Jabat Kepala BPKPD, Sandra Langsung Susun Langkah Strategis Peningkatan PAD
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Sandra Utama Teguh
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI, Mbinews.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut dilakukan melalui penggalian potensi seluruh objek pajak, penguatan pengawasan, serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya kepatuhan membayar pajak.
Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Sandra Utama Teguh, mengatakan,a optimalisasi PAD menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.
“Kami terus berupaya maksimal untuk meningkatkan PAD dari sektor pajak daerah. Berbagai potensi yang ada akan kami petakan dan optimalkan agar penerimaan daerah semakin meningkat,” ujar Sandra didampingi Sekretaris BPKPD Kota Sukabumi, Ken Siti Windut, Jumat (12/6/2026).
Menurut Sandra, peningkatan PAD dilakukan melalui sejumlah strategi yang melibatkan seluruh perangkat daerah pengampu pendapatan. Saat ini, Pemerintah Kota Sukabumi juga telah membentuk tim khusus yang bertugas mengoptimalkan penerimaan PAD dari berbagai sektor potensial.
“Secara umum, realisasi PAD hingga pertengahan tahun ini menunjukkan capaian yang cukup baik, dan mendekati target yang telah ditetapkan pemerintah daerah,”katanya.
Untuk mendorong peningkatan pendapatan lebih lanjut, pihaknya melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna mengidentifikasi potensi-potensi pajak yang masih dapat dikembangkan. Selain itu, koordinasi dengan seluruh bidang dan organisasi perangkat daerah terkait terus diperkuat agar strategi peningkatan PAD berjalan lebih efektif.

Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Didmpingi Sekretaris BPKPD, Ken Siti Windut (kanan)
Sandra menjelaskan, pemasangan tapping box yang selama ini digunakan sebagai instrumen pengawasan penerimaan pajak daerah telah berjalan optimal. Namun demikian, pemerintah tidak hanya fokus pada penguatan sistem pengawasan, tetapi juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat pajak bagi pembangunan daerah.
“Kami meyakini pemahaman masyarakat terhadap manfaat pajak akan berdampak positif terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Karena itu, sosialisasi akan terus kami tingkatkan,”ucapnya.
Ia menambahkan, hasil pembangunan yang telah dirasakan masyarakat merupakan bukti nyata kontribusi pajak daerah terhadap kemajuan Kota Sukabumi. Berbagai proyek infrastruktur, termasuk pembangunan dan perbaikan jalan, dibiayai dari pendapatan yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah.
Karena itu, pemerintah berharap kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan terus meningkat seiring dengan semakin besarnya manfaat pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung.
Berdasarkan perbandingan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, capaian PAD Kota Sukabumi menunjukkan tren peningkatan. Kondisi tersebut dinilai menjadi indikator positif tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sekaligus menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja pendapatan pada tahun-tahun mendatang.
Meski baru menjabat dalam waktu relatif singkat, Sandra menegaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi serta pemetaan terhadap berbagai sumber pendapatan yang masih berpotensi dioptimalkan. Selain itu, sejumlah terobosan dan strategi baru juga tengah disiapkan untuk menjaga pertumbuhan PAD secara berkelanjutan.
“Meskipun baru menjabat, saya akan melakukan evaluasi dan melihat langsung potensi-potensi pendapatan daerah yang masih bisa dioptimalkan. Ke depan, kami juga akan menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan PAD Kota Sukabumi,” pungkasnya.ardan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar