Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Konsep Kuliner “Street Food” Warung Wakaka Hadir Pertama Kali Di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Des 2019
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Hadir pertama kali di kota Bandung cabang ke-8 warung Wakaka Untuk para pecinta kuliner tempat makan yang memiliki beragam pilihan makanan dengan harga yang pas di kantong serta rasa yang tak kalah nikmat dengan restoran-restoran yang ada

Hadir dengan konsep kuliner “street food” yang santai, pelayanan yang sigap dan ramah, serta berbagai pilihan menu dengan harga yang beragam. Konsep Warung Wakaka menghadirkan jalan tengah untuk menjangkau selera kuliner lintas generasi

Warung kekinian banyak yang bermunculan belakangan ini. Ciri khas warung ini adalah konsep yang menarik, disukai kalangan millennial, menyajikan aneka kudapan mie, kopi, menu nasi, roti bakar dan snack lainnya yang umumnya familiar di lidah. Tak heran jika warung model kekinian bermunculan di mana-mana.

Open House cabang di Kota Bandung ini merupakan outlet ke-8 Warung wakakak yang menambah daftar kuliner masyarakat Kota Bandung, jalan pasirkoja No.86, Sabtu (30/11/2019) malam

Stella Fidelia, Marketing Communication menuturkan, warung kekinian yang hadir pertama kali hadir dikota Bandung  tampil dengan konsep yang lain. Warung Wakaka mengusung konsep food factory dengan tema industrial. Hal itu bisa dilihat dari tampilan gerainya yang ramai dengan lampu-lampu gantung yang memancarkan cahaya kuning dan putih bernuansa modern. Tampilan tersebut begitu bikin eye catching sehingga memancing calon konsumen masuk.

Selain itu, konsep Wakaka juga memiliki stall-stall, semacam stand kuliner di berbagai sudut gerainya. Sebut saja stall martabak, stall sate taichan, stall aneka snack bakar-bakaran yang open kitchen, sehingga semua orang bisa melihat cara memasaknya.

“Kita tidak hanya jual makanan tapi juga jual konsep dengan mengusung tagline Good Food, Good Friends, Good Times,” ujar Stella Fidelia

Stella menjelaskan, tagline Good Food, Good Friends, Good Times memiliki filosofi yang artinya Good Food menyediakan makanan yang enak, Good Friends yang tentunya ditemani orang terdekat tersayang , dan Good Time di tempat dan waktu yang tepat. “Jadi mereka bisa berkumpul seperti komunitas yang ada dikota bandung ditemani makanan enak serta orang terdekat dan pulang dari sini jadi happy,” ucapnya

Dari sisi produk apa bedanya Warung Wakaka dengan warung kekinian lainnya? “Perbedaannya kita menyediakan aneka makanan dan minuman yang variatif sehingga bisa menjangkau semua kalangan. Jadi makanan yang ditawarkan tidak sfesifik ke mie atau nasi doank, ada martabak, nasi, indomie, roti bakar, sandwich, minuman juga ada kopi, non kopi, jus juga,” beber Stella.


“Konsep kita ngumpulin street food menjadi satu yang bisa diterima di lidah semua orang. Saat ini, menu favorit yang sering dipesan adalah Indomie Sambal Matah, Sate Taichan, sama martabak tipker, martabak tipis kering. Minumannya ada es kopi kampung, macchiato,” sambungnya.

Ada juga makanan Kampung tradisionalnya yaitu ada nasi uduk dihiasi dengan pilihan 8 pilihan toping di sekitar tumpeng. Dan masih menu lainnya yang lebih bikin ketagihan.

“Kenapa dibilang beda dari yang lain karena warnanya ungu itu kita pakai bahan alami sehingga lebih beda dari yang lain,”ucapnya.


Ia mengatakan, harga menu yang ditawarkan Wakaka mulai Rp 15 ribu sampai Rp 150 ribu untuk martabak kekinian. “Toppingnya ada kitkat green tea, nutella, ovomaltine dan lain-lain. Sementara minuman mulai Rp 5 ribu sampai Rp 35 ribu seperti minuman lava, perpaduan jus, pudding dan potongan buah,” ujarnya.Dengan konsep tersebut Wakakapun bisa diterima pasar di kota Bandung dengan cepat.

