SUKABUMI, Mbinews.id – Kota Sukabumi siap mengirimkan 36 cabang olahraga (cabor) pada Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2021 yang akan diselenggarakan di 9 Kota dan Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat.
“Dari total 44 cabor yang terdaftar di Koni Kota Sukabumi, 40 cabor merupakan cabor exsisting yang telah terdaftar di porprov, lalu 4 cabor lainnya, adalah cabor exibishi. Sedangkan yang mengikuti BK Porprov 2021 ini, ada 34 cabor, 32 cabor exsisting, 4 cabor exibishi,” tutur Ketua Komite Nasional Olahraga Indonesia (Koni) Kota Sukabumi Haickel Reza, kepada Mbinews.id melalui pesan singkatnya, Sabtu (18/9/2021) siang.
Haickel menambahkan, untuk persiapan BK Porprov 2021, pihaknya sempat hampir merasa putus asa. Pasalnya, ditengah situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, anggaran pemerintah daerah yang seharusnya bisa disalurkan untuk pembinaan para atlet, justru kerap kali terjadi recofusing anggaran. Padahal, untuk mengikuti BK Porprov 2021 tersebut, dibutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah.
“Hingga saat ini, kami masih berusaha untuk melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kota Sukabumi, terkait anggaran Koni Kota Sukabumi. Saat ini kan anggaran Koni Kota Sukabumi itu, 700 juta Rupiah pertahun, yang digunakan untuk pembinaan cabor yang ada di Koni Kota Sukabumi,” jelasnya
Lanjutnya, ia menyambut baik rencana Wali Kota Sukabumi untuk mengakomodir kebutuhan para atlet dalam mengikuti BK Porprov 2021, dengan cara memasukan kebutuhan tersbut, kedalam rencana anggaaran perubahan tahun 2021.
“Sebelumnya pada forum rapat Koni, sudah disepakati, untuk anggaran pembinaan yang 700 juta Rupaih tersebut, akan digunakan untuk BK Porprov 2021. Karena, itu akan menjadi beban moral bagi kami selaku pengurus Koni, jika sampai kami tidak bisa memberangkatkan atlet, dengan alasan tidak anggaran,” jelasnya.
Dirinya juga berharap, agar pihak pemerintahan dan juga pihak-pihak lain yang terait, bisa mendukung dan bekerjasama dengan Koni Kota Sukabumi untuk membina para atlet yang ada di Kota Sukabumi.
“Kita hanya ingin dukungan dari berbagai pihak terkait. Jangan sampai nanti para atlet yang sudah berkorban untk berlatih ribuan jam, menjadi korban karena tidak ada kepedulian pemerintah dalam hal tersebut. Karena yang diinginkan atlet hanyalah bisa turut bertanding, untuk mengharumkan nama baik Kota Sukabumi. Intinya tingal pihak-pihak yang berkaitan, mau atau tidak mendukung kemajuan olahraga di Kota Sukabumi,” pungkasnya. Ardan/Wan/Mbi