Breaking News
Trending Tags

Gerakan ASN Peduli Digencarkan, Sekda Kota Sukabumi Ajak ASN Lindungi Pekerja Informal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, terus memperkuat perlindungan bagi pekerja sektor informal melalui Program ASN Peduli. Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sukabumi, didorong menjadi orang tua asuh bagi pekerja rentan dengan mendaftarkan mereka sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Andang Tjahjadi, saat membacakan sambutan Wali Kota Sukabumi pada Sosialisasi Surat Edaran ASN Peduli (Pekerja Informal melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan), yang digelar Dinas Tenaga Kerja di Oproom Setda Kota Sukabumi, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para asisten daerah, staf ahli, Kepala Dinas Tenaga Kerja Punjul Saepul Hayat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Alpian, Inspektur Kota Sukabumi Yudi Yustiawan, kepala perangkat daerah, serta para camat.

Dalam sambutannya, Andang, menegaskan, Pemkot Sukabumi berkomitmen memperluas cakupan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai bagian dari percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ), upaya pengentasan kemiskinan, serta penguatan sistem perlindungan sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, komitmen tersebut telah diwujudkan melalui Peraturan Wali Kota Nomor 124 Tahun 2023 dan akan semakin diperkuat dengan penyusunan Peraturan Daerah tentang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang ditargetkan rampung pada tahun depan.

“Negara harus hadir memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk pekerja rentan di sektor informal. Di sekitar kita masih banyak asisten rumah tangga, sopir, tukang kebun hingga pedagang kaki lima yang bekerja setiap hari tanpa memiliki jaring pengaman sosial. Karena itu, ASN diharapkan dapat mengambil peran nyata melalui Program ASN Peduli,”ujar Andang.

Ia menjelaskan, melalui Surat Edaran Gerakan ASN Peduli, setiap ASN didorong mendaftarkan sedikitnya satu hingga dua pekerja informal di lingkungan sekitar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Dengan iuran sebesar Rp16.800 per bulan untuk setiap pekerja, mereka sudah memperoleh perlindungan melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kami mengajak seluruh ASN untuk mendaftarkan minimal satu atau dua pekerja informal di sekitar tempat tinggalnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperluas perlindungan sosial bagi pekerja informal melalui Program ASN Peduli.

Namun demikian, ia mengungkapkan tingkat partisipasi ASN masih perlu ditingkatkan. Dari sekitar 3.800 ASN di Kota Sukabumi, baru sekitar 200 orang yang telah mengikuti program tersebut.

Untuk mempercepat perluasan kepesertaan, lanjut Alpian, program akan dikembangkan melalui dua skema pembiayaan, yakni menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta skema non-APBD dengan melibatkan berbagai mitra, di antaranya BPJS Ketenagakerjaan, BNI, dan pihak ketiga lainnya. Selain itu, satuan tugas (satgas) juga telah dibentuk guna mempercepat implementasi program di lapangan.

“Target kami adalah memastikan semakin banyak pekerja sektor informal memperoleh perlindungan jaminan sosial. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan sekaligus memberikan manfaat yang dirasakan secara merata oleh masyarakat Kota Sukabumi,”ungkap Alpian.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemkot Sukabumi memperkuat sinergi antara Dinas Tenaga Kerja, BPJS Ketenagakerjaan, dan seluruh perangkat daerah dalam membangun ekosistem perlindungan tenaga kerja yang lebih inklusif.

Program ASN Peduli diharapkan tidak hanya menjadi kebijakan administratif, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang mampu menghadirkan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.326 Inovasi Dihimpun, Sukabumi Targetkan Lolos Verifikasi Kemendagri

    1.326 Inovasi Dihimpun, Sukabumi Targetkan Lolos Verifikasi Kemendagri

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sukabumi,Mbinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi tengah melakukan verifikasi terhadap 1.326 inovasi yang diajukan oleh berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Seluruh inovasi tersebut akan didaftarkan ke sistem Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dijadwalkan dibuka pada Juli mendatang. Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Hasan Asari, mengatakan, proses verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh inovasi memenuhi […]

  • Ganjil Genap Diujicobakan, Simak Aturan Detailnya

    Ganjil Genap Diujicobakan, Simak Aturan Detailnya

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Perhubungan Kota Bandung akan mengujicobakan pengaturan kendaraan dengan sistem ganjil genap. Uji coba ini bakal dilaksanakan di Jalan Asia Afrika dan Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) pada 14-16 Agustus 2021. Meski begitu, terdapat pengecualian untuk beberapa kendaraan. Di antaranya kendaraan yang hendak ke tempat kerja atau penghuni, angkutan umum termasuk berbasis […]

  • Nuzulul Quran, Yana Ajak Masyarakat Kota Bandung Amalkan Alquran

    Nuzulul Quran, Yana Ajak Masyarakat Kota Bandung Amalkan Alquran

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengajak masyarakat muslim Kota Bandung untuk mencintai Alquran. Hal ini disampaikan saat menghadiri Peringatan Nuzulul Quran 1443 Hijriah di Masjid Al-Ukhuwah, Kota Bandung, Selasa 18 April 2022 malam. Yana mengatakan, cara mencintai Alquran antara lain dengan membaca dan mengamalkannya. Ia mengajak masyarakat Kota Bandung melakukan kedua hal […]

  • Bacaleg PSI, Pirman Suharto dan Jajaran Pengurus DPC PSI Kota Bandung Datangi Kecamatan Cibeuying Kidul

    Bacaleg PSI, Pirman Suharto dan Jajaran Pengurus DPC PSI Kota Bandung Datangi Kecamatan Cibeuying Kidul

    • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam rangka menjalin sinergitas dan persiapan menjadi peserta Pemilu 2024, DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung mendatangi kantor kecamatan Cibuying Kidul, Kota Bandung, Kamis (3/11/2022). Agendanya silaturahmi dan audiensi dengan kecamatan Cibeuying Kidul terkait sudah adanya pembentukan DPC dan DPRT Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Bandung. Hal tersebit disampaikan oleh […]

  • Edukasi Pola Hidup Bersih Dan Sehat,  Pemkot Bandung Pasang 28 Titik Westafel

    Edukasi Pola Hidup Bersih Dan Sehat, Pemkot Bandung Pasang 28 Titik Westafel

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial memasang wastafel di sisi utara Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat dan sisi selatan Alun-alun Bandung, Senin (23/3/2020). Pemasangan wastafel itu merupakan upaya edukasi kepada warga tentang pentingnya mencuci tangan untuk pola hidup bersih dan sehat. “Ini bukan hanya dalam rangka penanganan Covid-19, tapi saya berharap […]

  • Asyik! Minyak Goreng Kemasan Rp15.000 Hadir Di Kota Bandung

    Asyik! Minyak Goreng Kemasan Rp15.000 Hadir Di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Masyarakat Kota Bandung kembali mendapat akses minyak goreng murah. Pada acara Bazar Minyak Goreng Ramadan Bersama PW Nahdlatul Ulama Jawa Barat, minyak goreng kemasan Filma dibanderol Rp15.000 saja. Untuk diketahui, pasar murah untuk komoditas minyak goreng kemasan ini merupakan kolaborasi antara Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat berkolaborasi dengan PT. Sinarmas. […]

expand_less