Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Konsep Kuliner “Street Food” Warung Wakaka Hadir Pertama Kali Di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Des 2019
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Hadir pertama kali di kota Bandung cabang ke-8 warung Wakaka Untuk para pecinta kuliner tempat makan yang memiliki beragam pilihan makanan dengan harga yang pas di kantong serta rasa yang tak kalah nikmat dengan restoran-restoran yang ada

Hadir dengan konsep kuliner “street food” yang santai, pelayanan yang sigap dan ramah, serta berbagai pilihan menu dengan harga yang beragam. Konsep Warung Wakaka menghadirkan jalan tengah untuk menjangkau selera kuliner lintas generasi

Warung kekinian banyak yang bermunculan belakangan ini. Ciri khas warung ini adalah konsep yang menarik, disukai kalangan millennial, menyajikan aneka kudapan mie, kopi, menu nasi, roti bakar dan snack lainnya yang umumnya familiar di lidah. Tak heran jika warung model kekinian bermunculan di mana-mana.

Open House cabang di Kota Bandung ini merupakan outlet ke-8 Warung wakakak yang menambah daftar kuliner masyarakat Kota Bandung, jalan pasirkoja No.86, Sabtu (30/11/2019) malam

Stella Fidelia, Marketing Communication menuturkan, warung kekinian yang hadir pertama kali hadir dikota Bandung  tampil dengan konsep yang lain. Warung Wakaka mengusung konsep food factory dengan tema industrial. Hal itu bisa dilihat dari tampilan gerainya yang ramai dengan lampu-lampu gantung yang memancarkan cahaya kuning dan putih bernuansa modern. Tampilan tersebut begitu bikin eye catching sehingga memancing calon konsumen masuk.

Selain itu, konsep Wakaka juga memiliki stall-stall, semacam stand kuliner di berbagai sudut gerainya. Sebut saja stall martabak, stall sate taichan, stall aneka snack bakar-bakaran yang open kitchen, sehingga semua orang bisa melihat cara memasaknya.

“Kita tidak hanya jual makanan tapi juga jual konsep dengan mengusung tagline Good Food, Good Friends, Good Times,” ujar Stella Fidelia

Stella menjelaskan, tagline Good Food, Good Friends, Good Times memiliki filosofi yang artinya Good Food menyediakan makanan yang enak, Good Friends yang tentunya ditemani orang terdekat tersayang , dan Good Time di tempat dan waktu yang tepat. “Jadi mereka bisa berkumpul seperti komunitas yang ada dikota bandung ditemani makanan enak serta orang terdekat dan pulang dari sini jadi happy,” ucapnya

Dari sisi produk apa bedanya Warung Wakaka dengan warung kekinian lainnya? “Perbedaannya kita menyediakan aneka makanan dan minuman yang variatif sehingga bisa menjangkau semua kalangan. Jadi makanan yang ditawarkan tidak sfesifik ke mie atau nasi doank, ada martabak, nasi, indomie, roti bakar, sandwich, minuman juga ada kopi, non kopi, jus juga,” beber Stella.


“Konsep kita ngumpulin street food menjadi satu yang bisa diterima di lidah semua orang. Saat ini, menu favorit yang sering dipesan adalah Indomie Sambal Matah, Sate Taichan, sama martabak tipker, martabak tipis kering. Minumannya ada es kopi kampung, macchiato,” sambungnya.

Ada juga makanan Kampung tradisionalnya yaitu ada nasi uduk dihiasi dengan pilihan 8 pilihan toping di sekitar tumpeng. Dan masih menu lainnya yang lebih bikin ketagihan.

“Kenapa dibilang beda dari yang lain karena warnanya ungu itu kita pakai bahan alami sehingga lebih beda dari yang lain,”ucapnya.


