banner 728x250

Distribusi Terlambat, Ibu Hamil Terpakasa Berdesakan Dalam OPM Minyak Goreng di Kota Sukabumi

OPM minyak goreng di Pasar Pelita Kota Sukabumi. Senin (17/01/2022).
banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMI,Mbinews.id – Sungguh miris, demi mendapatkan minyak goreng murah pada Operasi Pasar Murah (OPM) minyak goreng di Pasar Pelita Kota Sukabumi, seorang ibu yang sedang hamil 9 bulan rela berdesakan mengantri, Senin (17/01/2022).

Ine Para (29), warga di sekitaran Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi, terpaksa harus turut mengantri pada OP minyak goreng, agar bisa membeli 2 liter minyak goreng kemasan dengan harga Rp14 ribu perliter.

banner 325x300

“Saya tadi awal mula datang pagi hari, sekitar jam 9 pagi karena saya dapatkan infonya OPM minyak goreng ini pagi hari. Namun setelah saya datang, ternyata belum dimulai OP minyak gorengnya, dan kabarnya di mulai jam 10,” ucap Ine kepada awak media.

Kabid Perdagangan Pada Diskumindag kota Sukabumi, Widya Yudha Setiawan, Secara Simbolis Memebrikan Minyak Goreng Kepada Pembeli Prioritas (Ibu Hamil)

Lanjutnya, karena kabar tersebut, ia memutuskan pulang kerumah dahulu. namun disaat ia datang sekitar jam 11 siang, OP minyak goreng juga masih tak kunjung dimulai. Dengan alasan kendaraan logistik masih dalam perjalanan, dan diperkirakan nanti dimulai pada pukul 12 siang.

“Tadi saya habis dzuhur datang, masih belum mulai juga dan kabarnya diundur jam 1 siang. Jadi saya sudah 3 kali datang, tapi OP minyak gorengnya masih belum mulai,” paparnya.

Beruntungnya, saat antrian OP minya goreng dimulai, seorang anggota kepolisisan yang bertugas, menarik Ine untuk mendapatkan antrian prioritas, serta diberikan tempat duduk. Mengingat, kondisinya saat ini yang sedang hamil.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustiran dan Perdagangan, Widya Yudha Setiawan mengatakan permohonan maafnya, terkait keterlambatan OP minyak goreng yang diadakan kali ini.

“Kami memohon maaf, karena komoditas minyak goreng ini dikirim langsung dari produsen di Jakarta Barat. Program OP minyak goreng ini, merupakan program langsung dari Kementerian,” ucapnya.

Lanjutnya, dirinya juga mengatakan bahwa, terkait harga minyak goreng saat ini memang sedang mengalami kenaikan. Karena, hingga saat ini berdasarkan data terakhir, harga minyak dunia masih mengalami lonjakan.

“Untuk minyak goreng, kita mengikuti harga minyak dunia. Saat ini, untuk harga minyak curah di pasaran, saat ini berkisat di Rp. 17,500,- sedangkan harga minyak kemasan, saat ini berkisar di angka Rp. 19 ribu. Pada OP minyak goreng ini, perliternya kita jual di angka Rp. 14 ribu,” pungkasnya.ardan/wan/mbi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.