Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

BAZNAS Jabar Perkuat Barisan, Potensi Zakat Rp30 Triliun Dibidik Optimal

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month 45 menit yang lalu
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG BARAT, Mbinews — Potensi zakat di Jawa Barat yang disebut mencapai sekitar Rp30 triliun menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Barat bersama BAZNAS kabupaten/kota.

Besarnya potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan strategis untuk mendorong kesejahteraan masyarakat apabila mampu dihimpun dan dikelola secara optimal.

Upaya memperkuat penghimpunan zakat itu dibahas dalam Pertemuan Silaturahmi Pimpinan BAZNAS Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat yang digelar di Pesantren Sains & Teknologi Darul Hikam, Jalan Dago Giri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (11/9/2026).

Pertemuan tersebut diikuti Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat bersama seluruh Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Forum menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Ketua BAZNAS Jabar, Dr. H. Anang Jauharudin, M.M.Pd., mengatakan keberadaan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memiliki posisi strategis dalam memastikan pengelolaan zakat berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Anang, kekuatan BAZNAS tidak hanya ditentukan oleh kinerja masing-masing lembaga, tetapi juga kemampuan membangun sinergi dan orkestrasi antarlembaga.

“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan antarpimpinan, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta membangun langkah bersama agar potensi zakat di Jawa Barat dapat dikelola semakin optimal dan memberikan kemaslahatan yang lebih luas bagi umat,” ungkap Anang.

Dalam kegiatan tersebut hadir Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Jawa Barat, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, yang memberikan materi mengenai target dan optimalisasi penghimpunan zakat 2026–2027.

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menekankan pentingnya memperkuat posisi BAZNAS di setiap daerah sebagai bagian dari ekosistem pengelolaan zakat nasional.

“BAZNAS di daerah harus menjadi lembaga yang semakin kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat. Sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten/kota menjadi kunci agar potensi zakat dapat dihimpun dan dikelola secara lebih efektif,” ujar Sodik.

Rp30 Triliun Belum Tergarap Maksimal

Anang mengatakan potensi zakat Jawa Barat yang mencapai sekitar Rp30 triliun belum seluruhnya berhasil dihimpun. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi seluruh jajaran BAZNAS untuk meningkatkan kinerja penghimpunan.

Sejumlah strategi dinilai perlu diperkuat, mulai dari peningkatan literasi zakat, membangun kepercayaan publik, pengembangan layanan digital hingga memperluas kerja sama dengan berbagai pihak.

Namun, menurut Anang, besarnya potensi zakat tidak boleh hanya dilihat dari sisi nominal penghimpunan.

“Kalau potensi zakat dapat dihimpun dan dikelola secara optimal, maka dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat Jawa Barat. Zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang membantu mengurangi beban masyarakat sekaligus membuka peluang agar mustahik dapat tumbuh menjadi lebih mandiri,” katanya.

Hal senada disampaikan Sodik Mudjahid. Ia menilai optimalisasi zakat harus dibarengi dengan konsolidasi, inovasi, serta penguatan tata kelola di seluruh jajaran BAZNAS.

Peningkatan penghimpunan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS.

“Zakat harus dikelola dengan prinsip amanah, profesional, transparan, dan berdampak. Ketika masyarakat melihat bahwa zakat yang mereka tunaikan benar-benar memberikan manfaat, kepercayaan kepada lembaga zakat akan semakin tumbuh,” tuturnya.

Zakat untuk Pendidikan hingga Pemberdayaan Ekonomi

Anang menegaskan pengelolaan ZIS secara optimal memiliki peran penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

Dana zakat dapat diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan sosial, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dakwah hingga pemberdayaan masyarakat.

“Orientasi kita bukan hanya menghimpun sebanyak-banyaknya, tetapi memastikan setiap dana yang dipercayakan oleh muzaki memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap penguatan koordinasi antara BAZNAS Jabar dan seluruh BAZNAS kabupaten/kota dapat membuat pengelolaan zakat semakin solid dan terarah.

