Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kembali Kirim PMI ke Timur Tengah, Pemkot Sukabumi Tekankan Skill dan Sertifikasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi kembali mendorong pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal daerah tersebut untuk bekerja di luar negeri. Kali ini, seorang warga Kota Sukabumi, Didit Fahrudin, diberangkatkan ke Kuwait untuk bekerja di perusahaan Spa180 dengan masa kontrak selama dua tahun.

Didit merupakan warga Jalan Pabuaran, Kelurahan Nyemplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Setelah melalui berbagai tahapan pelatihan dan persiapan kerja, ia kini telah tiba di Kuwait dan mulai menjalankan pekerjaannya.

Kabar keberangkatannya disampaikan Didit melalui sebuah video yang diterima redaksi. Dalam video tersebut, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi yang telah memberikan kesempatan untuk bekerja di luar negeri.

“Alhamdulillah pada hari ini saya sudah berada di Kuwait dan sudah berada di tempat bekerja. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Sukabumi, Bapak Ayep Zaki, yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk bekerja di luar negeri dan mencari penghidupan yang lebih layak,” ujar Didit.

Sebelum diberangkatkan ke Kuwait, Didit terlebih dahulu mengikuti pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) milik Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Delta Abadi Internasional.

Pelatihan tersebut berlangsung selama hampir tiga bulan, yakni mulai 5 Maret hingga 31 Mei 2026. Pelatihan menjadi salah satu tahapan penting untuk membekali calon PMI sebelum memasuki pasar kerja internasional.

PEMKOT SUKABUMI FOKUS SIAPKAN PMI TERAMPIL

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, pengiriman PMI asal Kota Sukabumi ke berbagai negara bukan sekadar fenomena musiman. Pemerintah Kota Sukabumi, kata dia, tengah membangun ekosistem penyiapan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Pemkot Sukabumi menggandeng sejumlah lembaga pendidikan dan pelatihan kerja serta P3MI yang dinilai memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

“Pemkot Sukabumi memang sedang fokus membangun PKL-PKL yang dimiliki P3MI. Salah satunya Politeknik Sukabumi, PASIM dan Taman Siswa secara langsung bisa saya saksikan. Di luar ketiga itu ada juga LPK-LPK yang lain di Kota Sukabumi,” kata Ayep Zaki dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Ayep, lembaga-lembaga tersebut diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan dan memberangkatkan tenaga kerja asal Kota Sukabumi ke berbagai negara tujuan.

Melalui pelatihan yang diberikan, calon PMI tidak hanya dipersiapkan untuk memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga dibekali kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan negara tujuan.

BAHASA DAN SKILL JADI BEKAL UTAMA

Ayep menyebut terdapat dua kemampuan utama yang harus dimiliki calon PMI sebelum bekerja di luar negeri.

Pertama adalah kemampuan bahasa sesuai negara tujuan. Kedua, keterampilan atau keahlian yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan dijalani.

“Dua kriteria utama yang akan dididik di LPK-LPK itu adalah pertama bahasa negara tujuan dan kedua adalah skill tempat siswa akan bekerja. Semua harus memiliki sertifikasi, baik sertifikasi bahasa maupun sertifikasi skill,” jelasnya.

Menurut Ayep, sertifikasi tersebut menjadi modal penting bagi tenaga kerja asal Kota Sukabumi untuk dapat bersaing dalam perekrutan tenaga kerja di berbagai negara.

Tanpa memiliki kemampuan bahasa dan keterampilan yang dibuktikan dengan sertifikasi, calon tenaga kerja dinilai akan lebih sulit menembus pasar kerja internasional.

Karena itu, Pemkot Sukabumi mendorong agar calon PMI tidak hanya berorientasi pada keberangkatan ke luar negeri, tetapi juga mempersiapkan kompetensi secara matang agar dapat memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik.

BIDIK GAJI RP20-35 JUTA PER BULAN

Pemerintah Kota Sukabumi juga menargetkan agar tenaga kerja yang diberangkatkan ke luar negeri memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi.

Ayep menyebut, tenaga kerja dengan keahlian dan sertifikasi yang memadai berpeluang mendapatkan standar gaji antara Rp20 juta hingga Rp35 juta per bulan, tergantung negara tujuan, jenis pekerjaan, kompetensi dan ketentuan perusahaan.

