Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Tak Ingin Bergantung Dana Pusat, Wali Kota Minta OPD Benahi Mesin PAD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 942
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mulai menyusun strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya perangkat daerah penghasil pendapatan, menyusun sistem pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terarah hingga 2035. Langkah ini diambil di tengah besarnya tantangan memenuhi target PAD 2026 yang dipatok sebesar Rp581 miliar. Arahan tersebut disampaikan Ayep, dalam rapat pimpinan (Rapim) di Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Rabu (5/8).

Menurutnya, pemerintah daerah tidak lagi cukup mengandalkan kebijakan tahunan, tetapi membutuhkan desain sistem pendapatan yang berkelanjutan agar kemampuan fiskal daerah terus meningkat dalam jangka panjang.

“Kami mendesain dan merancang sistem pendapatan Kota Sukabumi mulai 2026 sampai 2035. Kami ingin memiliki peta jalan yang jelas mengenai arah pertumbuhan PAD sehingga tidak bergantung pada kebijakan jangka pendek, tetapi menjadi sistem yang berkelanjutan,”katanya.

Sebagai tindak lanjut, sebanyak 12 perangkat daerah penghasil PAD menandatangani komitmen bersama untuk mencapai target pendapatan yang telah ditetapkan. Komitmen tersebut, kata Ayep, diharapkan menjadi fondasi yang tetap dijalankan meski terjadi pergantian kepemimpinan daerah.

“Sistem ini harus menjadi komitmen bersama. Siapa pun wali kota yang memimpin nanti, arah pertumbuhan PAD Kota Sukabumi sudah memiliki fondasi yang jelas dan dapat dilanjutkan,”ujarnya.

Ia mengatakan,  penyusunan peta jalan tersebut juga merupakan respons atas tantangan keterbatasan fiskal daerah yang terus dihadapi pemerintah daerah. Pasalnya, peningkatan PAD menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

“Ini merupakan ikhtiar Kota Sukabumi untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah. Daerah harus mampu mempersempit ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat melalui optimalisasi potensi pendapatan yang dimiliki,” tegasnya.

Dalam evaluasinya, Ayep menyoroti dua perangkat daerah yang selama ini menjadi kontributor terbesar PAD, yakni Dinas Kesehatan dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dinas Kesehatan dinilai memiliki potensi besar melalui layanan rumah sakit dan puskesmas, sedangkan BPKAD mengelola penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta berbagai jenis pajak daerah lainnya.

“Dua perangkat daerah ini menjadi perhatian utama karena menjadi tulang punggung penerimaan PAD. Potensi yang dimiliki harus dioptimalkan agar mampu menopang target pendapatan daerah,”ungkapnya.

Namun demikian, tantangan pemerintah daerah masih cukup besar. Hingga 4 Agustus 2026, realisasi PAD Kota Sukabumi baru mencapai sekitar Rp311,696 miliar atau sekitar 53,6% dari target Rp581 miliar yang ditetapkan tahun ini. Artinya, pemerintah masih harus mengejar lebih dari Rp269 miliar pada sisa waktu tahun anggaran.

Selain itu, Ayep meminta para camat memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan penerimaan PBB-P2 melalui evaluasi capaian di setiap wilayah. Pemerintah menargetkan pertumbuhan pendapatan dari sektor tersebut mencapai 18 persen, sementara realisasi saat ini masih berada di kisaran 12 persen.

Ia menyebut, langkah optimalisasi yang telah dilakukan mulai menunjukkan hasil. Anggaran sebesar Rp700 juta yang dialokasikan untuk mendukung peningkatan penerimaan PBB-P2 telah menghasilkan penerimaan sekitar Rp780 juta.

“Seluruh perangkat daerah harus mengejar pertumbuhan pendapatan sebesar 18 persen. Khusus PBB-P2, capaian saat ini masih sekitar 12 persen sehingga pada Agustus ini harus dimaksimalkan agar target dapat tercapai,”pungkas Ayep.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • M.A.W BORUWER: Sosok Di Balik Spot  Instagramable Jalan Asia -Afrika

    M.A.W BORUWER: Sosok Di Balik Spot Instagramable Jalan Asia -Afrika

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Entah sudah berapa juta orang yang memiliki foto dengan latar belM.A.W BORUWER: Sosok Di Balik Spot Instagramable Jalan Asia -Afrikaakang tulisan “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum” — M.A.W Brouwer.  Ya, jika anda tengah berada di Jalan Asia-Afrika, dinding jembatan penyebarangan di dekat Bank Mandiri merupakan salah satu spot instagramable. Tetapi tahukan […]

  • Erick Darmadjaya Hadiri Pelantikan GMKI Cabang Bandung

    Erick Darmadjaya Hadiri Pelantikan GMKI Cabang Bandung

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, M.Sc., M.K.P., menghadiri undangan Pelantikan Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung masa bakti 2023-2024, di Gedung GKPS Bandung, Sabtu, (12/8/2023). Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan Polrestabes Kota Bandung, Kesbangpol Kota Bandung, Anggota DPR RI, Nico Siahaan, dan para tamu undangan […]

  • Tanggul Sungai Jebol, KPP DPRD Jabar: Harus Ada Koordinasi Dengan BBWS Citarum

    Tanggul Sungai Jebol, KPP DPRD Jabar: Harus Ada Koordinasi Dengan BBWS Citarum

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, Mbinews.id – Hujan deras beberapa hari terakhir yang hampir merata di seluruh daerah di Jawa Barat, membuat Tanggul Sungai Cisunggalah yang berada di Kp. Babakan Sabagi, Desa Panyadapan, Kecamatan Solokan Jeruk jebol dan merusak 10 rumah tinggal masyarakat sekitar. Hal tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) DPRD Provinsi Jawa Barat dengan […]

  • Oded Minta Musyawarah Dan Silaturahmi Jadi Nafas Ormas

    Oded Minta Musyawarah Dan Silaturahmi Jadi Nafas Ormas

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap, Organsiasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kota Bandung selalu mengedepankan musyawarah. Tak hanya itu, Ormas juga harus selalu menjalin silaturahmi. Menurut Oded, konsep musyawarah telah diajarkan Nabi Muhammad. Hal itu juga tertera dalam Surah Ali Imran ayat ke 159. Jika itu musyawarah menjadi keseharian, maka ormas juga […]

  • Panpel HPN  2023:  Ramgkaian Kegiatan Hari Pers Nasional di Gelar di Kota Medan

    Panpel HPN 2023: Ramgkaian Kegiatan Hari Pers Nasional di Gelar di Kota Medan

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    JAKARTA, MbInews.id – Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 yang akan digelar di kota Medan, Sumatera Utara sudah disusun oleh Panpel HPN 2023. Ketua HPN 2023, H. Mirza Zulhadi mengatakan bahwa penyelenggaraan HPN di Kota Medan mendatang tetap mengagendakan beberapa program seperti Seminar. “Beberapa kegiatan sudah mantap kita rancang demi memeriahkan kegiatan peringatan […]

  • Dua Hari Sekali, Diskar PB Semprotkan Disinfektan Di Sejumlah Titik Kota Bandung

    Dua Hari Sekali, Diskar PB Semprotkan Disinfektan Di Sejumlah Titik Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kendati kini sudah memasuki masa Adaptasi Kebiasan Baru (AKB), namun Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung tetap menyemprotkan disinfektan sejumlah titik di Kota Bandung. Langkah ini sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan Covid-19. Untuk penyemprotan, Diskar PB Kota Bandung bekerja sama dengan Polrestabes Bandung dan Kodim 0618/BS. Seperti yang […]

expand_less