Ia mengatakan, harga menu yang ditawarkan Wakaka mulai Rp 15 ribu sampai Rp 150 ribu untuk martabak kekinian. “Toppingnya ada kitkat green tea, nutella, ovomaltine dan lain-lain. Sementara minuman mulai Rp 5 ribu sampai Rp 35 ribu seperti minuman lava, perpaduan jus, pudding dan potongan buah,” ujarnya.Dengan konsep tersebut Wakakapun bisa diterima pasar di kota Bandung dengan cepat.

Produk dan layanannya diterima semua kalangan mulai anak-anak, remaja, dewasa, ataupun family semuanya masuk. “Untuk anak-anak ada kidz meal misal Indomie Carbonara, Indomie Goreng Gandum, susu blueberry, susu strawberry,” pungkas Stella. (Zat/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pameran Foto Kegiatan Reses DPRD Jabar

    Pameran Foto Kegiatan Reses DPRD Jabar

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat melalui Bagian Humas dan Protokol menggelar pameran foto dengan tema “Reses Partisipatif”. Pameran foto tersebut memuat foto-foto kegiatan reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat di 15 Daerah Pemilihan (Dapil) yang tersebar di 27 Kabupaten/Kota Jawa Barat. Bertempat di lobby Ruang Paripurna DPRD Jabar, pameran […]

  • Terkait Pengawasan BUMD dan Perseroan Terbatas DPRD Kaltim Studi Banding ke DPRD Jabar

    Terkait Pengawasan BUMD dan Perseroan Terbatas DPRD Kaltim Studi Banding ke DPRD Jabar

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id — DPRD Jawa Barat menerima studi banding ihwal pengawasan BUMD dan badan hukum Perseroan Terbatas (PT) dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Studi banding tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi III Sugianto Nangolah, dan Sekretaris Komisi III Hasim Adnan dan Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Husin di ruang […]

  • Kota Bandung Masih Aman Dari Cacar Monyet, Ini Cara Menghindarinya

    Kota Bandung Masih Aman Dari Cacar Monyet, Ini Cara Menghindarinya

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sejak 13 Mei silam, cacar monyet menjadi penyakit yang mulai menggentayangi penjuru negeri. Tercatat 15 negara laporkan kasus cacar monyet, salah satunya negara tetangga Indonesia yakni Australia. Meski begitu, sampai Minggu, 29 Mei 2022 kemarin, belum ada kasus cacar monyet yang terjadi di Indonesia. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk terus menjaga kesehatan […]

  • Jelang Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya, KPPA Lakukan Verifikasi Lapangan

    Jelang Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya, KPPA Lakukan Verifikasi Lapangan

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Menjelang penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) melakukan verifikasi lapangan di Kota Bandung sebagai bagian dari proses atau seleksi. Verifikasi tersebut dilaksanakan virtual Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin 29 Maret 2021. Hasil verifikasi ini selanjutnya menjadi penentu Kota Bandung masuk pada tahap berikutnya. […]

  • PT Pos Indonesia Catat Kenaikan Nilai Aset Rata-rata Sebanyak 14 Persen Per Tahun

    PT Pos Indonesia Catat Kenaikan Nilai Aset Rata-rata Sebanyak 14 Persen Per Tahun

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Bandung – PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND catat kenaikan nilai aset rata-rata 14 persen per tahun sepanjang periode 2020 hingga 2023. Kenaikan aset tersebut menunjukan performance keuangan perseroan yang cukup baik selama empat tahun terakhir. Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal R Djoemadi mengatakan, berdasarkan data aset PT Pos Indonesia (Persero) […]

  • Universitas Sangga Buana-YPKP Bandung  Gandeng Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jabar

    Universitas Sangga Buana-YPKP Bandung Gandeng Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jabar

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBINews.id –  Melihat potensi dan meningkatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, menjadikan tantangan dan peluang bagi para pelaku industri kreatif di bidang penyiaran, khususnya bagi lembaga pendidikan ilmu komunikasi penyiaran. Perkembangan penetrasi internet yang telah menjangkau 132 juta masyarakat Indonesia harus dibarengi dengan literasi media serta tersedianya berbagai ragam dan jenis konten positif dalam […]

expand_less