Breaking News
Trending Tags

Gelar Rapat Bersama, Pansus 1 DPRD Kota Bandung Soroti Capaian Program Dinas KUKM dan Disnaker

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pansus 1 DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung, dengan agenda pembahasan realisasi kinerja kegiatan TA. 2021, di Ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (11/5/2022).

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury, SH, dan dihadiri oleh Wakil Ketua Pansus 1, Drs. Riana, serta para anggota Pansus 1, yaitu H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si; Drs. Heri Hermawan, M.Pd; Hj. Salmiah Rambe, S.Pd, M.Sos; Hj. Nenden Sukaesih, SE; Iman Lestariyono, S.Si; Hasan Faozi, S.Pd; dan H. Riantono, ST., M.Si.

Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury mendorong agar efektifitas dan kebermanfaatan dari keberadaan koperasi agar lebih maksimal dan dapat dirasakan oleh masyarakat luas secara optimal.

“Keberadaan koperasi di Kota Bandung harus bisa lebih dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, koperasi saat ini cukup banyak, sehingga membiaskan informasi bagi masyarakat mana yang masih aktif dan di bawah pemerintahan, dan yang tidak. Maka keberadaannya harus terus disosialisasikan kepada publik,” ujarnya.

Wakil ketua Pansus 1, Riana menuturkan dampak keberadaan koperasi di masyarakat kurang optimal. Bahkan, target program 30 koperasi di seluruh kecamatan di Kota Bandung belum terlihat realisasinya.

Diperlukan adanya evaluasi secara keseluruhan untuk memperbaiki perencanaan dan target program dari Dinas Koperasi dan UKM ke depan.

“Program-program yang disusun oleh Dinas Koperasi dan UKM hingga saat ini belum memberikan daya tarik bagi masyarakat untuk bergabung sebagai anggotanya. Ini manakah yang salah programnya atau sosialisasinya yang tidak berjalan? Karena fakta di lapangan, tidak mungkin ada barang atau program bagus tapi masyarakat tidak tertarik,” ujarnya.

Bahkan, kata Riana, dari segi pembinaan dan pelatihan yang sejauh ini dilakukan, pesertanya belum meluas. Artinya ada proses yang tidak berjalan yang dapat menggugah minat masyarakat mengikuti program tersebut.

“Maka perlu adanya koreksi, menjadi percuma kalau targetnya hanya penyerapan anggaran, bukan output yang dihasilkan. Bukankah Kota Bandung menginginkan adanya perubahan, maka perlu adanya evaluasi agar antara target perencanaan dan realisasi itu bisa sesuai?” ucapnya.

Riana pun mendorong agar sertifikasi profesi menjadi program prioritas yang harus segera direalisasikan Dinas Tenaga Kerja. Hal ini agar meningkatkan kesejahteraan para pekerja, dengan mendapatkan penghasilan yang layak sesuai dengan tingkat keahliannya.

“Kenapa sertifikasi profesi ini menjadi penting untuk direalisasikan, karena selama ini, tukang-tukang bangunan yang jago-jago itu rata-rata ijazah pendidikannya maksimal SMA, sehingga mereka hanya mendapatkan upah sesuai dengan ijazahnya, padahal secara keahlian, sekelas insinyur pun belum tentu bisa melakukan pekerjaan apa yang dilakukan tukang tersebut,” ucapnya.

Sementara anggota Pansus 1, Heri Hermawan, menyoroti perihal keberadaan koperasi di Kota Bandung yang mencapai 1.800. Namun, dari jumlah tersebut yang aktif ternyata hanya 30 persen. Seandainya seluruhnya bisa aktif kembali, maka dampaknya sangat luar biasa bagi pemulihan ekonomi Kota Bandung pasca pandemi.

Di samping itu, Heri pun menyoroti perihal fungsi keberadaan koperasi dan Satgas Anti Rentenir yang diharapkan mampu memberantas aktivitas rentenir di Kota Bandung.

“Satgas antirentenir ini harus terbuka, berapa jumlahnya, termasuk tugas dan kewenangannya seperti apa, ini yang harus disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga dapat membantu masyarakat untuk dapat lepas dari jerat rentenir ini,” katanya. *(Permana)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akibat Harga Komoditas Naik Harga di Bulan Mei, Kota Sukabumi Alami Inflasi Sebesar 0,09 Persen

    Akibat Harga Komoditas Naik Harga di Bulan Mei, Kota Sukabumi Alami Inflasi Sebesar 0,09 Persen

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mencatat, nilai inflasi pada bulan Mei 2021 sebesar 0,09 persen.”Bulan Mei kemarin, nilai inflasi Kota Sukabumi berada diangka 0,09 persen, dengan Indek Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,61,”ujar Asisten Daerah (Assda) II, Bidang Pembangunan dan Perekonomian Pemkot Sukabumi, Cecep Mansur. Rabu, (23/6/2021). Cecep Mengatakan, inflasi terjadi dikarenakan, adanya kenaikan harga di […]

  • Gugus Tugas Kota Sukabumi Lakukan Rapid Tes Kepada masyarakat Jalan A Yani

    Gugus Tugas Kota Sukabumi Lakukan Rapid Tes Kepada masyarakat Jalan A Yani

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Gugus Tugas penanganan dan pencegahan Covid-19 Kota Sukabumi melakukan rapid tes kepada masyarakat di Jalan Jend. A Yani. Sabtu (09/05/2020). Masyarakat yang berbelanja dan berjualan di sekitar Jalan A. Yani dilakukan rapid tes secara oleh petugas secara acak. “Kita lakukan rapid tes kepada masyarakat, antara penjual dan pembeli secara acak sebagai sampel” […]

  • Klarifikasi SPBU Sungai Laur Terkait Pelayanan BBM Menggunakan Drum

    Klarifikasi SPBU Sungai Laur Terkait Pelayanan BBM Menggunakan Drum

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    KETAPANG, Mbinews – Baru-baru ini, SPBU di Sungai Laur mendapatkan kritik tajam dari sejumlah pihak yang mengaku berasal dari profesi tertentu yang menuduh SPBU tersebut melayani pembelian BBM jenis pertalite menggunakan drum, yang dianggap melanggar peraturan. Tuduhan ini telah menyebar melalui berbagai media, termasuk media sosial WhatsApp, tanpa memberikan kesempatan untuk penjelasan yang seimbang. Menanggapi […]

  • Wali Kota Dan Wakil Walikota Bandung Ajak Pendukung Persib Nonton Di Rumah Sambil Kopi

    Wali Kota Dan Wakil Walikota Bandung Ajak Pendukung Persib Nonton Di Rumah Sambil Kopi

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengimbau bobotoh tidak memaksakan diri datang ke stadion guna mendukung Persib Bandung di ajang Piala Menpora 2021. Hal itu merupakan ikhtiar untuk mencegah penyebaran Covid-19. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial lebih berharap, bobotoh menonton di rumah agar semakin […]

  • ATM Beras, Upaya Pemkot Bandung Entaskan Kemiskinan

    ATM Beras, Upaya Pemkot Bandung Entaskan Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Semasa pandemi Covid-19, angka stunting di Kota Bandung pada 2021 mencapai 8,93 persen. Padahal, sebelumnya pernah menyentuh 6 persen lebih. Untuk menekan angka stunting, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung bersama-sama membuat program berupa ATM Beras sejak 2018. Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar […]

  • 2 Rumah Terancam Longsor di Cidadap, Pemkot Bandung Gerak Cepat Evakuasi Warga dari Zona Rawan

    2 Rumah Terancam Longsor di Cidadap, Pemkot Bandung Gerak Cepat Evakuasi Warga dari Zona Rawan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak cepat mengevakuasi dua keluarga di RW 5 Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung setelah bangunan rumah mereka teridentifikasi berada dalam kondisi sangat rawan longsor. Langkah evakuasi dilakukan sebagai tindakan pencegahan agar tidak terjadi korban di tengah meningkatnya curah hujan ekstrem di kawasan Bandung Utara. Wali Kota […]

expand_less