“Dengan kolaborasi seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota, insyaallah zakat dapat menjadi kekuatan bersama untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” ujar Anang.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen memperkuat koordinasi dan kolaborasi pengelolaan ZIS. BAZNAS Jabar bersama BAZNAS kabupaten/kota didorong terus mengoptimalkan penghimpunan, memperluas manfaat pendistribusian dan pendayagunaan, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

Dengan demikian, potensi zakat yang besar di Jawa Barat diharapkan tidak berhenti sebagai angka, tetapi dapat diwujudkan menjadi kekuatan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian umat. (**)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih Rekor MURI, Festival Kuliner KRAFT  Pertama Di Indonesia

    Raih Rekor MURI, Festival Kuliner KRAFT Pertama Di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Festival kuliner KRAFT bertema “Beragam Rasa Satu Keju”  yang digelar di jalan majapahit,Gasibu,Bandung,Sabttu (7/9/19), Festival tersebut pun mendapatkan sertifikat pemecahan rekor penyajian terbanyak untuk kuliner keju dari Museum Rekor Indonesia. Sejak pukul 9.00 WIB dibuka, festival sudah dipenuhi pengunjung. Beberapa di antaranya mengetahui dari media sosial kuliner kegemarannya masing-masing. President Director Mondelez […]

  • Bebek Ungkep Urwah, Jawara UMKM bank bjb

    Bebek Ungkep Urwah, Jawara UMKM bank bjb

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    TANGERANG, BEDAnews — Tiga tahun lalu, Irma Karimah (47) tak tahu pasti arah usaha bebek ungkap yang ia jalankan. Irma masih menerka-nerka akan seperti apa gerangan rupa usaha kuliner yang ia jalankan dalam kurun dua atau tiga tahun ke depan. Sambil menerka, Irma meraba-raba prospek ceruk pasar yang mungkin digali dari usahanya tersebut. Seiring berjalannya […]

  • Komunitas, Akademisi, dan Legislator Bersatu Tolak Konversi Lahan Hijau Bandung Raya

    Komunitas, Akademisi, dan Legislator Bersatu Tolak Konversi Lahan Hijau Bandung Raya

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Kekhawatiran terhadap semakin masifnya alih fungsi lahan di Cekungan Bandung mendorong lahirnya gerakan kolaboratif yang memadukan seni, budaya, dan advokasi lingkungan. Melalui program Green Folk Harmony: Sunda Nata Alam, komunitas Siwarloka bersama Bumi Sora dan The Lodge Maribaya mengajak masyarakat untuk turut menjaga keseimbangan ekologis Bandung Raya yang kian terancam oleh pembangunan yang […]

  • Pengamat Politik: NKRI Syariah Tidak Cocok Di Indonesia

    Pengamat Politik: NKRI Syariah Tidak Cocok Di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id –  Pengamat Ilmu Politik Universitas Bung Karno Faisal Chaniago mengatakan Republik Indonesia tidak bisa ditawar – tawar lagi dan sudah menjadi kesepakatan Founding Father bangsa ini. Wacana tentang NKRI syariah tidak relevan di bumi Pancasila ini dan Indonesia sebagai bangsa yang memiliki beragam perbedaan agama, suku dan bahasa sudah disatukan dengan semboyan Bhinneka […]

  • Pansus 1 DPRD Kota Bandung Gelar Rapat Kerja, Pansus LKPJ Minta OPD Perinci Akurasi Data

    Pansus 1 DPRD Kota Bandung Gelar Rapat Kerja, Pansus LKPJ Minta OPD Perinci Akurasi Data

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja dengan ketua dan tim penyusun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung, dalam agenda ekspos awal LKPJ, di Ruang Rapat Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (04/04/2022). Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury, S.H., dan dihadiri oleh […]

  • Grand Opening Perumahan Cluster Lembah Mekar II Di Desa Sukamukti

    Grand Opening Perumahan Cluster Lembah Mekar II Di Desa Sukamukti

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Grand Opening Perumahan Cluster Lembah Mekar II desa Sukamukti Kec Katapang Kab Bandung (3/2/2024) yang baru saja dibuka, telah tersedia 77 unit dengan tanpa DP atau tanpa uang muka. Hal itu diakui Sutrisna Adriana, Owner PT. Baraya Cikal Abadi Clusterc untuk Grand Opening PT bagi debitur daftar pertama tanpa DP dengan […]

expand_less