Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Sukabumi Perluas Perlindungan Pekerja, Program “Sa-Kalurahan Sa-Agen Perisai” Resmi Diluncurkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 420
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi meluncurkan program “Ayeuna Waktuna, Sa-Kalurahan Sa-Agen Perisai”, sebagai strategi memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja formal dan informal. Program hasil kolaborasi Pemkot Sukabumi bersama BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi ini menargetkan terbentuknya Agen Perisai di setiap kelurahan sebagai ujung tombak edukasi dan perekrutan peserta baru.
Peluncuran program tersebut, dilakukan oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, di salah satu Hotel jalan Bhayangkara, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, para asisten daerah, kepala perangkat daerah, camat, lurah se-Kota Sukabumi, serta 45 calon Agen Perisai yang akan bertugas di 33 kelurahan.

Dalam sambutannya, Bobby Maulana menegaskan, Pemkot Sukabumi berkomitmen memperluas perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, terutama kelompok pekerja informal yang masih belum sepenuhnya terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya. Karena itu, perlu ada langkah konkret agar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,”ujarnya.

Ia menyampaikan, komitmen tersebut telah diwujudkan melalui sejumlah kebijakan daerah, mulai dari Peraturan Wali Kota, Keputusan Wali Kota, hingga berbagai surat edaran terkait perlindungan pekerja jasa konstruksi, ASN Peduli, serta optimalisasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi pekerja rentan.

Selain itu, Pemkot Sukabumi juga tengah mempersiapkan penyusunan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang direncanakan pada 2027.

Menurut Bobby, kondisi fiskal daerah yang menghadapi tantangan akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat menjadi alasan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan. Salah satu upayanya adalah dengan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperkuat kerja sama bersama berbagai elemen, termasuk melalui peran Agen Perisai,” katanya.

Bobby menjelaskan, keberadaan Agen Perisai di setiap kelurahan diharapkan mampu mempercepat peningkatan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan. Setiap agen ditargetkan dapat merekrut sekitar 200 pekerja mandiri.

Dengan jumlah 45 Agen Perisai yang disiapkan, Pemkot Sukabumi memperkirakan potensi penambahan peserta baru dapat mencapai hampir 30 ribu orang dalam kurun waktu enam bulan.

“Target ini bukan hanya tentang menambah jumlah peserta, tetapi bagaimana memastikan masyarakat memahami pentingnya jaminan sosial sebagai perlindungan ketika menghadapi risiko kerja,”ungkapnya.

Ia juga meminta para camat dan lurah untuk memberikan dukungan penuh kepada para Agen Perisai dengan membuka ruang komunikasi serta membantu proses sosialisasi di tingkat wilayah.

Menurutnya, Agen Perisai memiliki peran strategis bukan hanya sebagai penghubung administrasi kepesertaan, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan sosial.

Melalui program ini, Pemkot berharap cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat semakin luas dan mendukung terwujudnya Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ).

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi agar masyarakat Kota Sukabumi semakin terlindungi, mandiri, dan sejahtera,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkot Sukabumi yang terus memperkuat sinergi dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program Agen Perisai.

“Melalui program Ayeuna Waktuna, Sa-Kalurahan Sa-Agen Perisai, kami ingin menghadirkan layanan BPJS Ketenagakerjaan lebih dekat dengan masyarakat. Agen Perisai akan menjadi perpanjangan tangan kami di setiap kelurahan untuk memberikan edukasi, melakukan pendaftaran peserta, sekaligus memastikan para pekerja memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial,” ujar Alpian.

Ia menambahkan, dukungan penuh dari Pemda, mulai dari tingkat pemerintah daerah hingga kelurahan, menjadi modal penting dalam mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ).

“Melalui kerja sama ini, BPJS Ketenagakerjaan optimistis semakin banyak pekerja di Kota Sukabumi yang memperoleh perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, kematian, hingga jaminan hari tua,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Kota Sukabumi Dukung Langkah Satgas Tegur Moviplex

    Anggota DPRD Kota Sukabumi Dukung Langkah Satgas Tegur Moviplex

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi dari Komisi 3 Lukmansyah, sangat menyayangkan sekali terhadap tindakan yang dilakukan oleh pihak pengelola bioskop Moviplex. Pasalnya, pihak pengelola telah melakukan aktivitasnya dimasa PPKM saat ini, meskipun belum mengantongi izin dari Pemerintah Kota Sukabumi. “Saya sangat menyayangkan apa yang dilakukan oleh manejemen moviplex tentang […]

  • Teras Cihampelas Wisata Premier Kota Bandung Berpotensi Sebagai Pusat Bisnis

    Teras Cihampelas Wisata Premier Kota Bandung Berpotensi Sebagai Pusat Bisnis

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

      BANDUNG, Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan Teras Cihampelas adalah fasilitas yang harus diperbaiki dan dioptimalkan karena memiliki potensi besar sebagai pusat bisnis serta kreativitas bagi anak muda Bandung. Hal itu dikatakan saat melakukan kunjungan ke Teras Cihampelas pada Sabtu, 29 Maret 2025. Teras Cihampelas potensinya besar , sudah dibuat sejak zaman […]

  • Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan (DP3APM) menggelar Pagelaran Kesenian Lansia, di Gedung Serba Guna Biofarma, Jalan Pasteur, Bandung, Rabu (10/4/2019). Acara ini menjadi wadah bagi para lansia berkesenian. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, keberadaan para lansia tidak boleh dipandang sebelah mata. Justru, sambung […]

  • bank bjb Raih Penghargaan ‘Bank Terbaik 2021’ Versi Majalah Investor

    bank bjb Raih Penghargaan ‘Bank Terbaik 2021’ Versi Majalah Investor

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews,id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) berhasil meraih penghargaan sebagai “Bank Terbaik 2021” versi Majalah Investor. bank bjb meraih predikat tersebut dalam kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan Modal Inti Rp 5 Triliun – Rp 30 Triliun. Penghargaan diberikan secara virtual dalam rangkaian acara ”Penghargaan Bank Terbaik […]

  • DPRD Jabar Dorong Pembentukan Daerah Otonomi Baru, Bogor Barat, Selatan dan Timur

    DPRD Jabar Dorong Pembentukan Daerah Otonomi Baru, Bogor Barat, Selatan dan Timur

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KAB.BOGOR, MBInews.id – Warga Kabupaten Bogor khususnya masyarakat Kecamatan Pamijahan terus menantikan pemekaran di wilayahnya. Sebab, mereka mengeluhkan akses pelayanan publik yang kerap menjadi kendala administrasi dan lainnya. Anggota DPRD Jabar, Asep Wahyuwijaya mengaku pihaknya selalu mendorong pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) bahkan tidak hanya Bogor Barat tetapi Selatan dan Timur. Hal itu bertujuan untuk […]

  • Dalam Tiga Hari, Harga Cabai Merah TW Terus Naik Harga

    Dalam Tiga Hari, Harga Cabai Merah TW Terus Naik Harga

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Harga Cabai merah besar TW awal bulan ini menunjukan kenaikan harga. Padahal, komoditi tersebut belum lama ini alami hal serupa.”Iya, cabai merah besar TW, sekitar tiga hari ini terus naik harganya,”ujar Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Heri Sihombing. Senin, (1/2/2021). Berdasarkan hasil pengawasan di Pasar Tipar Gede […]

expand_less