banner 728x250

Jika Lapang Merdeka Sukabumi Masih Digunakan Lokasi Acara, Ini Beban Biaya Yang Harus Dikeluarkan

Bengkaknya beban biaya perawatan Lapang Merdeka Sukabumi, jika masih digunakan untuk berbagai kegiatan acara. Baik itu kegiatan komersial yang dilakukan pihak swasta, maupun acara seremonial pemerintahan.

Kerusakan yang terjadi di Lapang Merdeka Sukabumi, meskipun bangunan tersebut baru setahun diresmikan Gubernur Jawa Barat.
banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMI, Mbinews.id – Terkait tingginya biaya perawatan Lapang Merdeka Sukabumi, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keindahan bangunan ikonik di Kota Sukabumi tersebut, Sabtu (07/01).

Kepala Bidang Tata Bangunan pada DPUTR Kota Sukabumi, Mohamad Sahid mengatakan, terkait biaya perawatan rutin Lapang Merdeka Sukabumi diproyeksikan bisa mencapai 500 juta hingga 1 milyar Rupiah per tahunnya.

banner 325x300

“Itu belum termasuk dengan biaya kerusakan yang terjadi, bilamana Lapang Merdeka Sukabumi masih kerap digunakan sebagai lokasi berbagai acara-acara,” ungkap Sahid kepada awak media.

Baznas: Potensi Penerimaan Zakat di Kota Sukabumi Tahun 2023 Sebesar 46 Milyar Rupiah

Lanjutnya, pihak DPUTR Kota Sukabumi pada tahun 2023 ini telah merencanakan terkait proyeksi perbaikan terhadap Lapang Merdeka Sukabumi. Bahkan menurutnya, terkait rencana perbaikan terhadap bangunan publik yang baru satu tahun diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat tersebut akan menyedot anggaran yang lumayan besar.

“Seperti in line track yang akan di cat ulang, diproyeksikan menyedot biaya kurang lebih 700 juta Rupiah,” jelasnya.

Ibunda Wakil Wali Kota dan Bupati Sukabumi Meninggal Dunia

Masih menurut Sahid, terkait pengajuan anggaran untuk biaya pemeliharaan tersebut, saat ini masih terkendala kepada proses persetujuan anggaran.

“Kami saat ini masih terus melakukan pengajuan terkait anggaran perbaikan tersebut. Oleh sebab itu, dengan kepedulian bersama dari seluruh lapisan masyarakat, bisa mengurangi resiko kerusakan yang terjadi pada Lapang Merdeka Sukabumi,” ungkapnya.

Amanat Walikota Sukabumi Pada Peringatan Hari Amal Bhakti ke-77

Dirinya juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat yang berkunjung ke Lapang Merdeka Sukabumi, agar bisa mematuhi segala peraturan yang tertera pada setiap papan informasi yang terdapat di berbagai penjuru Lapang Merdeka Sukabumi.

“Seperti jangan sampai pengunjung masih merokok di area Lapang Merdeka, makan dan minum lalu membuang sampah sembarangan. Itu semua tentunya dapat merusak berbagai fasilitas penunjang yang ada di Lapang Merdeka Sukabumi,” pungkasnya.

Ratusan Aduan Masyarakat Diterima Pemerintah Kota Sukabumi Sepanjang Tahun 2022

Selain itu, ketegasan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi dalam mengeluarkan larangan terhadap berbagai pihak untuk tidak mengadakan acara di Lapang Merdeka Sukabumi, juga menjadi salah bentuk upaya perawatan bersama dalam menjaga bangunan ikonik di Kota Sukabumi tersebut. (Ardan/Wan/Mbi)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *