarangan memberikan DID itu ke daerah, sebab daerah yang berhak mendapatkan dana tersebut wajib memiliki kriteria-kriteria tertentu. Diantaranya, daerah tersebut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam segi pengelolaan keuangan, kemudian dalam penyelasaian APBD tepat waktu.”Ditambah dengan prestasi-prestasi lainya seperti laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan (Lakip),”terangnya.

DID ini kata Dida, dikelola oleh pemerintah seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), yang digunakan untuk pembangunan di Kota Sukabumi. Meskipun tahun ini ada penurunan, tapi pihaknya akan melakukan penyesuaian mana saja yang menjadi skala prioritas.”Dengan berkurangnya DID tersebut, yang penting tidak mengurangi program prioritas yang sudah tercantum di RPJMD Kota Sukabumi,”tegas Dida.

Disisi lain Dida juga mengungkapkan, bukan hanya DID saja tahun ini nilainya berkurang, melainkan dana bagi hasil juga alami penurunan, tapi bisa tertutupi oleh tunas halur.”Kalau DAK dan DAU tetap tidak ada perubahan. Hanya DID dan dana bagi hasil saja yang tahun ini alami penurunan,”pungkas Dida.(ardan/mbi).

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button