SUKABUMI, Mbinews,id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji meninjau langsung kegiatan pemeriksaan pajak kendaraan bermotor, yang dilakukan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Sukabumi, Jumat (24/11).
Dalam tinjauannya tersebut, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi melihat langsung proses pemeriksaan pajak kendaraan bermotor, yang dilakukan secara gabungan bersama aparat kepolisian Polres Sukabumi Kota.
“Hari ini, P3DW Kota Sukabumi berkolaborasi dengan aparat kepolisian, melakukan kegiatan pemeriksaan pajak kendaraan bermotor. Ini merupakan sebuah bentuk sinergitas dalam hal mengingatkan para pengguna kendaraan agar taat pajak,” ujar kang Tutus kepada awak media.
Lanjutnya, mengingat sangat pentingnya peran pajak dalam keberlanjutan pembagunan di suatu daerah, oleh sebab itu sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah dalam hal mengingatkan masyarakat pemilik kendaraan bermotor agar bisa melunasi pajaknya.
“Jadi pada kegiatan hari ini hanya untuk melakukan pemeriksaan pajak kendaraan bermotor saja, tidak ada razia surat kendaraan lainnya. Dan sudah menjadi kewajiban masyarakat pemilik kendaraan untuk membayarkan pajak kendaraan yang dimilikinya,” jelasnya.
Sementara itu Iwan Juan selaku, Kepala P3DW Kota Sukabumi mengatakan, dalam kegiatan pemeriksaan yang dilakukan kali ini juga, pihaknya sekaligus memberikan sosialisasi kepada para pemilik kendaraan terkait program pemutihan yang sedang berlangsung saat ini.
“Jadi selain pemeriksaan kami juga memberikan informasi terkait program pemutihan denda keterlambatan pajak kendaraan yang berlangsung hingga Desember 2023 nanti. Karena, kami berharap juga dengan adanya program ini, dapat mendongkrak pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor saat ini,” jelasnya.
Lanjut Iwan, terkait target pendapatan pajak kendaraan bermotor di tahun 2023 ini, dirinya mengaku tetap optimis akan mencapai target yang diberikan oleh Bapenda Jawa Barat untuk tahun 2023.
“Meskipun memang sedikit berat dengan target perubahan di angka 70 milyar Rupiah ini, tapi kami tetap optimis,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)