Breaking News
Trending Tags

Bandung Lautan Api Di Balik Lirik Lagu Halo Halo Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Siapa yang menyangka, lagu perjuangan Halo Halo Bandung ini ternyata berasal dari lagu romantis loh, warga.

Kalau kita menyimak versi awal dari lirik lagu “Hallo Bandung” menunjukkan, lagu ini lahir sebagai ungkapan rasa rindu yang sentimental, bukan dimaksudkan sebagai lagu perjuangan.

Dikutip dari sejumlah sumber, liriknya berangkat dari kisah Ismail Marzuki yang sempat mengungsi ke Bandung bersama istrinya, Eulis Zuraidah demi menghindari pendudukan tentara Inggris dan Belanda di Jakarta.

Sayangnya, tak lama setelah mereka menetap di Bandung, terbit ultimatum dari pihak Inggris yang memerintahkan pihak tentara pejuang Indonesia untuk segera meninggalkan kota kembang ini.

Kemudian, pihak pejuang Indonesia membalas dengan sengaja membakar rumah dan gedung di penjuru wilayah selatan kota Bandung sebelum mereka meninggalkan kota pada 24 Maret 1946. Peristiwa ini pun dikenal sebagai Bandung Lautan Api .

Ismail dan istrinya pun kembali ke Kota Batavia. Namun kenangan indah selama menetap di Bandung selalu melekat dalam ingatannya.

Hal tersebut mendorongnya untuk menciptakan lagu berbahasa Sunda dengan judul “Hallo Bandung”. Tak hanya itu, ia juga menciptakan beberapa lagu lainnya seperti, “Bandung Selatan di Waktu Malam” dan “Saputangan dari Bandung Selatan”.

Peristiwa Bandung Lautan Api mengilhami Ismail Marzuki beserta para pejuang Indonesia saat itu untuk mengubah dua baris terakhir dari lirik lagu “Hallo Bandung” menjadi lebih patriotis dan membakar semangat perjuangan.

Segera setelahnya, lagu Halo Halo Bandung menjadi sangat dikenal dan menjadi salah satu lambang perjuangan kemerdekaan Indonesia melawan penjajah

Meski lagu tentang tanah Sunda, kita akan menemukan kata “beta” dalam lirik lagu tersebut. Ada yang menyebutkan bahwa kata “beta” dalam lagu ini diambil dari bahasa daerah Ambon, Maluku, yang berarti “saya”. Namun, ada pula yang mengatakan “beta” berasal dari bahasa Melayu.

Halo, halo Bandung, ibu kota Periangan
Halo, halo Bandung, kota kenang-kenangan
Sudah lama beta tidak berjumpa dengan kau
Sekarang telah menjadi lautan api
Mari bung rebut kembali. (din-pipi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Apresiasi Pencapaian Atlet Pada PON ke-20

    Wali Kota Sukabumi Apresiasi Pencapaian Atlet Pada PON ke-20

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pekan Olahraga Nasioanal (PON) ke-20 yang berlangsung di Papua telah usai. Pada ajang olahraga bergengsi tersebut, Jawa Barat resmi menyabet juara umum, atas capaian medali pada PON ke-20 kemarin. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi sangat mengapresiasi atas capaian yang dihasilkan para atlet yang berlaga pada PON ke-20. “Kita bersyukur, pada PON tahun […]

  • Bank Bjb raih Penghargaan  Indonesia Best Public Companies 2019

    Bank Bjb raih Penghargaan Indonesia Best Public Companies 2019

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Berbagai prestasi terus dicatatkan oleh bank bjb. Memasuki Semester II tahun 2019, bank bjb berhasil meraih penghargaan Indonesia Best Public Companies 2019 dalam acara Wealth Added Creator Award 2019. Event yang dihelat Majalah SWA serta Stern Stewart & Co. dan didukung Swanetwork merupakan yang ke-16 kalinya diselenggarakan. Penghargaan yang diraih kali ini […]

  • Selebrasi Persib Juara Liga 1 2024/2025, Kota Bandung Tetap Jaga Suasana Kondusif

    Selebrasi Persib Juara Liga 1 2024/2025, Kota Bandung Tetap Jaga Suasana Kondusif

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Euforia para bobotoh terus menggelora setelah Persib Bandung memastikan menyegel gelar juara Liga Indonesia musim 2024/2025 beberapa hari lalu. Euforia gelar juara diprediksi masih akan berlangsung hingga laga konvoi gelar juara yang rencananya digelar pada Minggu 25 Mei 2025 mendatang. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut gembira prestasi tersebut dan mengajak seluruh […]

  • Yana Bahas Kolaborasi Transportasi Dan Penerangan, Dubes Inggris Sambut Antusias

    Yana Bahas Kolaborasi Transportasi Dan Penerangan, Dubes Inggris Sambut Antusias

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung akan menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Inggris. Melalui pertemuan daring, Kamis 7 April 2022, Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung Yana Mulyana membahas empat hal dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins. Empat hal yang dibahas tersebut antara lain: transportasi, pengolahan sampah, ketersediaan air bersih, serta energi terbarukan. Yana berharap, […]

  • Media Dituntut Pintar & Cermat,  Dewan Pers Sambut Baik Harapan Besar SMSI

    Media Dituntut Pintar & Cermat, Dewan Pers Sambut Baik Harapan Besar SMSI

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  – Migrasi besar-besaran dari physical space (bentuk fisik) ke cyber space tak bisa dibendung. Bahkan civil society khususnya media, dituntut pintar dan cermat dalam mengekspoiltasi wilayah baru tersebut. Tak pelak, intensitas informasi yang disajikan, tentu tak melulu bersifat peristiwa sebagai cermin wajah baru, kelengkapan data menjadi refrensi yang mendekatkan pada ilmu pengetahuan. Sepenggal […]

  • Kota Sukabumi “Krisis”  Tenaga Guru Agama

    Kota Sukabumi “Krisis” Tenaga Guru Agama

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Kota Sukabumi saat ini sangat kekurangan tenaga guru pendidikan agama, padahal pihak Kementrian Agama (Kemenag) setiap tahunya selalu mengusulkan masalah kekurangan tenaga pendidik tersebut. Tapi sampai saat ini belum teralisasi. “Ya benar di Kota Sukabumi sangat kekeurangan guru. Terutama guru pendidikan agama,”ujar Kepala Kemenag kota Sukabumi HA. Chalik Mawardi usai memperingati hari santri nasional […]

expand_less