“Karena Pemerintah Kota Sukabumi mendorong pekerja-pekerja yang skill atau keahliannya dengan standar gaji Rp20 sampai Rp35 juta per bulan,” pungkas Ayep.

Keberangkatan Didit Fahrudin ke Kuwait menjadi salah satu contoh upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam membuka akses kesempatan kerja bagi masyarakat melalui jalur penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

Dengan penguatan pelatihan bahasa, keterampilan dan sertifikasi, Pemkot Sukabumi berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang mampu bersaing di pasar internasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui penghasilan dari bekerja di luar negeri. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nama Baru Flyover Pasupati, Kenangan Baik Untuk Jasa Mochtar Kusumaatmadja

    Nama Baru Flyover Pasupati, Kenangan Baik Untuk Jasa Mochtar Kusumaatmadja

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jalan Layang Pasupati yang menjadi salah satu ikon Kota Bandung resmi berubah nama menjadi Jalan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja. Peresmian dilakukan di Gedung Inspektorat Provinsi Jawa Barat, Selasa 1 Maret 2022 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Perubahan nama ini disambut positif oleh semua pihak, salah satunya Pemerintah Kota Bandung. Dalam sambutannya, […]

  • Kota Bandung Optimis Raih Juara Posyandu Award Tingkat Jabar

    Kota Bandung Optimis Raih Juara Posyandu Award Tingkat Jabar

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua TP PKK Kota Bandung Yunimar Mulyana optimis Posyandu di Kota Bandung meraih juara 1 dalam Lomba Posyandu dan Posyandu Award Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022. Hal itu disampaikannya usai menghadiri Penilaian Administrasi Lomba Posyandu dan Posyandu Award Tingkat Provinsi Jawa Barat di Banyu Alam Resort Hotel, Jalan Raya Cipanas No.102, […]

  • Alhamdulillah, Satgas Anti Rentenir Bantu 200 Warga Bebas Jerat Lintah Darat

    Alhamdulillah, Satgas Anti Rentenir Bantu 200 Warga Bebas Jerat Lintah Darat

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sepanjang Januari-Maret 2022, Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir menerima laporan sebanyak 384 orang terjerat rentenir di Kota Bandung. Sebanyak 300 orang di antaranya merupakan warga Kota Bandung. “Ada sekitar 200 orang yang telah kami bantu selesaikan masalahnya dengan rentenir. Ada yang penyelesaiannya secara mandiri, ada juga yang kita mediasi langsung dengan terjun […]

  • Lewat Kolaborasi, Sungai Cipamokolan Mulai Bersih Dan Nyaman

    Lewat Kolaborasi, Sungai Cipamokolan Mulai Bersih Dan Nyaman

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap berusaha menghadirkan fasilitas publik yang nyaman bagi masyarakat. Seperti yang baru saja diresmikan penataan di bantaran Sungai Cipamokolan. Kendati di tengah keterbatasan kemampuan anggaran, penataan ini akhirnya terwujud atas kolaborasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Sektor 22 Satgas […]

  • Belasan Ribuan Orang Dari Timses RKH, Siap Menangkan Pasangan Ayep Zaki-Bobby Maulana “AYEUNA” di Pilkada 2024 Kota Sukabumi

    Belasan Ribuan Orang Dari Timses RKH, Siap Menangkan Pasangan Ayep Zaki-Bobby Maulana “AYEUNA” di Pilkada 2024 Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pasangan Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Ayep Zaki-Bobby Maulana terus berdatangan. Dukungan pemenangan untuk pasangan Balon yang memiliki tagline “Ayeuna” tersebut, datang dari tim relawan Raden Koesoemo Hutaripto (RKH) pada Pileg 2024 lalu. Di mana RKH sendiri lolos menuju singgasana DPRD masa jabatan 2024-2029, mendatang. Relawan militan RKH ini menyatakan kesiapannya […]

  • Refocusing Anggaran Di Sektor Pertanian Berdampak Pada Tidak Maksimalnya Upaya Pemulihan Ekonomi

    Refocusing Anggaran Di Sektor Pertanian Berdampak Pada Tidak Maksimalnya Upaya Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, Sektor Pertanian merupakan satu-satunya sektor yang tidak terpengaruh oleh situasi pandemi covid-19. Akan tetapi sektor ini mengalami refocusing anggaran, sehingga hal tersebut cukup berdampak pada upaya pemulihan pertumbuhan ekonomi Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Anwar Yasin usai Rapat Kerja Evaluasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, […]

expand_less