Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Satpol PP Kota Sukabumi Sita Lebih dari 7.000 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 1.067
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI.-Mbinews.id-Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai di Kota Sukabumi masih menjadi persoalan. Hal itu terlihat dari hasil operasi gabungan yang dilakukan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kota Sukabumi bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Bogor yang berhasil menyita lebih dari 7.000 batang rokok ilegal dari berbagai merek.

Penyitaan tersebut merupakan hasil operasi pemberantasan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT) ilegal yang dilaksanakan sepanjang Mei hingga Juni 2026. Selain penindakan, petugas juga melakukan sosialisasi kepada pemilik warung dan masyarakat untuk menekan peredaran rokok tanpa pita cukai.

Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban, dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Sukabumi, Firman Taufik, mengatakan operasi dilakukan setelah petugas menerima berbagai informasi mengenai dugaan peredaran rokok ilegal di sejumlah titik di Kota Sukabumi.

“Operasi ini merupakan bagian dari upaya pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal. Sebelum penindakan, kami telah melaksanakan Training of Trainers (TOT), pengumpulan informasi di lapangan, hingga operasi pasar bersama Bea Cukai. Hasilnya, lebih dari 7.000 batang rokok ilegal berhasil diamankan. Tapi sebelumnya pada kegiatan awal diamankan kurang lebih 10 ribu batang rokok tanpa cukai,”kata Firman kepada wartawan, Rabu (2/7/2026).

Firman mengungkapkan, hasil pengawasan menunjukkan Kota Sukabumi belum menjadi lokasi produksi rokok ilegal. Sebagian besar barang yang beredar diduga berasal dari luar daerah dan dipasarkan melalui platform penjualan daring sebelum dijual kembali di warung-warung.

“Dari hasil penelusuran, kami tidak menemukan aktivitas produksi di Kota Sukabumi. Modus yang paling banyak ditemukan adalah pemesanan melalui jalur online, kemudian rokok tersebut dipasarkan kembali oleh pedagang di wilayah Kota Sukabumi,” ujarnya.

Temuan tersebut, menurut Firman, menjadi perhatian serius karena pola distribusi rokok ilegal kini semakin sulit diawasi. Pemanfaatan platform digital membuat barang dapat berpindah tangan dengan cepat sebelum akhirnya masuk ke pasar tradisional maupun warung eceran.

Karena itu, Satpol PP bersama Bea Cukai akan terus memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan permintaan terhadap rokok ilegal yang tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan hukum bagi pelaku usaha.

Firman menegaskan, pemilik warung yang tetap memperjualbelikan rokok tanpa pita cukai dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Bentuk sanksi bergantung pada jumlah barang bukti yang ditemukan, mulai dari penyitaan, denda administratif, hingga proses pidana yang menjadi kewenangan Bea Cukai.

“Kami mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha agar tidak menjual maupun membeli rokok ilegal. Selain merugikan penerimaan negara, pelaku juga berisiko berhadapan dengan proses hukum apabila terbukti mengedarkan barang kena cukai ilegal,” tegasnya.

Satpol PP memastikan operasi pemberantasan rokok ilegal akan terus dilakukan secara berkala bersama Bea Cukai sebagai bagian dari upaya memutus rantai distribusi barang kena cukai ilegal di Kota Sukabumi.

“Operasi terhadap rokok tanpa cukai akan terus kami lakukan, sebagai upaya kami untuk memutus rantai peredaran dan distribusi barang tanpa cukai di Kota SUkabumi,”pungkas firman.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Apresiasi 11 Perusahaan Pendukung Pembangunan

    Pemkot Bandung Apresiasi 11 Perusahaan Pendukung Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota  Bandung mengapresiasi sejumlah perusahaan, BUMN, dan BUMD yang telah mendukung pembangunan Kota Bandung. Apresiasi tersebut disampaikan oleh Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas, Jumat (3/5/2019) malam. “Sebagai ibu kota provinsi, Bandung memiliki daya tarik yang cukup besar dari berbagai sektor seperti ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. Akan […]

  • Terima Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BPJS dan DJSN ke UOBK RSUD Syamsudin, S.H Ini Yang Dipaparkan Oleh Pj Wali Kota Sukabumi

    Terima Kunjungan Kerja Dewan Pengawas BPJS dan DJSN ke UOBK RSUD Syamsudin, S.H Ini Yang Dipaparkan Oleh Pj Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, menerima kunjungan kerja Dewan Pengawas BPJS dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Di ruang Gedung Central Diagnostik UOBK RSUD Syamsudin, S.H, pada Kamis (3/10/2024). Kusmana mengungkapkan, sejak tahun 2014 UOBK RSUD R Syamsudin, SH sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), […]

  • Pelacakan Epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung Di Atas Standar WHO,  Dinkes kota Bandung Terus Lakukan 3T

    Pelacakan Epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung Di Atas Standar WHO, Dinkes kota Bandung Terus Lakukan 3T

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan akan terus lakukan 3T (tracing, tracking, treatment) sebagai upaya mengendalikan pandemi Covid-19. Meski pun saat ini, pelacakan epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung sudah di atas standar Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). “Kita tetap lakukan 3T dengan pegangan ketentuan dari WHO yaitu harus mencapai 1 per […]

  • Mampu Berikan Kemudahan Bagi Masyarakat, Komisi I Apresiasi MPP Kota Bogor

    Mampu Berikan Kemudahan Bagi Masyarakat, Komisi I Apresiasi MPP Kota Bogor

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KOTA BOGOR, Mbinews.id – Hadirnya Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor dinilai mampu memberikan manfaat kemudahan bagi masyarakat terutama dalam urusan administrasi terutama dalam hal perijinan dan investasi. Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Ruhiyat Nugraha dalam kesempatan kunjungan kerja komisi di MPP Kota Bogor, Selasa (5/10/2021). Pihaknya mengapresiasi dan sekaligus […]

  • Hindari Perkawinan di Bawah Umur, Kang DS: Penyebab Stunting atau Gagal Tumbuh Pada Bayi yang Dilahirkan

    Hindari Perkawinan di Bawah Umur, Kang DS: Penyebab Stunting atau Gagal Tumbuh Pada Bayi yang Dilahirkan

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakannya upacara bersama para siswa dan siswi serta tenaga pengajar di lingkungan SMKN 1 Katapang Kabupaten Bandung, Senin (3/6/2025). Pada kesempatan upacara itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bandung pun turut hadir “Ini sebagai wujud komitmen […]

  • Kembali ke Kampung Lama, Edwin Senjaya Apresiasi Posyandu Manjahlega

    Kembali ke Kampung Lama, Edwin Senjaya Apresiasi Posyandu Manjahlega

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Merkuri dan cek kesehatan gratis yang digelar di Balai RW 04, Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Bandung, Rabu (15/4/2026). Kegiatan tersebut dinilai berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Edwin menyebut, selain memberikan manfaat langsung bagi kesehatan […]

expand_less