Breaking News
Trending Tags

Konsep Kuliner “Street Food” Warung Wakaka Hadir Pertama Kali Di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Des 2019
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Hadir pertama kali di kota Bandung cabang ke-8 warung Wakaka Untuk para pecinta kuliner tempat makan yang memiliki beragam pilihan makanan dengan harga yang pas di kantong serta rasa yang tak kalah nikmat dengan restoran-restoran yang ada

Hadir dengan konsep kuliner “street food” yang santai, pelayanan yang sigap dan ramah, serta berbagai pilihan menu dengan harga yang beragam. Konsep Warung Wakaka menghadirkan jalan tengah untuk menjangkau selera kuliner lintas generasi

Warung kekinian banyak yang bermunculan belakangan ini. Ciri khas warung ini adalah konsep yang menarik, disukai kalangan millennial, menyajikan aneka kudapan mie, kopi, menu nasi, roti bakar dan snack lainnya yang umumnya familiar di lidah. Tak heran jika warung model kekinian bermunculan di mana-mana.

Open House cabang di Kota Bandung ini merupakan outlet ke-8 Warung wakakak yang menambah daftar kuliner masyarakat Kota Bandung, jalan pasirkoja No.86, Sabtu (30/11/2019) malam

Stella Fidelia, Marketing Communication menuturkan, warung kekinian yang hadir pertama kali hadir dikota Bandung  tampil dengan konsep yang lain. Warung Wakaka mengusung konsep food factory dengan tema industrial. Hal itu bisa dilihat dari tampilan gerainya yang ramai dengan lampu-lampu gantung yang memancarkan cahaya kuning dan putih bernuansa modern. Tampilan tersebut begitu bikin eye catching sehingga memancing calon konsumen masuk.

Selain itu, konsep Wakaka juga memiliki stall-stall, semacam stand kuliner di berbagai sudut gerainya. Sebut saja stall martabak, stall sate taichan, stall aneka snack bakar-bakaran yang open kitchen, sehingga semua orang bisa melihat cara memasaknya.

“Kita tidak hanya jual makanan tapi juga jual konsep dengan mengusung tagline Good Food, Good Friends, Good Times,” ujar Stella Fidelia

Stella menjelaskan, tagline Good Food, Good Friends, Good Times memiliki filosofi yang artinya Good Food menyediakan makanan yang enak, Good Friends yang tentunya ditemani orang terdekat tersayang , dan Good Time di tempat dan waktu yang tepat. “Jadi mereka bisa berkumpul seperti komunitas yang ada dikota bandung ditemani makanan enak serta orang terdekat dan pulang dari sini jadi happy,” ucapnya

Dari sisi produk apa bedanya Warung Wakaka dengan warung kekinian lainnya? “Perbedaannya kita menyediakan aneka makanan dan minuman yang variatif sehingga bisa menjangkau semua kalangan. Jadi makanan yang ditawarkan tidak sfesifik ke mie atau nasi doank, ada martabak, nasi, indomie, roti bakar, sandwich, minuman juga ada kopi, non kopi, jus juga,” beber Stella.


“Konsep kita ngumpulin street food menjadi satu yang bisa diterima di lidah semua orang. Saat ini, menu favorit yang sering dipesan adalah Indomie Sambal Matah, Sate Taichan, sama martabak tipker, martabak tipis kering. Minumannya ada es kopi kampung, macchiato,” sambungnya.

Ada juga makanan Kampung tradisionalnya yaitu ada nasi uduk dihiasi dengan pilihan 8 pilihan toping di sekitar tumpeng. Dan masih menu lainnya yang lebih bikin ketagihan.

“Kenapa dibilang beda dari yang lain karena warnanya ungu itu kita pakai bahan alami sehingga lebih beda dari yang lain,”ucapnya.


Ia mengatakan, harga menu yang ditawarkan Wakaka mulai Rp 15 ribu sampai Rp 150 ribu untuk martabak kekinian. “Toppingnya ada kitkat green tea, nutella, ovomaltine dan lain-lain. Sementara minuman mulai Rp 5 ribu sampai Rp 35 ribu seperti minuman lava, perpaduan jus, pudding dan potongan buah,” ujarnya.Dengan konsep tersebut Wakakapun bisa diterima pasar di kota Bandung dengan cepat.

