Breaking News
Trending Tags

Unpak Bogor Wisuda Sebanyak 960 Mahasiswa, Rektor : Semoga Bisa Membangun Perekonomian

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, MBInews.id – Universitas Pakuan (Unpak) Bogor mewisuda sebanyak 960 mahasiswa berlokasi di Braja Mustika Hotel and Convention, Jalan Semeru, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (29/08/2019).

Hadir mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Ekbangkesra), Dody Ahdiat.

“Selamat kepada 960 orang yang hari ini diwisuda, semoga mampu mengimplementasikan ilmu dan skill yang didapat selama masa kuliah, menjadi pegangan dan modal dalam bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha, memberi manfaat bagi keluarga, lingkungan dan bangsa serta negara,” kata Dody.

Rektor Universitas Pakuan Bogor, Bibin Rubini dihadapan para wisudawan serta para orang tua wisudawan mengutip kalimat hikmah Ali bin Abi Thalib dan mengajaknya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kekayaan yang paling melimpah adalah akal, kemiskinan terbesar adalah kebodohan, kemuliaan terbesar adalah akhlak mulia dan keburukan terbesar adalah kesombongan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bibin menerangkan tentang nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan orang sunda, mulai dari 7 mustika hidup orang sunda, yaitu menjadi manusia yang cageur, bageur, bener, pinter, singer, jujur dan motekar yang bisa dijadikan pegangan semua orang.

Selanjutnya 5 – ur yang pernah diucapkan Gubernur Jawa Barat, Aang Kunaefi, yakni akur batur, sakasur, sadapur, sasumur, salembur dan sagubernur.

“Dalam kehidupan manusia ada tiga kebahagian luar biasa bagi orang tua, yaitu saat melahirkan anak, saat anaknya diwisuda dan saat menikahkan anaknya. Melalui doa tulus dan ikhlas para orang tua menunjukkan kebahagiaan dan rasa syukur,” kata Bibin.

Dari 960 yang diwisuda ada 105 ahli madya yang semuanya sudah memiliki sertifikat profesi. Menurut Bibin hal ini menunjukkan bahwa Universitas Pakuan Bogor menyelenggarakan pendidikan tidak sekedar akademis, tapi juga profesi.

“Semoga kelak dikemudian hari para wisudawan menjadi harapan untuk membangun perekonomian dan masyarakat Indonesia agar menjadi adil, makmur dan sejahtera,” ujarnya.

Kepada para mahasiswa Bibin menjelaskan mengenai VUCA, yaitu akronim dari Velocity (gejolak), Uncertainty (ketidakpastian), Complexity (kompleksitas) yang menjadi buah bibir di kalangan ekonom, bisnis, industri bahkan pendidikan.

Tatanan dunia pendidikan global saat ini menghadapi yang disebut jurang teknologi dan informasi antara digital immigrants (guru lama pembelajar teknologi) dan digital natives (siswa penikmat dan pengguna teknologi). Sebab, kebanyakan guru yang ada saat ini masih terbilang gagap teknologi.

“Namun sejatinya para guru harus mau dan mampu mengubah mindset karena perubahan itu sesuatu yang abadi. Guru harus terbuka dengan perubahan zaman, sebab guru adalah pembelajar sejati seumur hidup, guru adalah role model dan agent of change kehidupan. Jika anda tidak mau belajar teknologi, maka anda harus siap digantikan teknologi,” tegas Bibin.

Untuk VUCA kedua adalah Vision (penglihatan), Understanding (paham persoalan), Clarity (mampu melihat secara jelas persoalan agar bisa bergerak cepat) dan Agility (mampu adaptasi dengan situasi yang ada).

Sebanyak 960 wisudawan tersebut terdiri dari 3 orang program pascasarjana, 68 orang program S2, 74 orang dari Fakultas Hukum, 110 orang dari Fakultas Ekonomi, 188 orang dari FKIP, 123 orang dari FISIB, 52 orang dari fakultas teknik, 237 orang fakultas MIPA dan program D3 sebanyak 105 orang.(ASP/Hms)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Farhan: ASN Kota Bandung Wajib Ikuti Pendidikan Antikorupsi Berkelanjutan 

    Farhan: ASN Kota Bandung Wajib Ikuti Pendidikan Antikorupsi Berkelanjutan 

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung launching program Pendidikan Antikorupsi Dasar dan Integritas (PADI) yang wajib diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN), bertempat di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, pada Senin, 22 September 2025. Program ini merupakan yang pertama kali dijalankan di level pemerintah kota/kabupaten dengan supervisi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

  • Pemkot Sukabumi Tegaskan: Tidak Ada Pemotongan TPP ASN untuk Bayar Temuan BPK

    Pemkot Sukabumi Tegaskan: Tidak Ada Pemotongan TPP ASN untuk Bayar Temuan BPK

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan bahwa isu terkait pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 50 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menutupi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tidak benar dan tidak berdasar. Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah […]

  • USB YPKP Gelar Konferensi Internasional Bertajuk ICOBAC

    USB YPKP Gelar Konferensi Internasional Bertajuk ICOBAC

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung sukses menggelar Konferensi internasional perdana yang bertajuk ‘International Conference of Business Administration and Communication (ICoBAC) 2024’. Seminar internasional Administrasi Bisnis dan Komunikasi yang diselenggarakan FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) USB YPKP Bandung menghadirkan sejumlah pemateri dari luar negeri. Konferensi diselenggarakan selama dua hari (15-16 […]

  • Reaksi Tak Sabar Menunggu Rumah Deret, Warga RW 11 Tamansari Terjun Bantu Proses Pembangunan

    Reaksi Tak Sabar Menunggu Rumah Deret, Warga RW 11 Tamansari Terjun Bantu Proses Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Warga RW 11 Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan sudah tak sabar menanti realisasi rumah deret. Mereka pun kerap berinisiatif membantu proses pembangunan, seperti mengadakan kerja bakti dan pemasangan pagar pada kamis (11/2/2021) Seperti diketahui, dari 197 Kepala Keluarga (KK) warga RW 11 Tamansari 98 persen masyarakat sudah setuju dengan program rumah deret. 189 […]

  • Optimalkan Pengelolaan Keuangan, BPKPD Kota Sukabumi Gelar Bimtek SIPKD

    Optimalkan Pengelolaan Keuangan, BPKPD Kota Sukabumi Gelar Bimtek SIPKD

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Optimalkan pengelolaan keuangan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabum menggelar kegiatan bimbingan teknis Peningkatan Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD), Selasa (19/12). Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji membuka langsung, kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kasubag Keuangan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Sukabumi tersebut. “Penyusunan laporan […]

  • DPRD Kota Bandung Gelar Rapat Paripurna, Ini Pandangan Umum Fraksi Terhadap Tiga Raperda Catur Wulan III Tahun 2021

    DPRD Kota Bandung Gelar Rapat Paripurna, Ini Pandangan Umum Fraksi Terhadap Tiga Raperda Catur Wulan III Tahun 2021

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menggelar rapat paripurna membahas pandangan umum Fraksi-Fraksi terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Catur Wulan III tahun 2021. Paripurna tersebut merupakan tanggapan jawaban Walikota Bandung atas pandangan umum Fraksi-Fraksi, yang diteruskan dengan pembentukan nama dan anggota Pansus 9, 10, 11 dan 12. Rapat Paripurna yang […]

expand_less