Breaking News
Trending Tags

Yayasan CFA Gandeng BPBD Sukabumi Edukasi Mitigasi Bencana untuk Anak Usia Dini Lewat Boneka Tangan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 398
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Yayasan Cahaya Fajar Abadi (CFA) berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, memberikan edukasi mitigasi bencana kepada anak-anak Kelompok Bermain (KB) Baitul Makmur, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut dikemas secara interaktif melalui metode mendongeng menggunakan boneka tangan dan disertai pembagian buku Iqro kepada para peserta didik. Program ini bertujuan menanamkan kesadaran kebencanaan sejak usia dini sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan melalui gerakan pemberantasan buta aksara Alquran.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dan aktif berinteraksi dengan pendongeng dari BPBD Kabupaten Sukabumi. Ketua Yayasan CFA, Fitri Dwiputri Ariyani, mengatakan, edukasi mitigasi bencana sejak dini menjadi langkah penting untuk membangun budaya sadar bencana pada generasi muda.

Menurut dia, anak-anak perlu dikenalkan dengan berbagai jenis bencana beserta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah maupun mengurangi dampaknya.

“Kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan untuk mencegah banjir maupun tidak menebang pohon secara sembarangan agar terhindar dari longsor merupakan bentuk mitigasi yang bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,”ujar Fitri.

Fitri menjelaskan, kolaborasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi menjadi nilai tambah karena lembaga tersebut memiliki metode edukasi yang mudah dipahami oleh anak usia dini. Pendekatan yang menyenangkan dinilai mampu membuat materi kebencanaan lebih mudah diterima peserta. “Alhamdulillah, BPBD Kabupaten Sukabumi memiliki metode pembelajaran yang sangat menarik dan sesuai dengan karakter anak-anak. Hal ini sejalan dengan visi Yayasan CFA untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”katanya.

Selain edukasi kebencanaan, Yayasan CFA tetap menjalankan program unggulannya berupa pembagian buku Iqro sebagai upaya mengurangi angka buta aksara Alquran. Menurut Fitri, ke depan berbagai program sosial yayasan akan terus dipadukan dengan kegiatan edukatif agar manfaat yang diberikan semakin luas.

“Program pembagian Iqro akan terus berjalan dan kami kombinasikan dengan berbagai kegiatan edukasi lainnya. Kami ingin kehadiran yayasan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berdampak bagi pembentukan karakter masyarakat dalam jangka panjang,”ujarnya.

Ia menambahkan, Yayasan CFA berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BPBD maupun instansi lainnya, untuk menghadirkan program-program yang berdampak bagi masyarakat.

“Insya Allah kolaborasi seperti ini akan terus kami lakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi buta aksara Alquran sekaligus meningkatkan pengetahuan anak-anak dalam berbagai bidang. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” tutur Fitri.

Sementara itu, pemateri dari BPBD Kabupaten Sukabumi, Buby Zulfikar Rachman, mengatakan, penggunaan boneka tangan menjadi salah satu metode unggulan dalam menyampaikan edukasi mitigasi bencana kepada anak usia dini. Pendekatan tersebut dinilai efektif membangun komunikasi dan meningkatkan partisipasi peserta.

“Anak-anak memberikan respons yang sangat positif ketika materi disampaikan melalui media boneka tangan. Metode ini membuat mereka lebih mudah memahami pesan-pesan mitigasi bencana sekaligus menikmati proses belajarnya,” kata Buby.

Kepala KB Baitul Makmur, Hj Enih Sunarti, mengapresiasi kolaborasi antara Yayasan CFA dan BPBD Kabupaten Sukabumi. Menurut dia, materi yang diberikan selaras dengan kurikulum pembelajaran di sekolah serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Kegiatan ini memberikan referensi pembelajaran yang sangat baik. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang mitigasi bencana melalui cara yang menyenangkan, tetapi juga mendapatkan manfaat dari pembagian Iqro sebagai sarana mengenal huruf-huruf hijaiyah sejak dini,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Penyebaran Covid-19, Walikota Bandung  Intruksikan event Yang Mengudang Massa Banyak Untuk Ditunda

    Cegah Penyebaran Covid-19, Walikota Bandung Intruksikan event Yang Mengudang Massa Banyak Untuk Ditunda

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menginstruksikan jajarannya untuk menunda penyelenggaraan kegiatan besar yang melibatkan banyak orang. Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran Nomor 443/SE.030-Dinkes tanggal 14 Maret 2020. “Saya mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan event-event yang mengundang massa banyak itu mohon ditunda,” tegas Oded di Pendopo Kota Bandung, Minggu (15/3/2020). […]

  • Komisi XIII DPR RI Evaluasi Kinerja Keimigrasian di Banten, PNBP Tembus Rp195,9 Miliar

    Komisi XIII DPR RI Evaluasi Kinerja Keimigrasian di Banten, PNBP Tembus Rp195,9 Miliar

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    TANGERANG,Mbinews.id– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi keimigrasian di daerah, khususnya pada wilayah dengan tingkat mobilitas penduduk dan keberadaan orang asing yang tinggi. Kunjungan kerja yang berlangsung di Kota Tangerang, Kamis, (20/01/2026) […]

  • Pemkot Bandung Kembali Raih Penghargaan Tingkat  Nasional Bidang Kesehatan

    Pemkot Bandung Kembali Raih Penghargaan Tingkat Nasional Bidang Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menambah koleksi penghargaan di tingkat nasional. Kali ini, penghargaan bidang kesehatan dalam Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) Innovation Award III-2019. Pemkot Bandung mendapatkan penghargaan Platinum Award dalam kategori Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Yaitu atas inovasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung yakni Bandung Emergency Service Quality […]

  • Pemkot Bandung Kolaborasi Dengan Forkopimda Selesaikan Isu Strategis Kota

    Pemkot Bandung Kolaborasi Dengan Forkopimda Selesaikan Isu Strategis Kota

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Untuk menyelesaikan berbagai isu strategis dan permasalahan,Pemerintah Bandung, berkolaborasi dengan berbagai stakeholder. Demikian Pelaksana Harian Walikota Bandung Ema Sumarna mengatakan pada Rapat Koordinasi Forkompinda di Balaikota Bandung . Senin 23 Mei 2023. Isu strategis tersebut meliputi masalah sampah, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), pelaksanaan Car Free Day (CFD), vandalisme dan penanganan banjir. […]

  • Pemkot Bandung Lanjutkan Pencegahan AIDS Berbasis Kewilayahan

    Pemkot Bandung Lanjutkan Pencegahan AIDS Berbasis Kewilayahan

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meneruskan langkah pencegahan penularan penyakit AIDS berbasis kewilayahan. Hal itu diwujudkan dengan pelatihan Community Organizer oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung. Dalam pelatihan tersebut, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyebut pencegahan dan pengobatan merupakan upaya jitu dalam menanggulangi penularan penyakit ini. Oleh karenanya, Pemkot Bandung melibatkan masyarakat […]

  • Yahdi Khoir Harahap : Sosok Sekda Pengganti Sabrina Harus ‘Kaya’ Pengalaman

    Yahdi Khoir Harahap : Sosok Sekda Pengganti Sabrina Harus ‘Kaya’ Pengalaman

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MEDAN , MBInews.id – Pasca purna bakti sebagai ASN Hj Sabrina pada 1 Juni 2021 kemarin, kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) masih kosong. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dikabarkan menunjuk Afifi Lubis sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Menyikapi hal tersebut, anggota DPRD Sumut dari fraksi PAN Yahdi Khoir Harahap mengusulkan agar Edy […]

expand_less