Kota Sukabumi “Krisis” Tenaga Guru Agama
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

ujar Kepala Kemenag kota Sukabumi HA. Chalik Mawardi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id- Kota Sukabumi saat ini sangat kekurangan tenaga guru pendidikan agama, padahal pihak Kementrian Agama (Kemenag) setiap tahunya selalu mengusulkan masalah kekurangan tenaga pendidik tersebut. Tapi sampai saat ini belum teralisasi.
“Ya benar di Kota Sukabumi sangat kekeurangan guru. Terutama guru pendidikan agama,”ujar Kepala Kemenag kota Sukabumi HA. Chalik Mawardi usai memperingati hari santri nasional tingkat Kota Sukabumi di Lapang Merdeka Kota Sukabumi. Selasa, (22/10/2019).
Chalik mengatakan, pihaknya terus mencoba mengajukan kekurangan guru tersebut kepada pemerintah. Apalagi, dalam waktu dekat banyak guru yang memasuki masa pensiun. Sehingga secara otomatis kekurangan guru akan terjadi.
Sementara kebutuhan akan guru di Kota Sukabumi untuk di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs)MTS dan Madrasah aliyah (MA) termasuk di sekolah-sekolah umum lainya (negeri dan swasta) sekitar 200 lebih.”Sekitar 200 guru agama yang kita butuhkan untuk memenuhi di sekolah-sekolah,.”ujarnya.
Sejauh ini lanjut Chalik, keksongoan tersebut diisi oleh guru honorer yang mengabdi selama ini, mereka mengajar di setiap sekolah yang kekurangan guru agama nya.”Mudah-mudahan dengan kebijakan pemerintah pusat dan kabinet yang baru untuk pengangkatan PNS kedepan diprioritaskan tenaga guru,”pungkasnya. (Ardan/Mbi)
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar