Breaking News
Trending Tags

Bersama Bea Cukai Bogor, Satpol PP Kota Sukabumi Gencarkan Edukasi Rokok Ilegal, Libatkan Masyarakat Awasi Peredarannya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 2.137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), menggencarkan upaya pemberantasan peredaran Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT) ilegal, khususnya rokok tanpa pita cukai maupun rokok dengan pita cukai yang disalahgunakan.

Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi pengenalan BKCHT ilegal yang digelar di salah satu hotel di kawasan Bhayangkara, Kota Sukabumi, Selasa (7/7). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan melibatkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) A Bogor.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah strategis untuk menekan peredaran rokok ilegal sekaligus menjaga penerimaan negara dan daerah dari sektor cukai hasil tembakau.

Menurutnya, penerimaan dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau memberikan kontribusi sekitar Rp8 miliar setiap tahun bagi Kota Sukabumi. Dana tersebut menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah, bersama penerimaan dari Pajak Penerangan Jalan (PJU), Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), serta opsen Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Pajak dan cukai yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan berbagai program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Karena itu, menjaga penerimaan negara merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Ayep.

Ia menegaskan, peredaran rokok ilegal merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenai sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemkot Sukabumi, kata dia, berperan melakukan pengawasan di lapangan, menerima laporan masyarakat, kemudian berkoordinasi dengan Bea Cukai dan aparat penegak hukum untuk proses penindakan.

“Sinergi antara pemerintah daerah, Bea Cukai, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci agar aktivitas perdagangan di Kota Sukabumi berjalan tertib dan sesuai aturan,” katanya.

Ayep juga mengajak masyarakat untuk tidak membeli maupun memperjualbelikan rokok ilegal serta segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran di lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak seluruh masyarakat menjadi mitra pemerintah dalam memerangi rokok ilegal. Semakin optimal penerimaan negara dan daerah, semakin besar pula manfaat pembangunan yang dapat dinikmati masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu,

Kepala KPPBC TMP A Bogor, Chotibul Umam

, mengatakan, pemberantasan rokok ilegal tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Menurut Chotibul, peredaran rokok ilegal berdampak langsung terhadap berkurangnya penerimaan negara yang seharusnya digunakan untuk membiayai pembangunan di berbagai sektor.

“Seluruh penerimaan cukai masuk ke kas negara dan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan. Karena itu, peredaran rokok ilegal harus ditekan bersama,” kata Chotibul.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri rokok ilegal, baik yang dapat dikenali secara kasat mata maupun melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini Bea Cukai Bogor telah mengamankan sekitar 7,5 juta batang rokok ilegal di wilayah kerjanya. Khusus di Kota Sukabumi, jumlah barang bukti yang disita mencapai puluhan ribu batang dan sebagian besar ditemukan melalui operasi di warung-warung kecil.

Chotibul menjelaskan, Kota Sukabumi saat ini lebih berperan sebagai daerah pemasaran rokok karena industri Sigaret Kretek Mesin (SKM) sudah tidak lagi beroperasi di wilayah tersebut. Oleh sebab itu, pengawasan dilakukan tidak hanya di tingkat pengecer, tetapi juga terhadap kendaraan pengangkut, gudang penyimpanan, hingga perusahaan jasa ekspedisi.

Menurutnya, pelaku kini mulai mengubah pola distribusi dengan mengirimkan rokok ilegal dalam paket-paket kecil melalui jasa titipan untuk menghindari penyitaan dalam jumlah besar.

“Modus distribusi mulai bergeser. Jika sebelumnya menggunakan truk dalam jumlah besar, kini lebih banyak dikirim dalam paket-paket kecil melalui jasa ekspedisi agar lebih sulit terdeteksi,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tren peredaran rokok ilegal pada tahun ini menunjukkan indikasi peningkatan. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi faktor ekonomi, di mana sebagian masyarakat memilih rokok berharga murah yang dijual sekitar Rp10 ribu per bungkus.

Menurut Chotibul, kondisi tersebut berpotensi mengganggu keberlangsungan industri rokok legal dan berdampak terhadap tenaga kerja.

“Jika rokok ilegal terus berkembang, industri rokok resmi akan menghadapi tekanan serius yang berpotensi memicu penurunan produksi hingga pemutusan hubungan kerja,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Sukabumi Firman Taufik mengatakan sosialisasi dilaksanakan selama tiga hari di tujuh kecamatan, di antaranya Warudoyong, Cikole, Citamiang, Gunungpuyuh, dan Baros.

Program tersebut menyasar masyarakat serta pelaku usaha agar mampu mengenali ciri-ciri rokok ilegal, menolak peredarannya, sekaligus memahami dampak negatif terhadap penerimaan negara dan perekonomian.

Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Sukabumi Firman Taufik

“Kami ingin masyarakat memahami ketentuan di bidang cukai, mengenali karakteristik rokok ilegal, serta ikut berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran,” kata Firman.

Firman menjelaskan, Satpol PP bertugas melakukan pengumpulan informasi, pemetaan wilayah rawan, serta pendampingan operasi bersama Bea Cukai, kepolisian, TNI, Polisi Militer, dan Kejaksaan.

Hingga kini, operasi gabungan telah dilaksanakan sebanyak dua kali. Pada operasi pertama, petugas berhasil menyita sekitar 10.600 batang rokok ilegal yang beredar di wilayah Kota Sukabumi.

Ia menambahkan, selain ditemukan di warung, toko kelontong, pasar, dan konter pulsa, peredaran rokok ilegal kini juga marak dilakukan melalui platform daring dengan memanfaatkan rumah kos sebagai gudang transit sebelum dikirim menggunakan jasa ekspedisi.

Firman mengungkapkan, modus yang kini paling banyak ditemukan bukan lagi rokok tanpa pita cukai, melainkan penyalahgunaan pita cukai. Pelaku menggunakan pita cukai murah yang diperuntukkan bagi Sigaret Kretek Tangan (SKT), namun ditempelkan pada Sigaret Kretek Mesin (SKM) atau rokok filter yang memiliki tarif cukai jauh lebih tinggi.

“Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada lingkungan sekitar sekaligus membantu pemerintah mengawasi peredaran rokok ilegal,” pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Walikota Bandung Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Periode 2019 – 2024

    Wakil Walikota Bandung Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Periode 2019 – 2024

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MBInews.id, BANDUNG – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, anggota DPRD Kota Bandung baru bersinergi menyukseskan sejumlah program prioritas. Harapan itu disampaikan Yana saat menghadiri pelantikan para wakil rakyat periode 2019-2024 di Gedung DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi, Senin (5/8/2019). “Hari ini para anggota dewan periode 2019 – 2024 dilantik. Semoga bisa […]

  • BNPB Peringati Hari Pramuka dan Puncak Destana Tsunami di Serang

    BNPB Peringati Hari Pramuka dan Puncak Destana Tsunami di Serang

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    MBInews.id, Serang – Kepala BNPB bersama pejabat tinggi BNPB memperingati Hari Pramuka ke-58 di Kabupaten Serang, Banten (14/8/19). Dihadiri seribuan Pramuka dari berbagai daerah bersama relawan penanggulangan bencana. Dalam sambutannya Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan peristiwa Alam merupakan kejadian alam yang terjadi berulang pada periode yang akan datang. Mengenali ancamannya, siapkan strateginya dan tangguh menyelamatkan […]

  • HPN 2021, Wali Kota Bandung Minta Pers Terus Edukasi Masyarakat

    HPN 2021, Wali Kota Bandung Minta Pers Terus Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap media massa bisa terus mengedukasi masyarakat. Khususnya untuk melawan informasi sesat atau hoaks yang beredar di masyarakat. Oded menyampaikan harapan itu berkaitan dengan Hari Pers Nasional pada 9 Februari ini. “Pers harus terus menjadi jendela informasi bagi masyarakat. Tak hanya itu, pers juga harus terus […]

  • Pemkot Bandung Serta Oded Raih Anugerah Humas Indonesia 2021

    Pemkot Bandung Serta Oded Raih Anugerah Humas Indonesia 2021

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jelang Hari Jadi ke-211 Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung memperoleh anugerah Humas Indonesia peringkat pertama untuk kategori Pemerintah Kota. Tak hanya itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial juga menerima penghargaan serupa. Penghargaan ini diumumkan situs resmi Humas Indonesia pada 17 September 2021 lalu. Pemkot Bandung bersanding dengan pemerintah kota lainnya seperti […]

  • Ratusan Pelajar di Kota Sukabumi, Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

    Ratusan Pelajar di Kota Sukabumi, Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan pelajar dari SMAN 2 Kota Sukabumi, SMK Pelita, SMA INsani, SMA Nurul Karomah dan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Hayatan Thayyibah (Hatoy), beramai-ramai mengikuti proses vaksin Covid-19, yang digelar oleh TNI AL Korps Marinir Puslatpurmar 6 Antralina Sukabumi, Selasa (21/9/2021). Dalam kegiatan yang bertempat di Ponpes Hatoy tersebut, tak kurang dari 600 […]

  • Mangadar Situmorang: Berkomitmen  Kemajuan Unpar Sebagai Universitas Pilihan

    Mangadar Situmorang: Berkomitmen Kemajuan Unpar Sebagai Universitas Pilihan

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  –   Rektor Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Mangadar Situmorang, berkomitmen untuk mengangkat kemajuan Unpar sebagai Universitas  pilihan, dan mengangkat berbagai potensi lokal sebagai wujud visi misinya sebagai rektor. Hal itu diungkapkannya  usai dilantik kembali menjadi Rektor Unpar masa bakti 2019-2023. Mangadar menuturkan, akan terus merawat dan mengembangkan komitmen Unpar sebagai universitas dengan kolektif, institusional […]

expand_less