Breaking News
Trending Tags

Gelar Rapat Bersama, Pansus 1 DPRD Kota Bandung Soroti Capaian Program Dinas KUKM dan Disnaker

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pansus 1 DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung, dengan agenda pembahasan realisasi kinerja kegiatan TA. 2021, di Ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (11/5/2022).

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury, SH, dan dihadiri oleh Wakil Ketua Pansus 1, Drs. Riana, serta para anggota Pansus 1, yaitu H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si; Drs. Heri Hermawan, M.Pd; Hj. Salmiah Rambe, S.Pd, M.Sos; Hj. Nenden Sukaesih, SE; Iman Lestariyono, S.Si; Hasan Faozi, S.Pd; dan H. Riantono, ST., M.Si.

Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury mendorong agar efektifitas dan kebermanfaatan dari keberadaan koperasi agar lebih maksimal dan dapat dirasakan oleh masyarakat luas secara optimal.

“Keberadaan koperasi di Kota Bandung harus bisa lebih dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, koperasi saat ini cukup banyak, sehingga membiaskan informasi bagi masyarakat mana yang masih aktif dan di bawah pemerintahan, dan yang tidak. Maka keberadaannya harus terus disosialisasikan kepada publik,” ujarnya.

Wakil ketua Pansus 1, Riana menuturkan dampak keberadaan koperasi di masyarakat kurang optimal. Bahkan, target program 30 koperasi di seluruh kecamatan di Kota Bandung belum terlihat realisasinya.

Diperlukan adanya evaluasi secara keseluruhan untuk memperbaiki perencanaan dan target program dari Dinas Koperasi dan UKM ke depan.

“Program-program yang disusun oleh Dinas Koperasi dan UKM hingga saat ini belum memberikan daya tarik bagi masyarakat untuk bergabung sebagai anggotanya. Ini manakah yang salah programnya atau sosialisasinya yang tidak berjalan? Karena fakta di lapangan, tidak mungkin ada barang atau program bagus tapi masyarakat tidak tertarik,” ujarnya.

Bahkan, kata Riana, dari segi pembinaan dan pelatihan yang sejauh ini dilakukan, pesertanya belum meluas. Artinya ada proses yang tidak berjalan yang dapat menggugah minat masyarakat mengikuti program tersebut.

“Maka perlu adanya koreksi, menjadi percuma kalau targetnya hanya penyerapan anggaran, bukan output yang dihasilkan. Bukankah Kota Bandung menginginkan adanya perubahan, maka perlu adanya evaluasi agar antara target perencanaan dan realisasi itu bisa sesuai?” ucapnya.

Riana pun mendorong agar sertifikasi profesi menjadi program prioritas yang harus segera direalisasikan Dinas Tenaga Kerja. Hal ini agar meningkatkan kesejahteraan para pekerja, dengan mendapatkan penghasilan yang layak sesuai dengan tingkat keahliannya.

“Kenapa sertifikasi profesi ini menjadi penting untuk direalisasikan, karena selama ini, tukang-tukang bangunan yang jago-jago itu rata-rata ijazah pendidikannya maksimal SMA, sehingga mereka hanya mendapatkan upah sesuai dengan ijazahnya, padahal secara keahlian, sekelas insinyur pun belum tentu bisa melakukan pekerjaan apa yang dilakukan tukang tersebut,” ucapnya.

Sementara anggota Pansus 1, Heri Hermawan, menyoroti perihal keberadaan koperasi di Kota Bandung yang mencapai 1.800. Namun, dari jumlah tersebut yang aktif ternyata hanya 30 persen. Seandainya seluruhnya bisa aktif kembali, maka dampaknya sangat luar biasa bagi pemulihan ekonomi Kota Bandung pasca pandemi.

Di samping itu, Heri pun menyoroti perihal fungsi keberadaan koperasi dan Satgas Anti Rentenir yang diharapkan mampu memberantas aktivitas rentenir di Kota Bandung.

“Satgas antirentenir ini harus terbuka, berapa jumlahnya, termasuk tugas dan kewenangannya seperti apa, ini yang harus disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga dapat membantu masyarakat untuk dapat lepas dari jerat rentenir ini,” katanya. *(Permana)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Wali Kota Bandung Apresiasi Sejumlah Pengurus Vihara, Yana: Tak Usah Panik Tetap Waspada Soal Omicron

    Plt Wali Kota Bandung Apresiasi Sejumlah Pengurus Vihara, Yana: Tak Usah Panik Tetap Waspada Soal Omicron

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengapresiasi pengurus sejumlah vihara yang menerapkan pembatasan kapasitas di rumah ibadah saat perayaan Tahun Baru Imlek. Namun Yana juga mempersilakan masyarakat Kota Bandung maupun wisatawan untuk menikmati hari libur di Kota Bandung. Syaratnya, tetap menjaga protokol kesehatan. Kewaspadaan ini juga disebut Yana sebagai langkah antisipasi peningkatan […]

  • 3000 Lansia Di Vaksinasi,  Pemkot Bandung Kolaborasi Masyarakat Peduli Tionghoa  Dan RS Kebonjati Lakukan Baksos

    3000 Lansia Di Vaksinasi, Pemkot Bandung Kolaborasi Masyarakat Peduli Tionghoa Dan RS Kebonjati Lakukan Baksos

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya memasifkan proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung, sebagai bentuk penanganan virus Corona. Kali ini, Pemkot berkolaborasi dengan Komunitas Masyarakat Peduli Tionghoa dan Rumah Sakit Kebonjati melakukan Bakti Sosial Vaksinasi Massal bagi 3.000 Lansia di Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP) Jalan Nana Rohana, Kota Bandung, Senin (15/3/2021). Wali […]

  • Cagar Budaya di Kota Bandung Dihancurkan KAI Sindikat Mafia Muluskan Proyek INDOMARET

    Cagar Budaya di Kota Bandung Dihancurkan KAI Sindikat Mafia Muluskan Proyek INDOMARET

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, MBInews.id – Ini peristiwa di Kota Bandung. Setelah menghancurkan bangunan Masjid Cagar Budaya “Nurul Ikhlas” di Jl. Cihampelas 149, maka “proyek” penghancuran bagunan Cagar Budaya berlanjut pada Pusat Aset Non Produktif dan Mess Transit di Jl. Jawa No 40 serta Rumah Tinggal Jl Ir H Juanda No 166. Di atas penghancuran bangunan-bangunan tersebut […]

  • PK Cikole Partai Golkar Kota Sukabumi, Sebar Ratusan Paket Sembako

    PK Cikole Partai Golkar Kota Sukabumi, Sebar Ratusan Paket Sembako

    • calendar_month Rabu, 12 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 500 paket sembako diberikan oleh Pengurus Kecamatan cikole Partai Golkar kota Sukabumi, kepada warga kurang mampu. Penyerahan baksos tersebut langsung diserahkan oleh Ketua PK Cikole Iman Aria Putra langsung, di kediamannya. Selasa sore, (11/2/2021). Turut hadir juga Sekjen Partai Golkar Sri Widagdo, dan Ketua Fraksi Golkar Ivan Rusvansyah Trisya. Iman mengatakan, kegatan baksos […]

  • Wali Kota Sukabumi Sampaikan Langsung Laporan Penggunaan APBD 2021 Pada Rapat Paripurna

    Wali Kota Sukabumi Sampaikan Langsung Laporan Penggunaan APBD 2021 Pada Rapat Paripurna

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Setelah melewati berbagai tahapan pembahasan, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, menyampaikan langsung Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021,Kamis (23/06). “Hari ini, kami Pemerintah Kota Sukabumi menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban penggunaan APBD tahun 2021. Besok, akan dilanjutkan kembali dengan mendengarkan pandangan Fraksi-fraksi anggota […]

  • Mencintai Kereta Api dan Pengendara ala Edan Sepur

    Mencintai Kereta Api dan Pengendara ala Edan Sepur

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kepedulian akan keselamatan berkendara merupakan hal penting. Terkait hal ini, ada satu komunitas kece bernama Edan Sepur. Yuk, berkenalan dengan mereka! Jadi, Edan Sepur adalah komunitas pecinta kereta api yang telah eksis sejak 2009. Komunitas ini beranggotakan sekitar 180 orang dengan rata-rata usia 15 hingga 25 tahun. Awalnya, aktivitas komunitas ini bergerak […]

expand_less