Produk dan layanannya diterima semua kalangan mulai anak-anak, remaja, dewasa, ataupun family semuanya masuk. “Untuk anak-anak ada kidz meal misal Indomie Carbonara, Indomie Goreng Gandum, susu blueberry, susu strawberry,” pungkas Stella. (Zat/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Pemkot Sukabumi, PMII : Pembangunan Pasar Pelita Itu Untuk Siapa….!!

    Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Pemkot Sukabumi, PMII : Pembangunan Pasar Pelita Itu Untuk Siapa….!!

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII Cabang Kota Sukabumi kembali geruduk kantor Pemkot Sukabumi Selasa, (04/02/2020). Kedatangan mereka menanyakan keberpihakan Wali Kota Sukabumi terhadap masyarakat kecil, terutama pedagang eks pasar Pelita yang berjualan di sekitar Jalan trotoar akibat sewa yang mahal dengan harga yang variatif. Untuk harga kios seharga 28.000.000, dan untuk […]

  • DPRD Dorong RKPD Kota Bandung Tahun 2025 Makin Inklusif

    DPRD Dorong RKPD Kota Bandung Tahun 2025 Makin Inklusif

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan Anggota Fraksi DPRD Kota Bandung , menghadiri konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bandung Tahun 2025, di Horison Ultima Hotel, Bandung, Selasa (27/2/2024). Dalam kesempatan tersebut hadir drg. Maya Himawati, Dr. Uung Tanuwidjaja, S.E., M.M., H. Andri Rusmana, S.Pd.I., Rieke Suryaningsih, S.H., dan Hj. Salmiah Rambe, […]

  • Mampu Sentuh Masyarakat, NU Apresiasi Program-program Pemkot Bandung

    Mampu Sentuh Masyarakat, NU Apresiasi Program-program Pemkot Bandung

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) sangat mengapresiasi pelaksanaan program-program yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung. Pasalnya, NU menilai program-program Pemkot Bandung dapat menyentuh masyarakat. “Banyak program Kota Bandung yang menyentuh masyarakat termasuk warga Nahdliyin. Di antaranya bantuan kepada guru-guru ngaji, pondok pesantren dan masjid,” ucap Sekretaris NU Kota Bandung, Wahyul Afif Al-Ghafiqi saat […]

  • Pemkot Bandung Operasikan Teknologi Biodigester di Pasar Gedebage Mulai 21 Juni

    Pemkot Bandung Operasikan Teknologi Biodigester di Pasar Gedebage Mulai 21 Juni

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Upaya percepatan penanganan sampah organik di kawasan Pasar Tradisional Gedebage terus menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek instalasi pengolahan sampah berbasis biodigester akan mulai beroperasi pada 21 Juni 2025. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan sempat menyambangi lokasi pengolahan sampah di kawasan pasar tradisional Gedebage, pada Minggu, 15 Juni 2025. Walikota Bandung mengatakan, secara rinci […]

  • Mediasi Penggugat Dengan RS Melinda 2 Di PN Bandung, Kuasa Hukum Penggugat : Kecewa, Arogansi Pihak RS Melinda Dan Tidak Jujur…!

    Mediasi Penggugat Dengan RS Melinda 2 Di PN Bandung, Kuasa Hukum Penggugat : Kecewa, Arogansi Pihak RS Melinda Dan Tidak Jujur…!

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Mediasi antara Penggugat keluarga eks pasiennya dr. Miftahurachman, Sp. PD., KEMD., M. Kes., FINASIM (Almarhum) dengan pihak tergugat RS Melinda 2, dimana mediasi ini digelar di Pengadilan Negeri Bandung dengan perkara nomor 171/ Pdt.G/202 PN Bdg. Gugatan ditujukan kepada dr. Ancilla Lina L., M.M., M.Kes., M.HKes., selaku Direktur Utama Rumah Sakit Melinda […]

  • Boxing GRIB Jaya 2026 Disambut Antusias, Pertina Jabar Soroti Pentingnya Jam Terbang Petinju

    Boxing GRIB Jaya 2026 Disambut Antusias, Pertina Jabar Soroti Pentingnya Jam Terbang Petinju

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    BANDUNG – Sekretaris Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia Jawa Barat (Pertina) Jawa Barat, Rega Haruman, menegaskan bahwa kejuaraan tinju memiliki peran strategis dalam proses pembinaan atlet. Selain menjadi ajang kompetisi, pertandingan resmi juga menjadi sarana untuk mengukur perkembangan hasil latihan yang selama ini dijalani para petinju di sasana. Hal tersebut disampaikan Rega saat menanggapi rencana […]

expand_less