Produk dan layanannya diterima semua kalangan mulai anak-anak, remaja, dewasa, ataupun family semuanya masuk. “Untuk anak-anak ada kidz meal misal Indomie Carbonara, Indomie Goreng Gandum, susu blueberry, susu strawberry,” pungkas Stella. (Zat/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahir Tanggal  1 Bertepatan HUT Ke-73 Bhayangkara ?  Satlantas Polres Bandung Gratiskan Pembuatan Sim Dan Perpanjangan

    Lahir Tanggal 1 Bertepatan HUT Ke-73 Bhayangkara ? Satlantas Polres Bandung Gratiskan Pembuatan Sim Dan Perpanjangan

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam  rangka HUT KE-73 Bhayangkara, Satlantas Polres Bandung menggratiskan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru maupun perpanjangan SIM. Namun, pembuatan dan perpanjangan SIM gratis ini hanya berlaku bagi warga yang lahir pada 1 Juli yang juga bertepatan dengan HUT Bhayangkara. Pelaksanaan pelayanan SIM gratis ini dimulai dari tanggal 29 Juni hingga 1 […]

  • Selama Dua Bulan ini, Ada 12 Aduan Masyarakat Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi

    Selama Dua Bulan ini, Ada 12 Aduan Masyarakat Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Sedikitnya 12 aduan dari masyarakat masuk ke Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi sepanjang Januari-Februari 2024. Aduan yang masuk melalui aplikasi E-Lapor tersebut, masih seputar fasilitas umum. Diantaranya, perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), dan air minum. “Berdasarkan data yang ada, aduan yang masuk dari masyarakat masih seputar fasilitas umum. Seperti, perbaikan PJU, air minum, dan […]

  • DPK Tembus Rp10 Triliun: Pemkot Sukabumi–OJK Jabar Genjot Pembiayaan 55 Ribu UMKM

    DPK Tembus Rp10 Triliun: Pemkot Sukabumi–OJK Jabar Genjot Pembiayaan 55 Ribu UMKM

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ketimpangan antara likuiditas perbankan dan penyaluran kredit produktif menjadi sorotan dalam pertemuan Pemerintah Kota Sukabumi dengan Otoritas Jasa Keuangan Jawa Barat di Kantor OJK Jabar, Jalan Dago, Selasa (3/3/2026). Di tengah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang telah melampaui Rp10 triliun, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Sukabumi justru masih tertinggal—peringkat 25 dari 27 […]

  • Divonis Hidup Sampai 7 Tahun, Devi Lawan Talasemia Hingga Usia 46 Tahun

    Divonis Hidup Sampai 7 Tahun, Devi Lawan Talasemia Hingga Usia 46 Tahun

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Tak pernah terbayangkan olehnya bisa hidup sampai selama ini. Padahal, dulu ia divonis hanya bisa hidup sampai usia 7 tahun. Namun, kini di usianya yang menginjak 46 tahun, ia masih berjuang terus melawan talasemia bersama 600 orang lainnya di Kota Bandung. Ia bernama Devi Yulianti. Sejak usia 4 tahun, ia mengidap talasemia. […]

  • Kompetensi Program Kesehatan Harus Ditingkatkan Pada Masa Pandemi Sekarang

    Kompetensi Program Kesehatan Harus Ditingkatkan Pada Masa Pandemi Sekarang

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG BARAT, Mbinews.id – Kompetensi program kesehatan dalam situasi pandemi saat ini harus menjadi prioritas karena salah satu permasalahan saat ini di Jawa Barat adalah penanggulangan Covid-19. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat mengatakan, rasionalisasi program kesehatan jangan sampai terganggu karena akan menjadi permasalahan yang besar terhadap penanggulangan Covid -19 di Jawa […]

  • Infrastruktur Rumah Sakit Milik Pemkot Bandung Perlu Ditingkatkan Termasuk SDM

    Infrastruktur Rumah Sakit Milik Pemkot Bandung Perlu Ditingkatkan Termasuk SDM

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinkes Kota Bandung, RSUD Kota Bandung, dan RSUD Bandung Kiwari, di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat Kerja dipimpin oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., Sekretaris Komisi D […]

expand_less