Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkot Sukabumi Gelar Pasar Murah di 30 Titik
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 94
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar Pasar Murah di 30 titik yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Sukabumi. Program tersebut menjadi upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di halaman Kantor Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Selasa (1/9).
Ayep mengatakan, program Pasar Murah tersebut didanai dari insentif stabilitas inflasi atau insentif fiskal sebesar Rp2 miliar yang diterima Pemkot Sukabumi atas keberhasilan dalam pengendalian inflasi daerah.
“Dana insentif stabilitas inflasi sebesar Rp2 miliar ini kami alokasikan untuk pelaksanaan Pasar Murah di 30 titik di Kota Sukabumi. Program ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan,” kata Ayep.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah bahan kebutuhan pokok dijual dengan harga sekitar 10 persen lebih rendah dibandingkan harga pasar. Kondisi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang memanfaatkan Pasar Murah untuk memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau.
Meski selisih harga dengan pasar relatif sekitar 10 persen, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Hal tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses pangan dengan harga terjangkau masih besar.
Menurut Ayep, tingginya animo masyarakat menjadi salah satu pertimbangan Pemkot Sukabumi untuk mempertahankan program Pasar Murah secara berkelanjutan.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Walaupun selisih harganya sekitar 10 persen, permintaan warga terus berlanjut. Karena itu, insya Allah program Pasar Murah ini akan terus kami jalankan,””ujarnya.
Ayep berharap, keberadaan Pasar Murah tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah, tetapi juga mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan.
“Selain itu, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan ketersediaan kebutuhan pangan pokok tetap terjaga dengan harga yang terjangkau sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Kota Sukabumi,”pungkasnya.ardan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur


Saat ini belum ada komentar